Home / Ekobiz

Wednesday, 23 September 2020 - 06:00 WIB

Usaha Kuliner di Citra Niaga dan Tepian Mahakam Lumpuh, Take Away Juga Dilarang

Kawasan di Citra Niaga Samarinda ditutup total. (Bima Putra Perkasa/Wayout.id)

Kawasan di Citra Niaga Samarinda ditutup total. (Bima Putra Perkasa/Wayout.id)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Dua pusat aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Tepian, Citra Niaga dan Tepian Mahakam resmi ditutup sementara oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Penutupan berlaku untuk kedai makanan dan minuman.

Dua kawasan itu selama ini menjadi tempat nongkrong andalan masyarakat ibu kota Kaltim. Namun para pengusaha di tempat kongko paling hits di Samarinda itu diminta tak membuka usahanya, terhitung 23-29 September 2020. Itu artinya tak ada yang diizinkan berdagang termasuk take away.

“Sudah terlanjur basah. Dengan surat ini berarti berhenti beroperasi, sifatnya hukuman. Enggak beroperasi dulu sama sekali, termasuk take away,” tegas Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Sugeng Chairuddin saat dikonfirmasi pada Selasa (22/9/2020) siang.

Mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda tersebut menuturkan, dua kawasan ini sebelumnya telah diperingatkan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Samarinda.

Makanya, lanjut dia, usai menerima teguran ketiga, keputusan penutupan sementara pun keluar lewat surat bernomor 360/517/300.07. Pasalnya, kedua wadah itu telah dianggap berkali-kali melanggar protokol kesehatan sesuai Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 43 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokes Covid-19.

“Diikuti saja dulu, kan namanya hukuman. Nanti kalau melawan (melanggar, Red.) lagi malah diperberat,” tuturnya. Kendati demikian, aktivitas usaha aksesori dan sandang dipastikan tetap buka.

Sebelumnya, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, Hendra AH mengatakan, kebijakan ini sesuai dengan investigasi dan observasi tim di lapangan.

Ternyata, banyak masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan, sesuai dengan Perwali 43/2020.

Bahkan sebelum kebijakan ini dikeluarkan, sudah ada peringatan yang diberikan. Sehingga, Pemkot Samarinda melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memberikan sanksi tegas, dengan menutup sementara dua lokasi itu.

Baca Juga:  Kota Samarinda Paling Banyak Terima Vaksin Covid-19, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Utama

“Rencana Rabu (23/9/2020) tempat nongkrong di Citra Niaga dan Tepian akan kami tutup. Ini dilakukan karena mereka telah melakukan pelanggaran berat. Jadi ditutup seminggu rencananya,” katanya saat dihubungi awak media, Senin (21/9/2020). (***)

 

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Ekobiz

Pertamina Ekspor 200 Ribu Barel Soral ke Negeri Jiran, Nilainya Fantastis

Ekobiz

Kedai di Citra Niaga dan Tepian Mahakam Dipersilakan Beraktivitas, Asalkan….

Ekobiz

Enam Karyawan Bukopin Samarinda Terpapar, Layanan Nasabah Dialihkan ke Cabang Lain  

Ekobiz

Pendaftar Dana Hibah UMKM Membeludak, Menkop-UKM Minta Tambahan Kuota Dana Hibah Usaha

Ekobiz

Dana Bagi Hasil Turun, APBD Kaltim Diprediksi Tergeurs Rp 864 Miliar

Ekobiz

Stok Cabai Rawit di Samarinda Menipis Jelang Natal dan Tahun Baru, Ini Imbauan Gubernur Kaltim

Ekobiz

Tidak Mengalami Kenaikan karena Pandemi Covid-19, UMP Kaltim 2021 Tetap di Angka Rp 2,9 Jutaan

Ekobiz

Pertumbuhan Ekonomi Melambat, APBD Kaltim 2021 Diprediksi Cuma Sekitar Rp 9 Triliun