Home / Politik

Friday, 2 October 2020 - 14:00 WIB

Tinggalkan AFH-Uce di Pilkada Kutim, Hanura Mantapkan Diri ke Mahyunadi-Kinsu

Mahyunadi (kemeja putih) menerima SK dukungan dari DPC Hanura Kutim. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

Mahyunadi (kemeja putih) menerima SK dukungan dari DPC Hanura Kutim. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

WAYOUT.ID, SANGATTA – Peta politik Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berubah 180 derajat. Manuver Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) jadi musababnya. Di masa injury time, mereka meninggalkan pasangan Awang Ferdian Hidayat-Uce Prasetyo (AFH-Uce).

Ditinggalkannya AFH-Uce bukan tanpa sebab. Perbedaan pandangan politik jadi alasan utama. Dukungan pun berbelok. Pasangan nomor urut 1, H Mahyunadi-H Lulu Kinsu jadi tambatan Hanura pada kenduri demokrasi tahun ini.

Ketua DPC Hanura Kutim, Hendra Putra menegaskan, AFH-Uce dianggap tidak sejalan dengan semangat perjuangan partai. Terutama dalam komunikasi politik, target, maupun strategi kemenangan.

Alhasil, keputusan berubah haluan politik pun diambil berdasarkan Surat Keputusan DPD Partai Hanura Kaltim Nomor: SKEP/112/DPD-HANURA/IX 2020 serta merujuk kepada surat permintaan klarifikasi No. 004/DPC-HANURA/KTM/IX/2020 yang sebelumnya telah dilayangkan kepada pasangan calon terkait pakta integritas yang telah ditandatangani kedua belah pihak pada tanggal 5 September 2020 lalu.

“Atas dasar itulah, DPC Hanura Kutim telah meminta dan merekomendasikan kepada ketua DPD Hanura Kaltim untuk mencabut kembali dukungan kepada pasangan AFH-Uce, dan direspon dengan turunnya SK tertanggal 30 September 2020 yang secara tegas membatalkan dukungan dari Hanura untuk AFH-Uce,” jelas Hendra.

Dia pun mengimbau kepada AFH-Uce untuk melepas seluruh logo dan nama Hanura yang tercantum dalam surat-menyurat, alat peraga kampanye, dan atribut pasangaan calon. Deadline yang diberikan adalah paling lama 1 x 24 jam.

“SK pembatalan dukungan sudah kami sampaikan kepada pasangan calon terkait. Nantinya, surat pembatalan juga kami sampaikan ke KPU untuk diketahui,” bebernya.

Hendra pun mengimbau kepada seluruh pengurus, kader, dan simpatisan Hanura untuk menjalankan perintah partai. Di mana, partai sudah menjatuhkan pilihan ke pasangan Mahyunadi-Kinsu. SK dukungan pun sudah diberikan.

Baca Juga:  Hai Ges! Ada Info Menarik Nih, Insya Allah Basri Rase Akan Bangun Rumah Kreasi Milenial di Bontang

Dengan bergabungnya Hanura, praktis menambah kekuatan Mahyunadi-Kinsu yang sebelumnya sudah diusung koalisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), serta Partai Amanat Nasional (PAN). Juga didukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Gelora.

“Untuk perubahan Kutim, dukungan dari sahabat-sahabat Partai Hanura semakin menambah optimisme kami untuk terus berjuang. Tentunya kami akan bersama-sama membangun Kutim makin maju,” kata Mahyunadi. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Rangkaian HUT ke-48 PDI Perjuangan di Balikpapan, Safaruddin Ajak Masyarakat Tanam Pohon

Politik

Barkati-Darlis Nomor 1, Andi Harun-Rusmadi Nomor 2, Zairin-Sarwono Nomor 3

Politik

Bersama Sulaiman Eva Merukh-Ikhwan Wirawan, Mari Kita Wujudkan Kabupaten Paser Beriman

Politik

Hadiri Syukuran Lepek Nugan di Muara Ancalong, Mahyunadi-Kinsu Pastikan Program Peningkatan Pertanian

Politik

Doa Sultan Kutai untuk Mahyunadi-Kinsu, Dianggap Mampu Menjaga Nilai Luhur dan Kebudayaan Masyarakat

Politik

Cegah Penyebaran Covid-19 saat Pencoblosan, TPS Akan Disemprot Disinfektan Tiap 3 Jam

Politik

7 Hari Mencari Pengganti Muharram, PKS Kocok Ulang Kandidat di Pilkada Berau

Politik

Ada Guru Honorer di Kutim Digaji Rp 50 Ribu Per Bulan, Mahyunadi-Kinsu Suarakan Perubahan