Home / News

Friday, 16 October 2020 - 06:00 WIB

Terpaparnya Zairin Zain Masih Simpang Siur, Pemancingan Umum Loa Bakung Diduga Jadi Tempat Karantina

Lokasi pemancingan umum di Loa Samarinda yang diduga jadi tempat karantina Zairin Zain. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

Lokasi pemancingan umum di Loa Samarinda yang diduga jadi tempat karantina Zairin Zain. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Apa kabar Zairin Zain? Calon Wali Kota Samarinda itu sejak beberapa waktu lalu dikabarkan terpapar Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri. Kendati demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang menegaskan bahwa calon nomor urut tiga itu positif.

Baik Sarwono yang jadi pasangannya di pemilihan kepala daerah (pilkada), tim pemenangan, hingga Dinas Kesehatan Samarinda tidak memberikan penegasan. Seolah mengunci rapat-rapat kejadian sebenarnya.

Dugaan terpaparnya Zairin sudah tersebar. Hal itu semakin diperkuat dengan tidak munculnya calon independen itu ke publik. Dalam setiap kesempatan, dia tidak menampakkan batang hidungnya.

Kendati demikian, terdapat informasi yang menyebut jika Zairin “bersembunyi”  di kolam pemancingan miliknya di Jalan Jakarta 3, Loa Bakung. Radaksi pun melakukan penelusuran di pemancingan tersebut.

Berada di jalan utama, sebelum masuk ke lokasi pemancingan terpasang banner alat peraga kampanye (APK). Lokasinya tak jauh dari pintu masuk. Sekitar 50 meter masuk Jalan Jakarta 3, sudah sampai di pemancingan tersebut.

Terdapat dua kolam pemancingan dan satu kolam renang dalam kompleks tersebut. Kamis (15/10/2020) sore, sekitar 20 orang berkunjung ke tempat tersebut untuk memancing. Terlalu ramai memang, bila lokasi tersebut dijadikan tempat karantina pasien Covid-19.

Namun yang menarik, ada Sarwono di sana. Calon Wakil Wali Kota Samarinda yang berpasangan dengan Zairin itu mengenakan pakaian muslim putih dengan garis merah di bagian tengah. Sarwono tampak bercengkerama dengan pengunjung pemancingan.

Tidak lama kemudian, dirinya terpantau pergi dari lokasi menggunakan mobil warna hitam. Sarwono terlihat didampingi sang istri dan dua orang lelaki, salah satunya sopir Sarwono.

Salah seorang petugas pemancingan yang enggan disebut namanya menyampaikan, Sarwono datang ke pemancingan untuk melaksanakan salat Ashar. Dari penyampaian petugas tersebut, Sarwono disebutnya kerap datang ke pemancingan.

Baca Juga:  Meninggal Akibat Covid-19 Dapat Dana Bantuan, Segini Nilainya

“Pak Sarwono, ke sini mau salat,” kata petugas tersebut.

Di lokasi pemancingan tersebut, memang terdapat satu musala warna hijau krim di sebelah kanan kolam. Ukurannya sekitar 4×4 meter.

Tak jauh dari musala, ada rumah dua lantai cukup besar. Rumah ini dapat digunakan sebagai rumah tinggal. Rumah tingkat dua ini memiliki lantai dasar warna putih. Ada hiasan ulin.

Satu buah mobil warna krim terparkir di samping rumah tersebut. Hingga menjelang senja, awak media belum mengetahui apakah rumah itu digunakan Zairin untuk  isolasi mandiri.

Kabar Zairin terkonfirmasi positif Covid-19 masih simpang siur. Kendati sudah tidak terlihat di berbagai aktivitas, belum ada pihak yang membenarkan.

Sebelumnya, tim redaksi mengonfirmasi ketua RT 17, Kelurahan Air Hitam. Dari Ketua RT kemudian diarahkan kepada Camat Samarinda Ulu. Sesuai keterangan Dinas Kesehatan Samarinda, data pasien Covid-19 per kecamatan diserahkan kepada camat setempat.

Dikonfirmasi terkait apakah ada nama Zairin pada daftar nama pasien Covid-19, Camat Samarinda Ulu, Muhammad Fahmi mengaku tidak ada.

“Saya sejauh ini tidak ada laporan dari dr Osa (Dinas Kesehatan Samarinda), dari mana-mana, tidak ada yang menyampaikan Pak Zairin itu Covid-19 atau tidak,” kata Fahmi, Rabu (14/10/2020).

Fahmi mengaku dirinya telah banyak menerima pertanyaan dari berbagai pihak terkait kabar Zairin terkonfirmasi positif. Namun dirinya maupun Lurah Air Hitam belum mengetahui kepastian kabar tersebut.

“Saya memang banyak dapat pertanyaan, apakah Pak Zairin Covid-19. Saya jujur saja belum tahu pastinya. Silakan tanya saja dokternya, ajudannya, atau timses-nya,” jelasnya.

Selama ini dirinya diketahui memegang daftar pasien Covid-19 yang dirawat di Samarinda Ulu. Namun didaftar tersebut tidak ada nama Zairin.

Baca Juga:  Akhirnya Kasus Covid-19 di Samarinda Mulai Melandai, Dua Kecamatan Telah Masuk Zona Kuning

Fahmi menyebut tidak masuknya nama Zairin, bisa dikarenakan memang tidak terdaftar di kecamatannya, namun di kecamatan lain. Dirinya mengungkap Zairin memiliki banyak rumah tersebar di beberapa kecamatan. Tak menutup kemungkinan nama zairin ada di daftar kecamatan lain.

“Pak Zairin itu kan rumahnya banyak juga, di Samarinda Ulu ada, di Loa Bakung ada,” tandasnya.

Selain itu, kemungkinan lain bahwa nama Zairin memang dirahasiakan. Nama pasien Covid-19 dapat dirahasiakan dengan alasan privasi dan menjadi permintaan pasien bersangkutan.

“Ada juga memang kerahasiaan yang tidak disampaikan, itu kalau ada permintaan dari yang bersangkutan (pasien),” tutupnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismed Kusasih kembali enggan berkomentar saat dikonfirmasi terkait kebenaran Zairin Zain terkonfirmasi positif Covid-19.

Bahkan ketika ditanya, baik data RT maupun pihak kecamatan tidak terdapat nama Zairin Zain, Ismed kembali meminta awak media mengonfirmsi yang bersangkutan.

“Konfirmasi langsung yang bersangkutan ya,” jawabnya singkat. (***)

 

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Soal Sengketa Tanah di Samarinda, Pemerintah Pastikan Selesaikan Jika Sudah Miliki Putusan Hukum

News

Antisipasi Beredarnya Makanan Keduwarsa Jelang Lebaran di Kaltim, Pemerintah Daerah Diminta Segera Lakukan Operasi Pasar

News

Kendati September Masih Diselimuti Pandemi, Unmul Gelar Wisuda Tiga Kali

News

Ada 94 Kasus Positif Covid-19 di Samarinda, Sembilan Orang di Kantor Gubernur Terpapar

News

1,2 Juta Vaksin Covid-19 Tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Pemprov Kaltim Belum Tahu Kuota Diterima

News

Bertepatan dengan Hari Raya Natal 2020 di Kaltim, Ditemukan Adanya 218 Kasus Positif Covid-19

News

513 Kasus Menunggu Hasil Swab, Begini Gambaran Kasus Covid-19 di Benua Etam

News

Covid-19 Teror Siapa Saja, Sudah Tiga Kepala Daerah di Kaltim Terpapar