Home / News

Sunday, 27 September 2020 - 06:00 WIB

Dilarang Berkunjung ke Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Ada Apa Ya?

Kondisi rumah jabatan Wali Kota Samarinda yang ditutup sementara. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

Kondisi rumah jabatan Wali Kota Samarinda yang ditutup sementara. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Rumah jabatan Wali Kota Samarinda yang selama ini ramai oleh pengunjung, mendadak ditutup. Untuk sementara, dilarang menyambangi rumah orang nomor satu di Pemkot Samarinda itu.

Musababnya, beberapa hari lalu, seorang anggota Satpol PP Samarinda yang menjaga rumah jabatan Wali Kota Samarinda dilaporkan terkonfirmasi Covid-19.

Imbasnya, tindakan pencegahan langsung diberlakukan. Selain melakukan penutupan, petugas dari Dinas Kesehatan Samarinda juga langsung melakukan tracing kontak kepada seluruh penghuni kediaman orang nomor satu di Kota Tepian ini.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr Osa Rafshodia mengatakan, berdasarkan hasil tracing kontak, petugas kembali menemukan dua hasil terkonfirmasi dari para penghuni rumah jabatan di Jalan S Parman, Kecamatan Samarinda Ulu.

“Langkah Dinas Kesehatan sendiri langsung melakukan tracing dan didapati dua orang terkonfirmasi,” ungkap Osa melalui telpon selulernya, Jumat (25/9/2020) sore.

Meski diketahui petugas telah mendapati dua orang lainnya terkonfirmasi, namun dari kalangan mana pasien tersebut tak dijelaskan oleh pihak berwenang.

“Keluarganya (Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang) siang tadi juga sudah di bawa ke Bapelkes,” imbuhnya.

Selain melakukan karantina kepada para penghuni rumah jabatan, Syaharie Jaang dan Sugeng Chairuddin selaku Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda juga telah menjalani uji swab test dari Dinas Kesehatan Kota Samarinda.

“Hasilnya nanti akan diinformasikan. Tindak lanjutnya dari kasus ini sudah sesuai protokol kesehatan,” tegasnya.

Terpisah, Plt Kepala BPBD Samarinda, Hendra AH menuturkan, kalau pihaknya pada Kamis (24/9/2020) malam langsung melakukan sterilisasi rumah jabatan wali kota dengan menyemprotkan cairan disinfektan.

“Tadi malam (Kamis 24 September) begitu dapat informasi dari Kepala Satpol PP bahwasanya ada anggotanya yang terinfeksi Covid-19, kami diminta langsung menyemprotkan disinfektan di rumah jabatan. Kita laksanakan sekitar pukul 11 malam,” urai Hendra.

Baca Juga:  Akhir Pekan Ini di Balikpapan, Rapid Test Massal Ibu Hamil di Seluruh Puskesmas

Untuk melaksanakan kegiatan tersebut, lanjut Hendra, jajaran BPBD Samarinda sedikitnya menurunkan empat personel berpakaian hazmat lengkap. Selama 45 menit bekerja, tim BPBD Samarinda ini berfokus melakukan sterilisasi di tempat-tempat pasien terkonfirmasi kerap melakukan aktivitasnya.

“Biasanya dia juga sering salat di langgar Al-Amin itu. Sama di pos dan ruangan aula kita semprot. Rumah jabatan ditutup sampai kapan saya masih kurang tahu. Karena kami cuma mendapat perintah sterilisasi saja,” pungkasnya. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Razia Pencegahan Covid-19 di Samarinda, 39 Orang Dihukum Push-up dan Didata

News

Update Covid-19 di Samarinda, Transmisi Lokal Terjadi di 10 Kecamatan

News

Masih Evaluasi Rencana PSBB di Balikpapan, Pemerintah Kota Mulai Batasi Kegiatan Masyarakat

News

Positif Covid-19 di Kaltim Hampir Tembus 15 Ribu Kasus, Masyarakat Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan

News

Kaltim Dianggap Berhasil Menurunkan Angka Kasus Covid-19, Kini Sudah Jadi Rujukan Nasional

News

Tes Swab Mandiri, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Positif Terpapar Covid-19

News

Angka Pasien Terpapar Covid-19 di Kaltim Kian Meroket, Terjadi Penambahan 512 Kasus Baru

News

Warga Binaan Lapas Klas IIA Samarinda Ditemukan Tak Bernyawa, Penyebabnya Masih Diselidiki