Home / News

Tuesday, 6 October 2020 - 06:00 WIB

Gawat, Persentase Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Kaltim Kalahkan Nasional

ilustrasi. (ist)

ilustrasi. (ist)

WAYOUT.ID, BALIKPAPAN – Pandemi Covid-19 masih menjadi momok menakutkan di Bumi Mulawarman. Korban meninggal terus bertambah.

Hingga Senin (5/10/2020), tingkat kematian pasien akibat virus beralias corona itu di Kaltim mencapai 376 kasus, dengan sembilan tambahan kasus meninggal baru.

Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak menerangkan, sembilan kasus kematian baru di Kaltim berasal dari Kutai Timur (satu kasus), Paser (satu kasus), Balikpapan (empat kasus), dan Samarinda (tiga kasus).

“Tambahan kasus pasien meninggal sebanyak 117, total 376 kasus,” ungkap Andi, dalam rilis tertulisnya.

Dengan jumlah kasus kematian tersebut, tingkat kematian di Kaltim mencapai 3,9 persen dari total kasus terkonfirmasi.

Tingkat kematian di Kaltim, lebih tinggi dari tingkat kematian secara nasional, yang berada di angka 3,7 persen.

“Tingkat kematian di Kaltim akibat Covid-19 mencapai 3,9 persen dari total kasus terkonfirmasi,” tegasnya.

Daerah dengan tingkat kasus kematian terbesar di Kaltim, disumbang oleh tiga daerah dengan pasien terbesar yakni Balikpapan sebanyak 195 kasus kematian, Samarinda 116 kasus, dan Kutai Kartanagera (Kukar) 22 kasus.

Sementara itu di Balikpapan, Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan bahwa klaster perumahan di Kota Balikpapan mengalami penurunan kasus terhitung Senin (5/10/2020).

“Kita lihat Alhamdulilah cuma 13 kasus, mudahah-mudahan ini benar turun kasusnya,” kata Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi saat pers rilis di kantor Wali Kota Balikpapan.

Ia mengatakan justru terjadi peningkatan kasus pada klaster perkantoran yang bertambah sebelas kasus.

“Mudah-mudahan klaster perumahannya tidak berkembang,” lanjutnya.

Dengan adanya penurunan kasus ini pihaknya akan mengevaluasi, menindaklanjuti, serta mengawasi perumahan maupun kawasan-kawasan yang kemungkin rentan terjadinya penularan.

“Kita sudah evaluasi daerah mana saja yang kita waspadai dan tindaklanjuti, kita sudah koordinasi dengan kelurahan. Nah klaster Graha Indah kita cermati,” katanya.

Baca Juga:  Komitmen Kembangkan Pariwisata Bontang, Basri Rase-Najirah Adi Darma Siapkan Tiga Program Unggulan

Ketua Tim Satgas Covid-19 Balikpapan ini mengatakan jika pada klaster perumahan terjadi peningkatan kasus lagi, akan dilakukan pembatasan skala kecil pada daerah tersebut.

“Kalau ada peningkatan bisa saja kita lakukan seperti apa disampaikan Bapak Presiden mengenai pembatasan skala kecil kalau berkembang kasusnya. Tapi saat ini klaster perumahan cukup landai, nanti kita lihat beberapa hari ini kedepan,” lanjutnya. (***)

 

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Kantor Golkar Kaltim dan Golkar Samarinda Disebut Aset Pemkot, Jaksa Tunggu Wali Kota Teken Notakesepahaman

News

Terjerat Kasus Penggelapan, Kejari Jebloskan Anggota DPRD Balikpapan ke Lapas

News

Pandemi Covid-19 Belum Juga Berakhir, Samarinda Perpanjang Masa Tanggap Darurat

News

Belajar tatak Muka Dimulai Tahun Depan, Kaltim Masih Menunggu Petunjuk Teknis dari Pusat

News

Pemkot Sebut Hotel di Samarinda Enggan Jadi Lokasi Penampungan Pasien Covid-19, Ini Penjelasannya

News

Kota Samarinda Paling Banyak Terima Vaksin Covid-19, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Utama

News

Safaruddin Kutuk Keras Ledakan Bom di Gereja Katedral Makassar, Ajak Masyarakat Lakukan Pencegahan

News

Ada Ratusan Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Per Harinya, Masyarakat Kaltim Rentan Terpapar