Home / News

Tuesday, 13 October 2020 - 06:00 WIB

Zairin Zain Dikabarkan Positif Covid-19, Tetangga Tak Tahu, Sarwono: Konfirmasi Langsung

Kediaman Zairin Zain di Jalan Kadrie Oening Samarinda. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

Kediaman Zairin Zain di Jalan Kadrie Oening Samarinda. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

WAYOUT.ID, SAMARINDA –  Kabar positif Covid-19 salah satu kontestan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Samarinda, Zairin Zain berembus kencang. Minim informasi terkait kabar tersebut, diberitakan sebelumnya Dinas Kesehatan Samarinda enggan angkat bicara terkait kabar tersebut.

Dengan jawaban mengambang, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismed Kusasih meminta awak media untuk mengonfirmasi langsung yang bersangkutan. “Langsung konfirmasi yang bersangkutan ya,” jawabnya singkat, Sabtu (10/10/2020).

Sementara itu, saat redaksi mencoba mendatangi kediaman Zairin Zain, Calon Wali Kota Samarinda yang berada di Jalan Kadrie Oening, Komplek Bersama Permai, rumah dengan cat krim itu tampak sepi, pintu tertutup rapat.

Sekira pukul 14.00 Wita lebih sedikit, dua orang yang kemungkinan kerabat Zairin, keluar rumah bersama seorang lelaki. Kedua orang tersebut lalu pergi menggunakan mobil berwarna hitam.

Redaksi pun mencoba bertanya kepada tentangga Zairin Zain, sesama RT 17 Kelurahan Air Hitam.

Warga setempat, Sri Kasih bercerita bahwa beberapa waktu ke belakang dirinya sudah tidak mendengar kabar terkait kontestan pilkada nomor urut tiga tersebut.

“Enggak ada kabar Pak Zairin, enggak tahu saya,” kata Sri, ditemui Minggu siang (11/10/2020).

Dirinya berkisah, kebiasaan warga di lingkungan RT-nya selalu melakukan kerja bakti pada hari Sabtu dan Minggu.

Pada Sabtu kemarin, Sri menyebut Zairin tidak terlihat hadir dalam kerja bakti. Padahal, beberapa kesempatan dirinya kerap selalu hadir.

“Kemarin ada kerja bakti hari Sabtu dan Minggu, tapi Pak Zairin tidak ada,” jelasnya.

Tidak hanya itu, saat Lurah Air Hitam turut hadir dalam kerja bakti, dia berinisiatif mendatangi kediaman Zairin, namun oleh sang istri, Zairin tidak diperkenankan meninggalkan rumah dengan alasan kurang enak badan.

“Pas lurah kan datang, kata istrinya Pak Zairin dilarang keluar. Katanya kurang enak badan,” tegasnya.

Baca Juga:  Bisnis Prostitusi Online di Samarinda Terungkap, Korbannya Masih Berusia Belasan Tahun

Ditanya soal kabar Zairin terkonfirmasi positif Covid-19, Sri mengaku tidak mengetahui kabar tersebut. Dirinya menyampaikan di daerah tempat tinggalnya membenarkan ada satu orang pasien Covid-19, namun telah melakukan isolasi di rumah sakit.

“Kemarin ada yang positif di lingkungan sini, pekerja. Tapi sudah diisolasi di rumah sakit,” sambungnya.

Sementara itu, dihubungi via sambungan telepon pada Senin (12/10/2020), belum ada konfirmasi yang bisa diterima dari Zairin terkait informasi tersebut.

Sementara pasangannya di Pilkada Samarinda, Sarwono juga belum memberikan jawaban atas positif atau tidaknya Zairin.

“Saya kan punya jadwal sendiri. Beliau kurang fit setelah acara, mungkin istirahat. Kalau keluar kan rawan. Konfirmasinya langsung saja (ke Zairin, Red.),” katanya lagi.

Dinas Kesehatan Fokus ke Klaster

Sementara itu, sejak Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi terkonfirmasi positif Covid-19, pada 15 Juli 2020 lalu, Dinas Kesehatan Samarinda tak lagi menyampaikan data singkat dan kronologi kasus penularan Covid-19 di Kota Tepian.

Hingga saat ini, Dinas Kesehatan Samarinda hanya menyampaikan rilis berupa penambahan kasus dan pasien sembuh, peta sebaran pasien dirawat, hingga jumlah klaster di Samarinda.

Terakhir Ismed Kusasih enggan memberikan jawaban adanya kabar salah seorang peserta pilkada terkonfirmasi positif Covid-19. Ismed mengaku pihaknya saat ini hanya fokus pada penyelesaian klaster, bukan pada pendalaman kronologis dan data lengkap pasien.

“Ya, kami saat ini fokus pada penyelesaian klaster,” kata Ismed, Minggu (11/10/2020). Ismed menegaskan Dinas Kesehatan Samarinda tidak ingin menghabiskan energi hanya untuk mencari asal penularan.

“Sekarang kami fokus bagaimana cepat memutus rantai penularan. Karena Covid tidak kelihatan, terlalu menghabiskan energi mencari asal penularan. Asumsi mudahnya, tertular dari transmisi lokal atau import case atau dari perjalanan, kan susah,” lanjutnya.

Baca Juga:  Pasien Terpapar Covid-19 di Kaltim Sudah Tembus 19 Ribuan, Samarinda dan Kutim Tertinggi

Tugas berat Dinas Kesehatan Samarinda saat ini adalah melewati masa puncak penyebaran Covid-19, serta berusaha sekuat mungkin mengurangi angka kematian di Kota Tepian. (***)

 

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Jelang Ramadan Ramai Kegiatan Ziarah Kubur, Safaruddin: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

News

Wabah Corona Belum Mereda, Terapkan Jam Malam di Balikpapan

News

Bertepatan dengan Hari Raya Natal 2020 di Kaltim, Ditemukan Adanya 218 Kasus Positif Covid-19

News

Operasi Lilin Mahakam Jelang Natal dan Tahun Baru, Polisi Amankan 932 Gereja dan 85 Objek Wisata

News

Bayi Dua Bulan Terpapar Covid-19, RS di Balikpapan Siapkan Ruangan Khusus

News

500 Ribu Tenaga Kesehatan Telah Divaksin, Kementerian Kesehatan Gelar Vaksinasi Massal di Sejumlah Kota

News

Ketua DPRD Kaltim Surati Gubernur, Terkait Penolakan Dua Proyek Flyover Rapak dan RSUD AW Sjahranie Samarinda

News

96 Pos Pelayanan untuk Amankan Tahun Baru, THM dan Tempat Karaoke di Samarinda Tutup