Home / News

Wednesday, 21 October 2020 - 06:00 WIB

Dikirim saat Demo Omnibus Law di Samarinda, Polisi Ungkap Peredaran Ribuan Pil Ekstasi Asal Malaysia

Barang bukti ribuan pil ekstasi yang diamankan jajaran Polresta Samarinda. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

Barang bukti ribuan pil ekstasi yang diamankan jajaran Polresta Samarinda. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Pengungkapan peredaran pil ekstasi asal Malaysia dilakukan jajaran Polresta Samarinda. Diduga, ada aktor jaringan internasional di peredaran pil ekstasi itu.

Adalah pria bernama Hendra Sasmita yang berhasil ditangkap jajaran kepolisian, dengan barang bukti 1.028 butir pil ekstasi. Dari penangkapan Hendra, kasus kemudian berkembang.

Diketahui kemudian, Hendra dapatkan barang itu setelah berkomunikasi dengan seseorang bernama Cen Ce yang diduga menjadi bandar pemasok asal Malaysia.

Dari informasi yang dihimpun, pil ekstasi itu dikirimkan melalui paket kilat. Waktunya pun diketahui bertepatan dengan aksi unjuk rasa penolakan Undang-undang (UU) Cipta Kerja beberapa waktu lalu, tepatnya Senin (12/10/2020).

Pil haram itu dikemas dalam bungkus makanan ringan.

“Barang ini masuk ke Samarinda dengan jasa pengiriman barang. Diterima sebelum demo di DPRD Kaltim. Kemungkinan mereka melihat situasi jadi melakukannya saat demo UU Omnibus Law,” kata Kasat Reskoba Polresta Samarinda, AKP Andhika Darma Sena kepada awak media, Selasa (20/10/2020).

Tak berjalan mulus, pengiriman barang itu masuk radar kepolisian. Petugas mengetahui keberadaan Hendra yang merupakan warga asal Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) sedang menginap di sebuah kamar hotel di Jalan S Parman, Kecamatan Sungai Pinang, sehari setelah barang dikirim.

“Kemudian, kami bergerak. Anggota melakukan penggeledahan dan mendapatkan 98 ineks yang disimpan dalam kotak rokok dan berada dalam tong sampah. Setelah dikembangkan mengarah ke tiga tersangka lainnya,” imbuhnya.

Berlanjut usai penangkapan Hendra, petugas mengembangkan ke pelaku lain. Dari keterangan yang didapat, aparat pun mengarah ke kediaman Teguh Susanto di Jalan Meranti, Gang 2, nomor 6, RT 16, Sungai Kunjang.

Saat didatangi dua paket pil ekstasi ditemukan. Paket pertama ditemukan dalam spakbor motor, berisi bungkusan plasik. Di dalamnya ada 100 butir pil ekstasi, Kemudian paket lainnya ditemukan dalam plastik hitam berisi 802 butir ekstasi.

Baca Juga:  Soal Sengketa Tanah di Samarinda, Pemerintah Pastikan Selesaikan Jika Sudah Miliki Putusan Hukum

Diketahui, bahwa Teguh jadi pihak di mana pil ekstasi itu dititipkan. Usai penangkapan Teguh, petugas selanjutnya mengarah ke Jalan Juanda 4, RT 01, Perum Dikbud, Samarinda Ulu.

Di sini adalah kediaman Poltak Sebdes dan Hairul Rizal. Keduanya juga menyimpan pil ekstasi sebanyak 28 butir dan dua paket sabu seberat 1,01 gram.

Hasil penangkapan ini juga masih terus dikembangkan aparat. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Suami-Istri, Rektor Unmul dan Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Positif Covid-19

News

Dinas Kesehatan Samarinda Buka Pendaftaran untuk Vaksinasi, Belum Ada Kejelasan soal Jatah Vaksin

News

Tak Perketat Protokol Kesehatan di Rumah, Jubir Satgas Covid-19 Kaltim Terpapar

News

Anda Harus Tahu, Tamu yang Ingin Masuk Kaltim Harus Tunjukan Hasil Rapid Test

News

Penegakan Protokol Kesehatan di Samarinda, 2.213 Warga Melanggar Perwali 43/2020

News

Pasien Terpapar Covid-19 di Berau Melonjak, Kini Delapan Daerah di Kaltim Masuk Zona Merah

News

Kaltim Dapat 25 Ribu Vaksin Covid-19, ASN di Samarinda Diminta Mendaftar Jadi Penerima

News

Balikpapan Tambah 34 Positif Covid-19, Total Kasus se-Kaltim Tembus 10 Ribu