Home / Teknologi

Friday, 15 November 2019 - 09:08 WIB

Kontainer Otomatis Membuat Pertanian Perkotaan Organik Menjadi Layak

Pemanasan global dan masalah lainnya mengancam pertanian dan produksi pangan yang konsisten. (ist)

Pemanasan global dan masalah lainnya mengancam pertanian dan produksi pangan yang konsisten. (ist)

WAYOUT.ID, TEL AVIV – Masa depan pertanian dapat ditemukan dalam wadah komersial, di mana tanaman dapat ditanam secara hidroponik.

“Pertanian hidroponik memiliki banyak manfaat, termasuk menghemat sumber daya yang terlibat dalam budidaya tanah dan menghindari ketidakpastian kondisi cuaca,” kata Seedo, seorang inovator di bidang wadah pertumbuhan komersial.

Kira-kira 40 persen dari biaya produksi di supermarket kota besar digunakan untuk menutupi logistik dan pengiriman. Kontainer komersial seperti dari Seedo akan memperluas potensi pertanian kota ke mana saja, kapan saja. Tanaman dapat dibudidayakan 24/7, di manapun lokasinya.

Misalnya, pertanian perkotaan otomatis sangat cocok untuk pasar yang berkembang untuk ganja medis dan produk ganja medis. Seedo adalah teknologi di balik pertanian ganja medis otomatis pertama di dunia, yang akan menghasilkan lebih banyak tanaman secara signifikan daripada rumah kaca tradisional yang dikendalikan.

Peluang lain untuk teknologi Seedo adalah meningkatkan pertanian di negara-negara berisiko, di mana pemanasan global dan masalah lainnya mengancam pertanian dan produksi pangan yang konsisten.

Di beberapa daerah, petani dapat menggunakan peralatan dan teknologi Seedo untuk tidak hanya menanam tanaman obat, tetapi juga sayuran hijau seperti selada, kangkung, dan rumput gandum; herbal seperti peterseli, adas manis, dan kemangi; dan sayuran seperti tomat ceri dan paprika, dan bahkan stroberi. Di rumah, individu dapat mendirikan unit kecil yang menumbuhkan tanaman dengan mudah dan efektif tanpa intervensi.

Seedo, pelopor dalam pertanian dan teknologi dengan pengalaman 20 tahun, kini menghadirkan sistem pertumbuhan dalam ruangan ke rumah dan bisnis di seluruh negeri. Saat ini, Seedo telah menjual lebih dari 3.000 unit rumah melalui pre-order.

Produk Seedo menggunakan perangkat lunak kecerdasan buatan untuk mengontrol dan memantau perkembangan tanaman sejak benih ditanam. Perangkat lunak ini melacak perkembangan setiap tanaman, dan merespon dengan mengambil tindakan untuk mengoptimalkan pertumbuhan. Sistem yang tertutup rapat dirancang untuk memberikan hasil yang konsisten terlepas dari iklim setempat.

Baca Juga:  Informasi Hoaks di Kaltim Makin Marak saat Pilkada, Safaruddin Ajak Masyarakat Cerdas Bermedia Sosial

Penanam hanya perlu menanam benih atau bibit dan memantau proses pertumbuhannya melalui aplikasi Seedo.

Fitur lain dari sistem Seedo termasuk sistem pencahayaan unik yang menyesuaikan diri berdasarkan tahap pertumbuhan masing-masing tanaman, dan penutup anti bau dengan kartrid CO2 internal untuk mencegah kebocoran bau.

Yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah bahwa semua produk yang dibudidayakan dengan teknologi Seedo (baik rumah maupun komersial) bebas pestisida, berkualitas tinggi, dan memiliki umur simpan yang jauh lebih lama. (***)

 

Editor: Guntur Marchista Sunan

Share :

Baca Juga

Teknologi

Google Resmi Luncurkan Android 11 Go, Benarkah Bikin Smartphone Lebih Kencang

Teknologi

Fitur Baru WhatsApp yang Bikin Handphone Anda Enggak Lemot Lagi, Begini Caranya Pengaturannya

Teknologi

Apple Dikabarkan Sedang Membangun Mesin Pencari Sendiri, Apakah Pertanda Akan “Ceraikan” Google?

Teknologi

Samsung Hadirkan Galaxy Z Fold2, Yuk Intip Tampilan dan Spesifikasinya

Teknologi

Ssttt….. Dua Varian Realme 7 Series Akan Segera Masuk ke Indonesia

Teknologi

Mulai 1 Oktober, 12 Perusahaan Digital Ini Wajib Pungut Pajak ke Konsumen

Teknologi

Seri Terbaru Resmi Meluncur, Yuk Intip Spesifikasi serta Harga Vivo V20 dan V20 SE

Teknologi

Snapdragon 875 Diyakini Bakal Libas A14 Bionic di iPhone 12, Berikut Alasannya