Home / Politik

Sunday, 4 October 2020 - 06:00 WIB

Penertiban Alat Peraga Kampanye di Samarinda, Tim Barkati-Darlis Tak Hadir

Suasana penertiban alat peraga kampanye di Samarinda, pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari (3/10/2020). (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

Suasana penertiban alat peraga kampanye di Samarinda, pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari (3/10/2020). (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Samarinda bersama dengan unsur kepolisian, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Panwascam, dan dua tim dari pasangan calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Samarinda nomor urut dua Andi Harun-Rusmadi Wongso dan nomor urut tiga Zairin Zain-Sarwono, Jumat malam bersama-sama menertibkan alat peraga kampanye (APK).

Penertiban tersebut dipimpin langsung oleh ketua Bawaslu Samarinda, Abdul Muin.

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat 2 Oktober pukul 20.00 Wita hingga pukul 00.30 Wita Sabtu dini hari, dengan menyasar enam kecamatan sekaligus yaitu Kecamatan Sambutan, Kecamatan Samarinda Ulu, Kecamatan Samarinda Ilir, Kecamatan Samarinda Utara, Kecamatan Sungai Pinang, dan Kecamatan Samarinda Kota.

Puluhan personil diturunkan untuk melepas baliho atau spanduk yang terpasang di tempat yang tidak sesuai dengan ketentuan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Untuk personil yang diturunkan, total lebih dari 40 orang, masing-masing dari Bawaslu dan Panwascam, Satpol PP sebanyak 20 orang, kepolisian enam orang, DLH sebanyak sebelas orang, perwakilan pasangan calon,” ungkap Muin, Sabtu (3/10/2020).

Bawaslu, sebut Muin, fokus menyasar baliho-baliho berukuran besar. Ia pun mengaku bahwa petugas sempat kesulitan melepas baliho berukuran jumbo yang jumlahnya cukup banyak. Akibatnya tidak semua baliho berhasil ditertibkan.

“Tadi malam, tidak banyak baliho yang kami bisa tertibkan. Untuk satu baliho berukuran besar itu memerlukan waktu antara 30 sampai 40 menit untuk dilepas. Itu jadi tantangan dan kendala kami di lapangan, karena memang sulit untuk melepas,” katanya.

Menurutnya, jumlah baliho tidak sebanding dengan tenaga yang memanjat. “Saat ini jumlah baliho berukuran besar-besar itu lebih dari ratusan, ini menyulitkan, dan itu saya saksikan sendiri,” lanjutnya lagi.

Baca Juga:  20 Orang Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Mantan Bupati Kutim, Termasuk Anggota Dewan

Terkait ketidakhadiran dari tim Barkati-Darlis Pattalongi untuk ikut bersama tim gabungan membersihkan dan menertibkan APK dan APS, dikatakan Muin, pihaknya hingga kini belum menerima alasan resmi.

Namun dirinya mengaku sudah mengonfirmasikan kegiatan tersebut jauh hari sebelumnya.

“Dari tim pasangan calon nomor urut satu ini memang tidak hadir lagi saat penertiban tadi malam. Saya tidak tahu apa masalahnya,” katanya. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

KPU Larang Calon Kepala Daerah Iklan di Media Sosial, Hanya Boleh Beriklan di Media Massa

Politik

Rapat Pleno Tingkat Kota Telah Usai, Andi Harun-Rusmadi Sah Menjadi Pemimpin Samarinda

Politik

Mahyunadi-Kinsu Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur, Pastikan Seluruh Jalanan di Kutim Mulus

Politik

Adi Darma Wafat, Jadi Calon Kepala Daerah Kedua yang Mangkat Karena Covid-19

Politik

Gerakan Milenial Dukung Sulaiman-Ikhwan, Diyakini Mampu Membawa Kesejahteraan Bagi Masyarakat Paser

Politik

Safaruddin Ungkap Dua Nama Pengganti Mendiang Thohari Aziz sebagai Wakil Wali Kota Balikpapan, Siapa Saja Mereka?

Politik

Adik Bupati Paser Dukung Sulaiman-Ikhwan, Dianggap Punya Pengalaman Matang Birokrasi dan Politik

Politik

Pilkada Samarinda, Kapolresta Samarinda Ingatkan Pasangan Calon soal Ikrar Sebelum Pencoblosan