Home / Destinasi

Thursday, 24 September 2020 - 06:00 WIB

Pertama Sejak 1999, Festival Mahakam di Samarinda Batal Digelar Tahun Ini

Karena pandemi Covid-19, Festival Mahakam batal digelar. (ist)

Karena pandemi Covid-19, Festival Mahakam batal digelar. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir turut berdampak pada berbagai sektor.

Di ibu kota Kaltim, Samarinda, sektor pariwisata hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) termasuk yang kena dampak.

Terbaru, dua spot lokasi tempat nongkrong di Samarinda, Citra Niaga dan Tepian Mahakam telah ditutup sementara hingga seminggu lamanya.

Tak hanya UMKM, di sektor pariwisata pun demikian.

Hal ini karena untuk warga Samarinda, pada tahun 2020 ini tak akan merasakan kemeriahan Festival Mahakam.

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda membatalkan gelaran Festival Mahakam tahun 2020.

Alasan pembatalan event akbar tahunan yang menjadi kalender event Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dengan mempertimbangkan protokol kesehatan Covid-19.

Pembatalan Festival Mahakam Samarinda 2020 ini sekaligus menjadi yang pertama kali sejak festival ini digelar pada tahun 1999 silam.

Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Sugeng Charuddin mengungkapkan, acara Festival Mahakam mengumpulkan banyak massa.

Karena itu, festival tahunan ini lebih baik ditunda mengingat jumlah kematian Covid-19 di Kota Samarinda terus meningkat.

“Kalau ini memang tujuannya mempromosikan Kota Samarinda paling tidak kita harus kreatif, tidak harus mengumpulkan orang banyak. Masukan dari saya, lebih baik mengadakan lomba dengan beberapa konten-konten kreatif via video online vlog-vlog,” ujar Sugeng saat memimpin rapat virtual koordinasi agenda kegiatan Festival Mahakam, Senin (21/9/2020) lalu.

Kabag OPS Polresta Samarinda, Kompol Erick Budi Susanto juga menambahkan, seharusnya acara Festival Mahakam ditunda. Pasalnya, Kaltim sekarang telah memasuki daerah tiga besar yakni angka kematian Covid-19 terbanyak setelah DKI Jakarta dan Bali.

“Saya sependapat seperti Pak Sekda katakan apabila acara Festival Mahakam ini ditunda atau dibatalkan untuk mencegah lebih jauh virus Covid-19,” ujar Erick.

Baca Juga:  Masih Evaluasi Rencana PSBB di Balikpapan, Pemerintah Kota Mulai Batasi Kegiatan Masyarakat

Hampir Dekati 2 Ribu Kasus Positif

Untuk Samarinda, hingga 22 September 2020, total kasus terkonfirmasi positif di ibu kota Kaltim mendekati angka 2 ribu kasus. Tepatnya 1.918 kasus positif Covid-19.

Dari angka itu, 1.461 dinyatakan sembuh, 470 dalam perawatan. Sementara untuk kasus meninggal dunia ada di angka 87 kasus.

Jumlah klaster penyebaran Covid-19 pun belum menurun. Totalnya ada 18 klaster, semisal klaster ABK hingga klaster Trakindo. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Destinasi

33 Hotel dan 44 Restoran di Samarinda Terima Bantuan, Bersumber dari Dana Hibah Pariwisata

Destinasi

Anda Mengalami Stres Berat, Cobalah untuk Berlibur ke Negara Ini

Destinasi

Mal dan Hotel di Samarinda Diimbau Tak Lakukan Pesta Perayaan, Pemerintah Keluarkan Surat Edaran

Destinasi

Tak Sekadar Nyaman, Berikut Alasan Kenapa Harus Memilih Kangaroo Premier

Destinasi

Berikut Ini Rekomendasi Spa atau Sports Therapy di Bintan, Cobain Sensasinya

Destinasi

Islamic Center Samarinda, Masjid Terbesar dan Termegah di Asia Tenggara

Destinasi

Sedang Berkunjung ke Balikpapan, Jangan Lupa Bawa Oleh-oleh Berikut Ini