Home / Politik

Sunday, 20 September 2020 - 06:00 WIB

Bakal Digelar Selama 71 Hari, Proses Pilkada Dimulai Sejak 26 September 2020

ilustrasi. (ist)

ilustrasi. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Kenduri demokrasi terbesar tahun ini digelar. Bertajuk pemilihan kepala daerah (pilkada), tahapannya terus berlanjut.

Diagendakan pada 26 September 2020, proses pelaksanaan kampanye akan dimulai.  Masa kampanye itu akan dilakukan selama 71 hari, hingga 5 Desember 2020.

“Kampanye dimulai 26 Desember, untuk desain APK (alat peraga kampanye) sesegera mungkin agar kami bisa memfasilitasi untuk pencetakan. Kalau dari KPU (Komisi Pemilihan Umum), masalah jumlah masih belum selesai, maksimal bisa lima lembar untuk tingkat kota, baliho juga spanduk, tingkat kelurahan ada semacam umbul-umbul supaya pemasangannya bisa seragam supaya tidak ada komplain dari masing-masing pasangan calon,” kata ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat, Jumat (18/9/2020).

Dia mengatakan, titik pemasangan sesuai dengan ketentuan Pemkot Samarinda karena menyangkut estetika keindahan kota dan kenyamanan warga untuk melintas. Selain itu lanjutnya, untuk perwakilan partai politik (parpol) dan tim pemenangan pasangan calon harus segera disepakati soal tempat serta jumlah titik lokasi APK.

“Camat juga kami undang karena akan menggunakan wilayah di masing-masing kecamatan untuk pemasangan APK dan kampanye. Perlu diketahui pula untuk kampanye tahun ini ada penambahan pola, selain rapat umum, rapat terbatas, juga dimungkinkan klausul kampanye lewat daring satu aplikasi. Kami harapkan sebelum tanggal 26 September 2020 nanti semua masalah APK sudah rampung,” jelas Firman.

Sementara itu, ketua KPU Kaltim, Rudiansyah menyampaikan, setelah penetapan pasangan calon pada 23 September, kegiatan KPU semakin padat. Dia menjelaskan, sebelum melakukan penetapan pasangan calon, KPU kabupaten/kota sudah harus memiliki jadwal yang berkaitan dengan kegiatan kampanye.

“Hal ini secara otomatis akan ada keterangan wilayah, tempat, kecamatan, kelurahan, dan desa yang sudah harus terbagi dengan kegiatan pasangan calon. Tentu juga sudah melakukan kerja sama dengan pihak lain, karena APK yang dipasang ditaruh di tempatnya pemda,” jelasnya.

Baca Juga:  Safaruddin Ungkap Dua Nama Pengganti Mendiang Thohari Aziz sebagai Wakil Wali Kota Balikpapan, Siapa Saja Mereka?

Ditambahkannya, bahwa Gubernur Kaltim, Isran Nooe pun sudah menetapkan petahana mendapatkan izin cuti. Salah satunya dalam menyertakan jadwal kampanye. Jika hal tersebut tidak ada, akan berdampak pada tidak keluarnya surat cuti tersebut.

“Petahana sudah boleh mengajukan izin, dengan dilengkapi SK (surat keputusan) penetapan sebagai bakal pasangan calon,” ujarnya. (***)

 

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Guntur Marchista Sunan

Share :

Baca Juga

Politik

Pilkada Samarinda 2020: Petahana Diharuskan Cuti, Anggota Dewan Wajib Mundur

Politik

Catat, Ini Sanksi Pasangan Calon yang Langgar Protokol Kesehatan saat Kampanye

Politik

Lewat Rantang Kasih, Basri Rase-Najirah Adi Darma Gratiskan Paket Makanan untuk Lansia Tak Mampu di Bontang

Politik

Gubernur-Wakil Gubernur Pastikan Pilkada Lancar, Imbau Semua Pihak Saling Menghormati

Politik

Mahyunadi Dengarkan Keluhan Warga Desa Ngayau, Pastikan Pembangunan Jalan Terealisasi

Politik

BSPN Kaltim Ungkap Dugaan Kecurangan di Pilkada Kutai Timur, Terungkap saat Pleno Kecamatan

Politik

Tak Ada Sanksi Khusus Bagi Calon Kepala Daerah yang Langgar Protokol Kesehatan

Politik

Target Tinggi Banteng di Benua Etam, Sapu Bersih Sembilan Pilkada