Home / Politik

Friday, 23 October 2020 - 06:00 WIB

Coblos Nomor Satu! Berikut 15 Program Kerja Basri Rase-Najirah Adi Darma untuk Kota Bontang

Pada tanggal 9 Desember 2020, coblos nomor satu, Basri Rase-Najirah. (Pudink/Wayoud.id)

Pada tanggal 9 Desember 2020, coblos nomor satu, Basri Rase-Najirah. (Pudink/Wayoud.id)

WAYOUT.ID, BONTANG – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase dan Hj Najirah Adi Darma sudah menyiapkan program kerja demi mensejahterakan masyarakat Kota Taman.

Diusung Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), calon nomor urut satu ini optimistis mampu mewujudkan Kota Bontang yang lebih hebat dan beradab.

Sekadar diketahui, Basri Rase merupakan Wakil Wali Kota Bontang 2015-2020, sementara Najirah adalah istri dari mendiang Adi Darma–Wali Kota Bontang periode 2010-2015. Kolaborasi keduanya pun banjir dukungan dari pelbagai elemen.

Tak sekadar ikut meramaikan pemilihan kepala daerah (pilkada) saja, Basri Rase-Najirah menunjukkan kesungguhannya untuk mengabdi kepada masyarakat. Salah satu tolok ukurnya adalah program kerja untuk masyarakat.

Program kerja yang disiapkan pun mencakup semua sektor. Mulai dari penataan birokrasi, peningkatan sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi, hingga pengembangan pariwisata.

Berikut deretan program kerja Basri Rase-Najirah untuk Bontang.

1) Bontang Bebas Kuota

Untuk meningkatkan beban warga masyarakat dalam hal akses internet, Basri Rase-Najirah berkomitmen menyediakan layanan internet gratis dengan menempatkan fasilitas wifi di seluruh wilayah Kota Bontang demi wujudnya Bontang Bebas Kuota.

 

2) Gratis Perlengkapan Sekolah dengan Pemberdayaan Penjahit Lokal

Dalam hal bantuan pemerintah daerah kepada warga masyarakat agar tepat sasaran dan tepat guna, Basri Rase-Najirah berkomitmen dalam penyediaan paket perlengkapan sekolah akan lebih transparan dan memberdayakan pengusaha lokal dengan tetap mengedepankan kualitas. Khusus dalam penyediaan pakaian seragam harus melibatkan penjahit lokal. Sehingga bantuan pemerintah daerah dapat dirasakan manfaatnya, tidak hanya oleh orang tua murid dan peserta didik, akan tetapi juga dirasakan oleh penjahit lokal.

 

3) Bontang Bangkit

Dalam hal bantuan pemerintah daerah kepada masyarakat agar tepat sasaran dan tepat guna, Basri Rase-Najirah berkomitmen untuk mengoptimalkan pengentasan kemiskinan melalui kolaborasi aparatur sipil negara, pelaku usaha, dan masyarakat yang nantinya diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan bagi keluarga miskin. Sehingga pemerataan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara otomatis meningkatkan pula kualitas kehidupan masyarakat Kota Bontang. Implementasi dari program ini dilaksanakan melalui sinergi semua program dan peran semua pihak dalam pengentasan kemiskinan, yakni:

  • Perluasan bantuan pangan nontunai (cakupan dan ragam pangan/APBD).
  • Pengembangan kelompok usaha bersama (kube) dan UMKM.
  • Penciptaan home industri.
  • Peningkatan dan pengembangan petani, nelayan, dan petani ternak.
  • Pelatihan, sertifikasi keahlian/keterampilan, dan magang tenaga kerja.
  • Bantuan paket makanan gratis untuk keluarga miskin lansia.
  • Stimulan dana kesehatan bagi masyarakat kurang mampu dan pengobatan yang tidak masuk dalam cakupan pengobatan dengan BPJS.
  • Penyediaan beasiswa stimultan maupun beasiswa penuh kepada pelajar dan mahasiswa keluarga miskin.

