Home / Ekobiz

Monday, 21 September 2020 - 06:00 WIB

Turun Sekitar Rp 3 Triliun, Segini Target Pendapatan Kaltim di APBDP 2020

ilustrasi. (ist)

ilustrasi. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Proyeksi pendapat Kaltim di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2020 bakal menurun.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, M Sa’duddin menuturkan ada beberapa hal yang menyebabkan turunnya pendapatan. Pandemi Covid-19 adalah salah satunya.

“Ada enam hal. Di antaranya, karena pandemi Covid-19,” katanya, Jumat (18/9/2020).

Kondisi ekonomi makro, menurut pemprov, sulit diprediksi akibat pandemi.

Di mana, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020, mengalami kontraksi sebesar minus 5,32 persen (yoy).

Kedua, lanjut Sa’duddin, adanya penurunan harga minyak dan gas serta komoditas pertambangan lainnya di pasar internasional.

“Harga minyak kuartal II tahun 2020, menjadi USD 27,67 per barel. Terus melemahnya harga batu bara. Kondisi harga batu bara saat ini merupakan yang terendah,” ungkapnya.

Hal berikutnya, masih rendahnya daya beli masyarakat terhadap kendaraan bermotor. Sebagai efek pandemi Covid-19. Kemudian, tidak dipungutnya lagi pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor alat berat, dengan berlakunya putusan Mahkamah Konstitusi, terhitung mulai Oktober 2020.

Hal lainnya, kebijakan pemerintah pusat atas pengalokasian dan penyaluran dana transfer yang bersifat dinamis. Itu berakibat pada ketidakpastian penerimaan dari sektor dana perimbangan.

Karena besaran alokasi dan penyaluran bergantung pada penerimaan dalam negeri netto tahun berjalan, serta kinerja realisasi belanja pemerintah daerah tahun sebelumnya.

Hal-hal tersebut, oleh pemprov, telah tertuang dalam nota penjelasan keuangan APBDP 2020, dan telah disampaikan juga ke DPRD Kaltim, melalui rapat paripurna beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, pendapatan daerah pada APBD 2020, sebesar Rp 11,84 triliun. Pada APBDP, diproyeksikan turun sebesar 27,51 persen. Atau turun sebesar Rp 3,25 triliun, menjadi Rp 8,58 triliun. (***)

Baca Juga:  Implementasi Kepmen ESDM 89.K/2020, Harga Gas USD 6 Per MMBTU Tunjukkan Tren Positif

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Guntur Marchista Sunan

Share :

Baca Juga

Ekobiz

RPP Minerba Atur IUP Bisa Dipindahtangankan, Koalisi #BersihkanIndonesia Sebut Adanya Potensi Rente Baru

Ekobiz

Bagaimana Satu Produsen Furnitur Menjadi “Beyond Sustainability”

Ekobiz

Dukung Penerapan Protokol Kesehatan di Balikpapan, Bayar Parkir di Tiga Mal Ini Bisa Pakai Gopay

Ekobiz

Pemprov Kaltim Bakal Rombak Seluruh Pimpinan Perusda PT AKU, Januari Ada Pergantian Direksi

Ekobiz

Kinerja Salah Satu BUMD Belum Memuaskan, Ini Kata Kepala Bapenda Samarinda

Ekobiz

Kendati Belum Mencapai Kata Final, APBD Kaltim Tahun 2021 Diperkirakan Naik Sebesar Rp 2 Triliun

Ekobiz

Wow, Total Anggaran Penanganan Covid-19 di Kaltim Mencapai Rp 536 Miliar

Ekobiz

Pertamina Ekspor 200 Ribu Barel Soral ke Negeri Jiran, Nilainya Fantastis