Home / Politik

Sunday, 6 September 2020 - 23:19 WIB

Barkati-Darlis Terakhir Mendaftar, Pilkada Samarinda Diikuti Tiga Kontestan

Pasangan M Barkati dan Darlis Pattalongi. (ist)

Pasangan M Barkati dan Darlis Pattalongi. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Drama pun berakhir. Saling sikut untuk meraih kursi mewarnai prakompetisi pesta demokrasi di ibu kota Kalimantan Timur (Kaltim). Samarinda sebagai pusat pemerintahan Benua Etam memperkenalkan tiga pasangan calon.

Hingga batas akhir pendaftaran, Minggu (6/9/2020) ada tiga pasangan calon yang akan bertarung memperebutkan kursi pimpinan di balai kota. Dan, pasangan M Barkati-Darlis Pattalongi menjadi pasangan yang terakhir mendaftar.

Minggu malam, Barkati-Darlis mendaftar. Mereka disokong koalisi Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, dan Partai Golongan Karya (Golkar). Iring-iringan massa dari pendukung dan partai politik (parpol) pengusung telah ada di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda.

Mendaftarnya Barkati-Darlis, membuat Pilkada Samarinda bakal diisi tiga pasangan calon, yakni Andi Harun-Rusmadi, Zairin-Sarwono, serta Barkati-Darlis.

Terkait proses pendaftaran yang dilakukan di hari terakhir, Barkati angkat suara. “Hari Jumat sebenarnya hari berkah. Tetapi karena ada pertimbangan lain, mendaftar hari Minggu,” ucapnya.

Selain itu, kata Barkati, dirinya merasa lebih sejuk jika pendaftaran dilakukan di Minggu malam. “Karena dingin lah, masa mau panas-panas. Ditambah ada Covid lagi,” tuturnya.

Agenda lanjutan usai pendaftaran pasangan calon, maka akan dilakukan pemeriksaan tes kesehatan yang akan dilakukan pada 7 September 2020.

Bisa Didiskualifikasi

Sementara itu, pasangan calon yang melanggar protokol kesehatan di tahapan pilkada serentak 2020 bisa saja didiskualifikasi. Hal ini seperti disampaikan Bahtiar Baharuddin, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Diketahui, pilkada di tengah pandemi Covid-19 turut menjadi perhatian Kemendagri.

Apalagi, di awal September ini, beberapa tahapan pilkada juga telah mulai dilakukan.  Termasuk di antaranya, proses pendaftaran bakal pasangan calon.

Protokol kesehatan menjadi hal yang diingatkan oleh Kemendagri untuk tetap dilakukan meskipun sedang dalam tahapan di pesta demokrasi.

Baca Juga:  Warga Pesisir Antusias Sambut Sulaiman-Ikhwan, Minta Prioritaskan Program Kesejahteraan

“Kami sangat menyayangkan banyaknya kerumunan massa dalam proses pendaftaran paslon belakangan hari ini. Untuk itu, kami mendukung sepenuhnya sikap tegas rekan-rekan KPU dan Bawaslu di daerah untuk menghentikan segala bentuk kerumunan massa,” ujar Bahtiar.

Hal itu, disebut Bahtiar sesuai dengan adanya Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020.

“Kami juga mohon agar bantuan aparat keamanan dan aparat penegak hukum sesuai Inpres 6/2020. Selain itu, juga diminta kepada pimpinan parpol untuk mengingatkan pasangan calon yang mereka usung agar tetap mengikuti protokol kesehatan dalam proses pendaftaran,” ujarnya.

Bahtiar menegaskan, protokol kesehatan tetap harus ditegakkan agar tidak menjadi masalah baru di kemudian hari.

“Kami tak ingin dalam proses pilkada, justru bisa menimbulkan adanya penyebaran Covid-19, jika dalam prosesnya tak indahkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Jika pun di kemudian hari ditemukan adanya pasangan calon yang tidak indahkan protokol kesehatan di tahapan pilkada, Bahtiar mengusulkan agar KPU dan Bawaslu di daerah bisa memberikan sanksi tegas.

Termasuk untuk mendiskualifikasi pasangan calon.

“Saya usulkan kepada KPU dan Bawaslu untuk diskualifikasi pasangan calon yang tak pedulu akan protokol kesehatan di pandemi Covid-19 ini,” ujarnya. (***)

 

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Guntur Marchista Sunan

Share :

Baca Juga

Politik

Dorong Pembangunan Infrastruktur di Kutim, Mahyunadi-Kinsu Siapkan Empat Program Prioritas

Politik

Mahyunadi-Kinsu Pastikan Kesejahteraan Pemuka Agama, Diharapkan Bisa Fokus Membimbing Umat

Politik

Edi Damansyah-Rendi Solihin Perkenalkan 10 Program Unggulan dan 23 Program Dedikasi untuk Kukar

Politik

Cegah Penyebaran Covid-19 saat Pencoblosan, TPS Akan Disemprot Disinfektan Tiap 3 Jam

Politik

Hadiri Syukuran Lepek Nugan di Muara Ancalong, Mahyunadi-Kinsu Pastikan Program Peningkatan Pertanian

Politik

Tak Ada Sanksi Khusus Bagi Calon Kepala Daerah yang Langgar Protokol Kesehatan

Politik

Tinggalkan AFH-Uce di Pilkada Kutim, Hanura Mantapkan Diri ke Mahyunadi-Kinsu

Politik

Muhammad Samsun Hadiri Acara Pengantar Tugas Kapolda Kaltim