 

4) Peningkatan Sarana Ibadah dan Sarana Olahraga

Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Oleh karenanya, Basri Rase-Najirah berkomitmen melakukan peningkatan dan pembangunan sarana ibadah dan sarana olahraga yang memadai sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Bontang dalam rangka mewujudkan manusia yang memiliki keimanan yang kuat, serta tubuh yang sehat, sehingga Bontang lebih hebat dan beradab.

 

5) BPJS Gratis

  • Gratis BPJS Kesehatan golongan III mandiri. Hidup sehat merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan dan harapan setiap orang. Demi wujudnya itu semua Basri Rase-Najirah berkomitmen meemberikan BPJS Kesehatan golongan III mandiri secara gratis kepada warga masyarakat. Sehingga banyaknya warga masyarakat menengah ke bawah yang belum ter-cover dalam penerima bantuan iuran mendapatkan BPJS gratis.
  • Gratis BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal. Para pekerja informal harus berjuang keras memenuhi kebutuhan hidup keluarganya tanpa ada jaminan keselamatan kerja. Basri Rase-Najirah berkomitmen memberikan BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi pekerja informal. Sehingga setiap pekerja dapat memperoleh manfaatnya berupa uang tunai dan atau pelayanan kesehatan yang optimal.
Baca Juga:  Demi Menangkan Sulaiman-Ikhwan, PDI Perjuangan Kaltim Terjunkan BSPN Daerah ke Paser

 

6) Dana Stimulan RT Sebesar Rp 50 Juta hingga Rp 250 Juta

Mengembalikan Program Rp 50 Juta Per RT yang sebelumnya telah berhasil dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta diadopsi oleh-oleh kota-kota lain. Namun Basri Rase-Najirah memiliki komitmen untuk meningkatkan besaran dana stimulan menjadi Rp 50 juta sampai Rp 250 juta, disesuaikan dengan besaran manfaat dan dampak, cakupan sasaran/target yang akan dicapai, serta kebutuhan prioritas masyarakat sejalan dengan visi-misi pemerintah daerah.

Penyediaan dana stimulan RT pelaksanaannya lebih dikonsentrasikan pada upaya pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat serta lingkungan yang bersifat produktif guna peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan beberapa kegiatan antara lain:

  • Pengembangan urban farming dengan budidaya tanaman sayur/holtikultura/tanaman hias serta budidaya ikan maupun ternak untuk menguatkan ketahanan pangan dan ekonomi keluarga.
  • Pengembangan kelompok usaha rumah tangga.
  • Pengembangan sarana dan prasarana lingkungan.
  • Penguatan kelembagaan RT dengan memberdakayan peran sekretaris RT dan bendara RT, selain ketua RT dalam pelaksanaan pembangunan dan pengembangan lingkungan.
  • Penyediaan sarana operasional RT (Satu Motor Satu RT).
  • Kegiatan-kegiatan dalam rangka pemberdayaan masyarakat sejalan dengan pencapaian visi-misi Pemerintah Kota Bontang.

 

7) Rantang Kasih – Paket Makanan Gratis untuk Lansia Miskin

Masih banyaknya rumah tangga miskin di Kota Bontang yang sebagiannya adalah pasangan lansia atau lansia tanpa keluarga (suami/istri/anak), oleh karenanya Basri Rase-Najirah berkomitmen memberikan perhatian khusus dan lebih dengan menyediakan dan memberikan paket makanan gratis setiap hari. Yang, mekanisme penyediaan makanan gratisnya bekerja sama dengan warung atau rumah makan terdekat atau oleh kelompok masyarakat di setiap wilayah dan pendistribusiannya menggunakan jasa pengantaran online atau lainnya, dan secara kualitas akan diawasi oleh BPOM dan Dinas Kesehatan.

