Home / News

Thursday, 17 September 2020 - 09:00 WIB

Gawat, Kaltim Masuk Lima Besar Nasional Pertumbuhan Kasus Covid-19

Andi Muhammad Ishak. (ist)

Andi Muhammad Ishak. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Jumlah kasus Covid-19 di Benua Etam kembali meledak.

Update per Rabu (16/9/2020), terjadi penambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 217 kasus, hingga total menjadi 6.317 kasus.

Dengan penambahan sebanyak 217 kasus, Bumi Mulawarman menempati peringkat kelima, daerah dengan penambahan kasus Covid-19 harian secara nasional.

Berikut daftar 5 besar penambahan kasus Covid-19 pada Rabu, 16 September 2020, secara nasional:

  1. DKI Jakarta (1.294 kasus)
  2. Jawa Timur (372 kasus)
  3. Jawa Tengah (340 kasus)
  4. Jawa Barat (293 kasus)
  5. Kalimantan Timur (217 kasus)
  • Sumber: Satgas Covid-19 RI

Berada di posisi kelima, Kaltim menjadi daerah dengan penambahan kasus terkonfirmasi tertinggi di luar Pulau Jawa.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kaltim, Andi Muhammad Ishak menyampaikan, menurut data nasional, Kaltim masuk kategori daerah risiko tinggi penularan Covid-19.

“Secara keseluruhan Kaltim menjadi provinsi dengan risiko penularan tinggi,” kata Andi, saat menyampaikan rilis harian.

Satgas Covid-19 nasional merilis data, tujuh daerah di Kaltim memiliki tingkat risiko sedang penularan virus beralias corona. Sementara tiga daerah lainnya, memiliki risiko tinggi.

Daerah tersebut di antaranya Samarinda, Bontang, dan Balikpapan.

“Menurut data Satgas Covid-19 pusat, tujuh kabupaten di Kaltim, memiliki potensi penularan sedang atau warna oranye, sementara tiga daerah di Kaltim, berwarna merah atau potensi penularan tinggi. Yakni Samarinda, Balikpapan, dan Bontang,” jelasnya.

Andi menyebut kasus terkonfirmasi di Kaltim saat ini didominasi oleh penularan yang terjadi di tempat kerja dan klaster keluarga.

Untuk itu, menjalankan protokol kesehatan menjadi hal mutlak dilakukan masyarakat untuk memutus rantai penularan di Kaltim.

“Saat ini penularan didominasi terjadi di tempat kerja, baik di perusahaan swasta maupun kantor pemerintahan. Klaster rumah tangga atau keluarga juga makin banyak bermunculan,” pungkasnya. (***)

Baca Juga:  Dua Orang Jadi Tersangka di Demo Omnibus Law di Samarinda, Aliansi Mahakam Menggugat: Kami yang Dituduh

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Guntur Marchista Sunan

Share :

Baca Juga

News

Tingkat Penularan Tinggi, Akhir Tahun Ini Kaltim Bakal Dapat Jatah Vaksin Covid-19 dari Kemenkes RI

News

Ada Dugaan Warga Binaan Terlibat Narkoba, Kalapas Akui Belum Terima Laporan

News

Tak Cuma Balikpapan dan Samarinda, Kaltim Punya Lima Zona Merah Covid-19

News

Balikpapan Tambah 34 Positif Covid-19, Total Kasus se-Kaltim Tembus 10 Ribu

News

Dinas Kesehatan Samarinda Buka Pendaftaran untuk Vaksinasi, Belum Ada Kejelasan soal Jatah Vaksin

News

Berhasil Keluar dari Zona Merah, Balikpapan Terapkan PPKM Jilid 2 dengan Berbagai Relaksasi

News

Balikpapan Bentuk Tim Khusus Penindak Protokol Kesehatan, Apa Saja Tugasnya

News

Angka Pasien Covid-19 di Kaltim Tak Sampai 2 Ribu Orang, Wali Kota Samarinda Positif Terpapar