Home / News

Monday, 28 September 2020 - 06:00 WIB

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Unmul

Proses evakuasi korban tenggelam di kolam Unmul Samarinda. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

Proses evakuasi korban tenggelam di kolam Unmul Samarinda. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Seorang bocah brinisial MA (10) meregang nyawa, Sabtu (26/9/2020) sekira pukul 17.30 Wita. Penyebab kematiannya dipastikan akibat tenggelam setelah diketahui berenang bersama beberapa rekannya.

Kesimpulan ini dikeluarkan pihak kepolisian usai melakukan pemeriksaan kepada tiga orang saksi dan berdasarkan keterangan dari dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Syahranie Samarinda.

“Hal itu berdasarkan keterangan tiga orang saksi dan dokter yang melakukan pemeriksaan kepada jenazah korban,” ungkap Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Ricky Sibarani melalui Kanit Reskrim Ipda Ridwan, Minggu (27/9/2020) sore tadi.

Lanjut Ridwan, tiga orang saksi tersebut yakni dua rekan sepermainan korban dan satu merupakan warga sekitar.
Kesimpulan korban meninggal akibat tenggelam ini juga diperkuat dengan tidak ditemukannya bukti kekerasan atau kesengajaan dari jenazah almarhum.

Selain itu, pada saat kejadian, korban diketahui memang sedang bersama beberapa rekannya sedang asyik berenang mulai siang hingga sore hari.

Namun menjalang senja, korban saat itu berenang menjauhi kerumunan temannya yang lain. Kemudian, tanpa diduga, rupanya korban menuju salah satu tempat terdalam di kolam tersebut dengan perkiraan kedalaman mencapai dua meter lebih.

“Saat berenang korban posisinya agak memisah. Saat teman-temannya cari, si korban sudah tidak ada,” terang polisi berpangkat balok satu emas di pundaknya ini.

Setelah beberapa waktu MA tak ditemukan, barulah warga sekitar bersama mahasiswa dan petugas keamanan Unmul Samarinda yang sempat melarang anak-anak itu berenang mulai melakukan pencarian.

“Tak berselang lama, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” imbuhnya.

Dengan cepat, tubuh MA yang telah terbujur kaku ini langsung dilarikan ke RSUD AW Syahranie untuk menjalani visum dan pemeriksaan lebih lanjut dari kedokteran.

Baca Juga:  Ssttt….. Dua Varian Realme 7 Series Akan Segera Masuk ke Indonesia

“Siang tadi jenazah sudah dikebumikan oleh keluarga dan kami masih menunggu hasil visum dari rumah sakit. Yang jelas keterangan dokter korban meninggal akibat tenggelam,” pungkasnya. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Berjuang Selama 12 Hari untuk Sembuh dari Covid-19, Bupati Berau Tutup Usia

News

Vaksinasi Covid-19 di Balikpapan Segera Dilakukan, Dijadwalkan Bulan Februari Mendatang

News

Program Percepatan Vaksinasi di Balikpapan, Safaruddin Apresiasi Antusiasme Masyarakat

News

Zairin Zain Dikabarkan Positif Covid-19, Begini Respon Dinas Kesehatan Samarinda

News

Banyak Keistimewaannya di Malam Lailatulqadar, Legislator Asal Kaltim Ini Ajak Masyarakat Meningkatkan Ibadah

News

Kota Samarinda Paling Banyak Terima Vaksin Covid-19, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Utama

News

Dua Mahasiswa Jadi Tersangka Aksi Demonstrasi UU Cipta Kerja, Tiga Anggota Dewan Datangi Kepolisian

News

Karena Tidak Masuk Daerah Prioritas, Kaltim Baru Kebagian Jatah Vaksin Covid-19 Tahun Depan