Home / Politik

Saturday, 12 September 2020 - 11:00 WIB

KPU Larang Calon Kepala Daerah Iklan di Media Sosial, Hanya Boleh Beriklan di Media Massa

ilustrasi. (ist)

ilustrasi. (ist)

WAYOUT.ID, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengambil sikap tegas. Calon kepala daerah maupun partai politik (parpol) pengusung dilarang memasang iklan kampanye di media sosial.

Komisioner KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan, calon kepala daerah diminta untuk beriklan di media massa, baik cetak, elektronik, maupun media online.

Aturan tersebut dituangkan dalam draf revisi Peraturan KPU (PKPU) tentang Kampanye. Sebelumnya dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017, larangan tersebut tidak diatur. Namun dalam draf revisi yang baru, KPU menuangkan dalam pasal 47 ayat (5). Draf tersebut diuji publik melalui siaran virtual.

Dalam pasal itu disebut, parpol atau gabungan parpol, pasangan calon dan atau tim kampanye dilarang memasang iklan kampanye di media sosial. Pada pasal 32, KPU hanya membolehkan memasang iklan kampanye pada media massa, baik cetak, elektronik, ataupun daring.

“Ketentuan itu masih dalam kajian. Bisa saja disahkan, atau dibatalkan,” jelas Raka.

Kendati iklan di media sosial dilarang, bukan berarti calon kepala daerah tidak boleh menggunakan platform itu. Namun akun-akun media sosial itu harus didaftarkan.

“Akun-akun harus didaftarkan ke KPU. Bisa dilakukan sejak awal masa kampanye sampai satu hari sebelum dimulainya masa tenang,” ujarnya.

Terkait kampanye di media massa, KPU hanya mengalokasikan waktu dua pekan. Yakni mulai 22 November hingga 5 Desember. Hanya saja, ketentuannya adalah maksimum satu halaman satu hari untuk setiap media cetak, dan satu baner di media online. (***)

 

Reporter: Aulia Maulana Jaya

Editor: Guntur Marchista Sunan

Share :

Baca Juga

Politik

Pilih Nomor Dua! Berikut Visi, Misi, dan Program Neni Moerniaeni-Joni Muslim untuk Kota Bontang

Politik

Ingin Masyarakat Kutim Rasakan Pembangunan, Mahyunadi-Kinsu Siap Tuntaskan Enklave TNK

Politik

Dugaan Pelanggaran Kampanye Barkati-Darlis, Ini Langkah Bawaslu Samarinda

Politik

Dorong Percepatan Pertumbuhan di Tiap RT, Mahyunadi-Kinsu Siapkan Rp 50-100 Juta Per RT Setiap Tahunnya

Politik

Satukan Tekad untuk Membawa Perubahan di Kutim, Generasi Milenial Deklarasi Menangkan Mahyunadi-Kinsu

Politik

Tim Pemenangan Zairin-Sarwono Dipanggil Bawaslu Samarinda, Terkait Dugaan Kampanye Berkedok Bagi Sembako

Politik

Founder Rahmatan Lil’alamin Dukung Penuh Sulaiman-Ikhwan, Berharap Segera Berbentuk Yayasan

Politik

Demo di Depan KPU Kutai Timur Ricuh, Rekaman Diduga Petahana Intervensi Anak Buah Diputar