Home / Aspirasi

Thursday, 10 September 2020 - 08:00 WIB

Safaruddin: Setelah Tuntaskan RUU MK, DPR Bahas RUU Kejaksaan

Safaruddin. (ist)

Safaruddin. (ist)

WAYOUT.ID, JAKARTA – Usai menuntaskan Rancangan Undang-undang Mahkamah Konstitusi (RUU MK), kini wakil rakyat fokus membahas RUU Kejaksaan. Ada sejumlah penyempurnaan terhadap UU yang ada sekarang. Korps Adhyaksa diharapkan semakin merdeka dan bebas dari pengaruh kekuasaan.

Anggota Komisi III DPR RI, Safaruddin mengatakan, revisi terhadap UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan merupakan usulan komisi III. Saat ini, revisi memasuki tahap harmonisasi di Badan Legislasi (Baleg) DPR. Revisi berkaitan tentang tugas, fungsi, dan kewenangan kejaksaan.

“Kejaksaan merupakan salah satu lembaga negara yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penegakan hukum. Oleh karena itu, penegakan hukum harus dilaksanakan secara merdeka dan bebas dari pengaruh kekuasaan pihak manapun,” kata ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu.

Revisi UU diharapkan menjadikan kejaksaan semakin merdeka dan bebas dari intervensi dalam melakukan penegakan hukum.

Menurutnya, kejaksaan diatur secara khusus melalui UU 16/2004 tentang Kejaksaan yang mencabut UU 5/1991 tentang Kejaksaan Republik Indonesia. Namun dalam perjalanannya, UU Kejaksaan telah diajukan beberapa kali judicial review kepada MK.

Terkait dengan revisi UU Kejaksaan, ada sekitar delapan poin dalam penyempurnaan UU tersebut. Di antaranya, penyempurnaan kewenangan kejaksaan untuk melakukan penyidikan tindak pidana tertentu yang tidak hanya terbatas pada tindak pidana korupsi.

Selanjutnya, pengaturan mengenai intelijen penegakan hukum (Intelijen Yustisial) yang disesuaikan UU Intelijen Negara.

“RUU Kejaksaaan juga mengatur kewenangan pengawasan barang cetakan dan multimedia yang diatur dan menyesuaikan dengan putusan MK yang menyebutkan bahwa kejaksaan sebagai lembaga negara yang melakukan pengamanan terhadap peredaran barang cetakan harus melakukan penyitaan atau tindakan hukum lain melalui proses peradilan. Mengingat perkembangan teknologi, maka dicantumkan frasa multimedia,” tutur dia.

Baca Juga:  Demo Tolak Omnibus Law Berlanjut di Samarinda Diwarnai Aksi Bakar Ban, Polisi Tutup Akses Jalan

Selain itu, RUU Kejaksaan juga mengatur kewenangan kerja sama kejaksaan dengan lembaga penegak hukum dari negara lain, dan lembaga atau organisasi internasional, serta mengatur kewenangan kejaksaan lain, seperti memberikan pertimbangan dan untuk menduduki jabatan publik maupun menerima gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan. (***)

 

Reporter: Aulia Maulana Jaya

Editor: Guntur Marchista Sunan

Share :

Baca Juga

Aspirasi

Safaruddin Gelar Reses di Kaltim, Masyarakat Balikpapan Utara Sampaikan Berbagai Aspirasi

Aspirasi

Masyarakat Samboja Curhat soal Infrastruktur ke Safaruddin, Berharap Agar Penerangan Jalan dan Air Bersih

Aspirasi

Sambangi Rumah Aspirasi Drs H Safaruddin, Ini Harapan Suara Pemuda Balikpapan

Aspirasi

Seno Aji Tak Menampik Jika Namanya Jadi Kandidat Wakil Ketua DPRD Kaltim

Aspirasi

Masyarakat Balikpapan Sampaikan Aspirasi ke Safaruddin, Mulai Air Bersih hingga Infrastruktur

Aspirasi

Soal Rencana Pembelajaran Tatap Muka, Anggota DPRD Samarinda Mendukung dengan Syarat

Aspirasi

Dorong Kemandirian dan Ketahanan Pangan lewat Pengembangan Porang, Safaruddin Kunjungi Lamaru

Aspirasi

Wakil Rakyat dari Kaltim Tolak Rencana Impor 1 Juta Beras, Safaruddin: Jangan Melukai Hati Petani!