 

8) Emergency Call Bontang Siaga (Siap Layani Warga)

Banyaknya keluhan masyarakat terkait masih sulitnya warga masyarakat mendapatkan layanan cepat saat kondisi darurat meskipun saat ini Kota Bontang memiliki PSC (publick service center), maka ke depan sebagai bentu mewujudkan aspirasi, Basri Rase-Najirah berkomitmen meningkatkan dan memperluas layanan darurat kepada warga masyarakat melalui Emergency Call Bontang Siaga (Siap Layani Warga).

Sistem layanan cepat terhadap aduan warga tentang kondisi darurat yang terintegrasi ke nomor tunggal 112 sebagai pusat layanan, optimalisasi layanan khusus darurat medis kerja sama dengan rumah sakit swasta, serta membentuk dokter 24 jam di seluruh puskesmas dan FKTP untuk mewujudkan pelayanan medis cepat setiap saat untuk warga masyarakat.

Dalam hal teknis, sebagai koordinator adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang dan terhubung dengan beberapa SKPD terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polres Bontang, FKTP, RSUD Taman Husada Bontang, dan rumah sakit swasta.

 

9) Mall Pelayanan Publik

Untuk mewujudkan pelayanan publik yang cepat dan berkualitas, Basri Rase-Najirah berkomitmen meningkatkan pelayanan terpadu satu pintu dalam hal kecepatan dan kualitas pelayanan dengan mengintegrasikan seluruh perizinan, baik yang menjadi kewewnangan pemerintah daerah maupun sejumlah perizinan yang dilaksanakan oleh instansi vertikal, dengan menghadirkan dan mempercepat pembentukan Mall Pelayanan Publik untuk menjamin kepastian waktu, biaya, legalitas, dan kemudahan dalam perizinan di samping melakukan layanan perizinan secara elektronik dan digital.

Baca Juga:  Kunjungi Desa Benhes dan Muara Wahau, Mahyunadi-Kinsu Pastikan Kebutuhan Dasar Masyarakat Terpenuhi

 

10) Peningkatan Kesejahteraan

Kota Bontang harus membuka diri seluas-luasnya untuk investasi. Pemerintah harus sanggup menggandeng para investor guna bersama-sama mewujudkan kesejahteraan Kota Bontang. Untuk itu, peningkatan pelayanan di segala bidang dengan mengedepankan kearifan lokal sangatlah penting. Sehingga Bontang yang hebat dan beradab bisa terwujud. Dengan demikian tidak ada alasan lagi investasi lari dari Kota Bontang.

Sejalan dengan itu, kesejahteraan para pelayan masyarakat perlu ditingkatkan. Oleh karenanya Basri Rase-Najirah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan pelayan masyarakat, di antaranya:

  • Peningkatan kesejahteraan/insentif PNS/Non-PNS.
  • Peningkatan kesejahteraan/insentif guru sekolah, guru agama, guru PAUD, guru ngaji, mubalig, marbot, pastor, pendeta, dan lain-lain.
  • Pemberlakukan upah minimum kota (UMK) tanpa tebang pilih, baik untuk pengusaha lokal ataupun pengusaha dari luar daerah yang melakukan kegiatan usaha di Kota Bontang.

 

11) Rumah Kreasi Milenial

Dalam rangka menghadapi bonus demografi, sudah seharusnya Kota Bontang mempersiapkan dan melahirkan SDM unggul, yang lahir dan tumbuh dalam kondisi kesehatan yang baik, mendapatkan pendidikan berkualitas, memiliki karakter kuat, yakni agamis/religius, jujur, toleran, disiplin, pekerja keras dan cepat, responsif, inovatif, terbuka terhadap gagasan baru, mandiri, cinta tanah air, gemar membaca dan belajar, peduli lingkungan dan sosial, serta bertanggung jawab.

Sejalan dengan itu, Basri Rase-Najirah berkomitmen mewujudkan Rumah Kreasi Milenial yang merupakan wadah bagi generasi muda dan milenial untuk mengembangkan riset, potensi, inovasi, dan kreativitas mereka. Sehingga menjadi generasi hebat, yang memiliki SDM unggul dengan mengikuti berbagai kegiatan sebagai usaha untuk mengasah berbagai kreativitas seni-budaya, kompetensi keahlian, dan penguasaan bahasa asing.

