Home / Olahraga

Wednesday, 9 September 2020 - 08:00 WIB

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Coach Riedl Tutup Usia Gegara Penyakit Mematikan Ini

Alfred Riedl saat menangani timnas Indonesia. (ist)

Alfred Riedl saat menangani timnas Indonesia. (ist)

WAYOUT.ID, WINA – Mendung menyelimuti jagat sepak bola Indonesia, bahkan dunia. Mantan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl meninggal dunia di usinya yang ke-70 tahun.

Kabar meninggalnya pelatih fenomenal itu disampaikan mantan asisten Riedl, Wolfgang Pikal. “Assalamualaikum, di umur 70 tahun Alfred Riedl tutup umur. RIP Coach Alfred, my friend and mentor, thank you for your friendship and all the ilmu and experience you share with me,” kata Pikal.

Media Austria, Kurier menjelaskan bahwa penyebab meninggalnya Riedl adalah kanker. “Alfred Riedl meninggal dunia akibat kanker pada tengah malam. Mantan pelatih Timnas Austria itu didampingi oleh istri tercintanya, Jola, hingga akhir hayat. Dia meninggal pada usia 70 tahun,” bunyi berita Kurier.

Nama Riedl begitu diingat di Indonesia. Pelatih kelahiran 2 November 1949 tersebut pernah mengasuh timnas Indonesia pada tiga kesempatan berbeda, yakni tahun 2010-2011, kemudian di 2013-2014, dan 2016. Dari tiga kesempatan tersebut, prestasi terbaiknya adalah membawa skuat Garuda sebagai runner-up Piala AFF 2010 dan 2016.

Presiden Asosiasi Sepak Bola Austria (OFB), Leopold Windtner memberikan penghormatan kepada Riedl atas jasanya pada sepak bola Austria. “Alfred Riedl jelas merupakan pesepak bola yang luar biasa pada zamannya, juga pernah melayani tim nasional Austria,” kata Leo Windtner kepada APA, Selasa (8/9).

PSSI juga menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Alfred Riedl. Kabar itu disampaikan melalui akun resmi PSSI di Twitter.

“Turut berduka cita atas wafatnya mantan pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl. Terima kasih untuk semua dedikasi dan kerja kerasnya, pelatih,” demikian pernyataan resmi PSSI.

Riedl cukup terkenal di dunia sepak bola Asia Tenggara, dia pernah melatih timnas Vietnam, Laos, dan terakhir Indonesia. Dia terbilang sukses di setiap negara yang dilatihnya. Bahkan ketika menukangi timnas Vietnam, Alfred Riedl mendapat donor ginjal dari pencinta sepak bola Vietnam, berusia 13 tahun.

Baca Juga:  Turun Sekitar Rp 3 Triliun, Segini Target Pendapatan Kaltim di APBDP 2020

Suporter itu rela berkorban demi pelatih yang telah mengangkat prestasi negaranya. Kejadian tersebut juga membuat Riedl beralasan tidak akan pernah merayakan gol dari tim manapun yang dia besut selain timnas Vietnam.

Di Laos, nama dia terkenal karena untuk kali pertama dalam sejarah mampu mengalahkan timnas Indonesia dengan skor dua gol tanpa balas dalam ajang SEA Games 2009. Kemudian pada tahun 2010-2011, dia melatih timnas Indonesia. Kala itu, nama Alfred Riedl diagung-agungkan karena membawa skuat Garuda tembus final Piala AFF 2010.

Pelatih asal Austria itu sejatinya bakal menukangi Persebaya Surabaya dalam kontes Liga 1 2020. Akan tetapi, karena masalah kesehatan, dia urung datang ke Indonesia dan membatalkan kerja sama dengan Persebaya. (***)

 

Reporter: Aulia Maulana Jaya

Editor: Guntur Marchista Sunan

Share :

Baca Juga

Olahraga

Peringati Hari Olahraga Nasional ke-37 di Tengah Pandemi, Ini Pesan Menpora Zainudin Amali

Olahraga

Daripada Menjadi Penggemar Olahraga, Jadilah Peserta Olahraga

Olahraga

Enam Negara Mundur dari Piala Thomas dan Uber, Bagaimana dengan Indonesia?

Olahraga

Pernyataannya Dianggap Menghina Umat Islam, Khabib Nurmagomedov “Injak” Wajah Presiden Prancis

Olahraga

Menerawang Nasib Industri Sepak Bola Usai Corona

Olahraga

PSSI Tetapkan Enam Stadion untuk Penyelenggaraan Piala Dunia U-20

Olahraga

Cari Tahu Dana untuk Perbaikan, Pemprov Kaltim Bakal Audit Bangunan Stadion Utama Palaran

Olahraga

Kunjungi Kecamatan Telen, Mahyunadi Juga Beri Motivasi kepada Calon Pesepak Bola Masa Depan Kutim