Home / News

Friday, 9 October 2020 - 06:00 WIB

Demo Tolak Omnibus Law di Samarinda, Puluhan Pelajar Diamankan Polisi

Petugas kepolisian saat amankan pelajar di Samarinda, Kamis (8/10/2020). (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

Petugas kepolisian saat amankan pelajar di Samarinda, Kamis (8/10/2020). (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

WAYOUT.ID, SAMARINDA –  Aksi demo omnibus law di Samarinda, aparat kepolisian mengamankan puluhan pelajar. Tepat pada Kamis (8/10/2020) siang, sebanyak 22 remaja dari kalangan sekolah menengah atas (SMA) sederajat diamankan jajaran Polresta Samarinda.

Wakasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Supriyadi menuturkan, orang-orang yang diduga pelajar ini tertangkap di dua tempat yang berbeda. Sebanyak 19 orang diamankan di Taman SMA Negeri 1 Samarinda, Jalan Anang Hasyim, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu.

“Sedangkan tiga orang lagi diamankan di titik aksi yaitu di DPRD Kaltim,” jelas Supriyadi.

Dari seluruh pelajar yang diamankan, kata Supriyadi, empat di antaranya terindikasi sudah tidak mengenyam pendidikan lagi, sementara sisanya memang pelajar. Saat dilakukan penangkapan, pihak kepolisian mendapati mereka sedang bersiap menuju lokasi unjuk rasa.

Tepatnya di depan gedung DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Kecamatan Sungai Kunjang. “Mereka kami temukan sedang berkumpul, dan akan bergabung untuk melakukan unjuk rasa,” tambahnya.

Supriyadi menyebut, dari tangan para pelajar ini pihaknya menemukan barang bukti berupa alat kelengkapan unjuk rasa dan satu buah bendera merah putih beserta tongkat pengikatnya. Guna penyelidikan lebih lanjut, tujuh orang yang diduga sebagai koordinator pelajar sedang menjalani pemeriksaan di Mapolresta Samarinda.

“Selain itu kami juga melakukan tes urine kepada mereka yang terjaring ini. Tapi sejauh pemeriksaan tidak ada indikasi narkotika,” bebernya.

Untuk sementara pihak kepolisian masih mengamankan para pelajar ini di Mapolresta Samarinda. Nantinya, ucap Supriyadi, jika mereka terindikasi ada perbuatan melawan hukum maka akan diberikan sanksi pidana.

“Jika tidak ada, maka mereka semua akan kami berikan pembinaan saja,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sekira pukul 14.00 Wita ribuan massa yang tergabung dari mahasiswa, pelajar, buruh, dan aktivis mulai memadati jalan. Tak berselang lama, aksi demo pun langsung panas dan diwarnai aksi saling lempar.

Baca Juga:  Belajar tatak Muka Dimulai Tahun Depan, Kaltim Masih Menunggu Petunjuk Teknis dari Pusat

Petugas kepolisian yang bersiagapun telah memasang kawat besi di depan gerbang utama pintu DPRD Kaltim.

Petugas Keamanan Hampir Capai 1.000 Orang

Massa pendemo omnibus law di Kaltim terpusat di depan kantor DPRD Kaltim.

Untuk menjaga jalannya aksi, aparat berwajib kembali menyiagakan ratusan personilnya lengkap dengan seluruh alat perlengkapan.

Kabag Ops Polresta Samarinda, Kompol Erick Budi Santoso mengatakan, meski sejatinya pihak kepolisian tak mengeluarkan izin keramaian akibat wabah pandemi Covid-19, akan tetapi penjagaan dengan kekuatan penuh tetap dilaksanakan.

Sebanyak 800 personil TNI-Polri pun sudah dipersiapkan di berbagai titik melingkupi gedung DPRD Kaltim.

“Sudah kami siapkan, jumlahnya tetap sama seperti kemarin,” ucap Erick saat dijumpai awak media.

Meski sudah mempersiapkan personilnya, pihak Polresta Samarinda mendapat bantuan tambahan dari Sabhara Polda Kaltim. Erick menyebutkan, satu kompi Sabhara Polda Kaltim telah datang ke Samarinda sejak Rabu (7/10/2020) petang.

“Jumlahnya 120 personil. Total personil yang siap mengamankan jalannya aksi nyaris 1.000 personil,” ungkapnya.

Di hari ketiga ini, para demonstran yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kaltim Menggugat (Mahakam) akan berkumpul di Islamic Center Samarinda sebelum memulai aksinya.

Setelah itu, mereka akan melakukan long march ke gedung DPRD Kaltim yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Sungai Kunjang, guna menyampaikan orasi politik.

Massa yang dibawa pun kemungkinan lebih banyak daripada sebelumnya, di mana mereka semua merupakan mahasiswa dari berbagai universitas di Samarinda dan juga Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Persentase Testing Tinggi, Kaltim Masuk Daerah Terapkan Standar WHO di Penanganan Covid-19

News

2.200 Orang di Balikpapan Sembuh dari Covid-19, Kasus di Samarinda Meroket

News

Belajar tatak Muka Dimulai Tahun Depan, Kaltim Masih Menunggu Petunjuk Teknis dari Pusat

News

Demo Omnibus Law di Samarinda dan Balikpapan, Lantunkan Selawat hingga Gelar Aksi Teatrikal

News

Lanjutkan Penertiban Bangunan di Sungai Karang Mumus, Pemkot Samarinda Butuh Dana Rp 4 Miliar

News

Tiap Tahun Kutim Mengalami Defisit Anggaran, Mahyunadi-Kinsu Beberkan Fakta Mengejutkan saat Debat Publik

News

Pegawai Terpapar Covid-19 Hadiri Rapat Dewan, Kepala Bappeda Kaltim: Empat Orang Positif

News

Sampaikan Rasa Belasungkawa, Safaruddin Silaturahmi ke Kediaman Mendiang Thohari Aziz