 

12) Bontang Unggul

Dalam peningkatan kualitas SDM secara menyeluruh yang siap bersaing dan siap mengisi kebutuhan tenaga kerja, baik dalam lingkup lokal, regional, maupun global, Basri Rase-Najirah berkomitmen mempersiapkan SDM Kota Bontang yang unggul, yakni SDM yang cerdas, sehat, dan berdaya saing yang diwujudkan melalui:

1) ASN Unggul, pelaksanaannya melalui:

  • Penyediaan beasiswa stimulan maupun bantuan penuh bagi ASN untuk jenjang sarjana/magister/doktoral.
  • Pendidikan/pelatihan/magang.

2) Pelajar/Mahasiswa/Pendidik Unggul, pelaksanaannya melalui:

  • Standardisasi sarana prasarana pendidikan.
  • Pemantapan penyelenggaraan pendidikan gratis.
  • Penyediaan paket gratis perlengkapan sekolah.
  • Bantuan laptop bagi pelajar keluarga miskin.
  • Penyediaan beasiswa stimulan maupun bantuan penuh kepada pelajar/mahasiswa untuk jenjang sarjana dan pendidik untuk jenjang magister dan doktoral.
  • Kerja sama dengan perguruan swasta di Kota Bontang, khususnya dalam pengembangan kegiatan pengabdian masyarakat dan pengembangan kegiatan kemahasiswaan.

3) Tenaga Kerja Unggul, dilaksanakan melalui:

  • Pelatihan, sertifikasi keahlian/keterampilan, dan magang tenaga kerja.

4) Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan, dilaksanakan melalui:

  • Peningkatan fasilitas kesehatan, peningkatan kualitas SDM kesehatan, kerja sama dengan rumah sakit swasta.

 

13) Bontang Berseri (Bersih, Asri, Sehat, dan Lestari)

Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Maka menjadi kebahagiaan mengabdikan diri untuk masyarakat Kota Bontang. Itulah pengabdian hidup Basri Rase-Najirah. Oleh karenanya, komitmen untuk mewujudkan Kota Bontang Bersih, asri, Sehat, dan Lestari diimplementasikan dan direalisasikan melalui:

  • Penataan dan revitalisasi bangunan dan median jalan, trotoar sepanjang jalan utama.
  • Penataan bantaran sungai dengan revitalisasi dan penataan permukiman.
  • Penataan revitalisasi taman kota (RTH).
  • Penataan kawasan permukiman.
Baca Juga:  Safaruddin: Setelah Tuntaskan RUU MK, DPR Bahas RUU Kejaksaan

 

14) Pengembangan Pariwisata

Untuk mewujudkan Kota Bontang sebagai salah satu daerah destinasi wisata, baik regional maupun nasional, sehingga dapat pula memberi kontribusi yang lebih besar terhadap pengembangan ekonomi dan peningkatan penghasilan asli daerah (PAD).

Basri Rase-Najirah berkomitmen memajukan dan mengembangkan pariwisata Kota Bontang yang direalisasikan melalui program antara lain:

  1. BONTANG BERGAYA

Karakteristik Kota Bontang yang heterogen terdiri atas beragam etnis dan budaya adalah aset daerah. Oleh karenanya, Bontang Bergaya yang merupakan singkatan dari Bontang Beragam Budaya merupakan program pengembangan dan pelestarian ragam budaya nusantara yang merupakan warisan leluhur. Sehingga dapatlah mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh persatuan yang melahirkan harmoni dalam kehidupan masyarakat lintas agama, lintas etnis, lintas generasi, serta dapat menjadi agenda wisata budaya Kota Bontang.

  1. KAMPUNG BUDAYA GUNTUNG

Kampung Guntung yang status kewilayahannya ditetapkan sebagai Kelurahan Guntung memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan Kesultanan Kutai. Masyarakat dari suku Kutai yang ada di Kelurahan Guntung banyak mewarisi tradisi adat dan budaya dari Kesultanan Kutai.

