Home / Olahraga

Saturday, 12 September 2020 - 08:00 WIB

Enam Negara Mundur dari Piala Thomas dan Uber, Bagaimana dengan Indonesia?

ilustrasi. (ist)

ilustrasi. (ist)

WAYOUT.ID, JAKARTA – Drawing Piala Thomas dan Uber 2020 dipastikan berantakan. Ajang bulu tangkis terbesar di dunia itu sepi peserta. Sejatinya, turnamen tepok bulu internasional itu akan dihelat di Aarhus, Denmark, pada 3–10 Oktober mendatang.

Tercatat sudah enam negara memutuskan untuk tidak ikut serta di ajang tersebut. Terakhir, Korea Selatan (Korsel) yang memilih tidak ikut serta. Keputusan Negeri Gingseng itu sejalan dengan Australia, Taiwan, Thailand, Hongkong, dan Singapura.

Sekretaris Jenderal Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Sekjen PBSI), Achmad Budiharto mengungkapkan, mundurnya Korsel sebagai unggulan membuat drawing kacau. Apalagi, Korsel tergabung bersama Indonesia, Malaysia, dan Australia di grup B Piala Uber.

Lantaran Korsel dan Australia mundur, otomatis tersisa dua negara di grup B. “Keputusan mundur adalah hak setiap negara. Kami memahami alasan mundurnya enam negara itu,” ujarnya.

Lalu, bagaimana dengan sikap Indonesia? Budi mengatakan, saat ini pihaknya masih berpegang pada komitmen awal untuk ikut serta dalam helatan Piala Thomas dan Uber.

“Untuk saat ini kami masih tetap sesuai komitmen awal untuk ikut serta. Namun kami juga mempertimbangkan faktor lainnya. Terutama soal keselamatan atlet. Mereka aset bangsa yang harus dijaga,” katanya. (***)

 

Reporter: Aulia Maulana Jaya

Editor: Guntur Marchista Sunan

Share :

Baca Juga

Olahraga

Dorong Masyarakat untuk Tetap Aktif #DIRUMAHBANGET Melalui Kelas Digital

Olahraga

Kunjungi Kecamatan Telen, Mahyunadi Juga Beri Motivasi kepada Calon Pesepak Bola Masa Depan Kutim

Olahraga

MotoGP 2020 Bakal Lebih Sulit Seandainya Marc Marquez Ikut Balapan Lagi

Olahraga

Daripada Menjadi Penggemar Olahraga, Jadilah Peserta Olahraga

Olahraga

PSG Juara Piala Liga Prancis, Usai Kalahkan Lyon lewat Drama Adu Penalti

Olahraga

Strategi Transfer Setan Merah Berantakan, Mulai Waswas soal Kekuatan Musim Depan

Olahraga

Menerawang Nasib Industri Sepak Bola Usai Corona

Olahraga

Lantaran Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Dua Stadion di Samarinda Belum Dibuka untuk Umum