Oleh karenanya, Basri Rase-Najirah berkomitmen melestarikan dan mengembangkan adat budaya masyarakat Kutai di Kota Bontang dengan menetapkannya sebagai Kampung Budaya Guntung sebagai kawasan budaya. Maka, implementasi program ini direalisasikan melalui:

  • Penataan kawasan dan pembangunan replika istana Kesultanan Kutai.
  • Pagelaran seni bduaya berjelanjutan.
  • Pembangunan akses jalan alternatif menuju Kampung Budaya Guntung.
  1. KAMPUNG AIR BONTANG KUALA

Bontang Kuala sebagai cikal bakal Kota Bontang, saat ini yang memiliki permukiman nelayan di atas air. Keunikan Kampung Air Bontang Kuala menjadi salah satu destinasi wisata dan ikon Kota Bontang.

Untuk itu Basri Rase-Najirah berkomitmen memajukan dan mengembangkan kawasan Bontang Kuala menjadi daerah dsetinasi wisata yang dapat memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan regional maupun nasional, bahkan mancanegara.

Implementasi program ini direalisasikan melalui:

  • Pengembangan fasilitas sarana penunjang wisata berupa home nstay, pengembangan area plaza, dan balon udara hias.
  • Penyelenggaran festival budaya dan pesta laut.
  • Penataan dan peningkatan infrastruktur Jalan Kapten Pierre Tendean untuk mengantisipasi banjir rob.

 

15) Penanggulangan Banjir

Bencana banjir selalu menjadi momok dan ancaman bagi masyarakat Kota Bontang, terganggunya aktivitas kehidupan, serta menngakibatkan kerugian materiel yang cukup besar.

Oleh karenanya, Basri Rase-Najirah berkomitmen penanggulangan banjir menjadi prioritas pemerintah daerah ke depan. Optimalkan penanganan banjir dengan melibatkan serta dukungan seluruh elemen masyarakat untuk percepatan pembangunan berbagai infrastruktur penanggulangan banjir yang implementasinya diwujudkan melalui sinergitas program dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat melalui balai wilayah sungai meliputi:

  • Percepatan pembangunan bendali Suka Rahmat.
  • Revitalisasi dan perluasan waduk Kanaan.
  • Normalisasi sungai dengan penurapan.
  • Penataan bantaran sungai dengan revitalisasi dan penataan permukiman.
  • Target jangka pendek penanggulangan daerah-daerah banjir yang tidak disebabkan oleh kiriman air dari hulu sungai.

Jangan lupa buat masyarakat Bontang, pada tanggal 09 Desember 2020, datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk mencoblos nomor urut satu, Basri Rase-Najirah. (***)

 

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Sudah Tiga Calon Kepala Daerah Meninggal karena Covid-19, Dua dari Kaltim

Politik

Baru Saja Dilantik, KBBKT Sangatta Selatan Langsung Tancap Gas Menangkan Mahyunadi-Kinsu

Politik

Warga Seniung Jaya Apresiasi Sulaiman, Mudah Ditemui dan Siap Lanjutkan Program Ridwan Suwidi

Politik

Dorong Percepatan Pertumbuhan di Tiap RT, Mahyunadi-Kinsu Siapkan Rp 50-100 Juta Per RT Setiap Tahunnya

Politik

Pilkada Samarinda, Kapolresta Samarinda Ingatkan Pasangan Calon soal Ikrar Sebelum Pencoblosan

Politik

Adi Darma, Calon Wali Kota Bontang Positif Covid-19

Politik

Satukan Tekad untuk Membawa Perubahan di Kutim, Generasi Milenial Deklarasi Menangkan Mahyunadi-Kinsu

Politik

Warga Desa Long Segar Sambut Kedatangan Mahyunadi-Kinsu, Berharap Agar Kutim Makin Maju