Home / News

Saturday, 24 October 2020 - 06:00 WIB

Sembilan Jabatan di Pemkot Samarinda Tak Bertuan, Saat Ini Hanya Diisi Oleh Pelaksana Tugas

Kantor Pemkot Samarinda. (ist)

Kantor Pemkot Samarinda. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Beberapa kursi pimpinan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Samarinda tak bertuan. Hingga kini posisinya lowong dan hanya diisi oleh pelaksana tugas.

Imbasnya, pengambilan kebijakan pun terbatas lantaran terbentur aturan. Asisten III Pemkot Samarinda, Ali Fitri Noor menyebut, hingga saat ini masih proses pengisian jabatan.

“Total ada sembilan jabatan kosong. Lima lainnya segera diisi, sisanya baru tahap awal,” ujar Ali Fitri Jumat (23/10/2020) pagi.

Informasi dihimpun, sembilan kursi eselon dua yang kosong tak hanya berasal dari beragam OPD. Dari total tersebut, lima di antaranya segera diisi lantaran telah mendapat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yakni Dinas Ketahanan Pangan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Kesehatan, dan staf ahli.

Sedangkan empat lainnya yang masih berproses ialah Dinas Perpustakaan, Dinas Perhubungan, Dinas Tenaga Kerja, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Surat rekomendasi lima jabatan tadi masih berada di Jakarta. Kami belum tahu kapan dikirim ke Samarinda,” jelasnya.

Sejatinya, urusan pengisian jabatan eselon dua tak mesti ke Kemendagri. Cukup lewat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) saja sudah bisa. Adanya tahapan pilkada menjadi kendala, sehingga arus pemberi rekomendasi berubah arah.

Bahkan Ali Fitri menyebut bila surat rekomendasi bisa tiba tahun ini atau tahun depan. Sebenarnya jika tak ada pandemi virus corona atau Covid-19 dan tahapan pilkada, proses lelang jabatan tak makan waktu. Maksimal bisa selesai dalam sebulan.

“Kami tak bisa memaksakan kondisi, jadi ditunggu saja,” tegasnya.

Lebih lanjut, keinginan agar jabatan tak lagi diisi oleh pelaksana tugas tentu selalu ada, namun dirinya tentu memahami situasi saat ini.

Baca Juga:  Fitur Baru WhatsApp yang Bikin Handphone Anda Enggak Lemot Lagi, Begini Caranya Pengaturannya

Sejumlah proses dalam urusan lelang jabatan, mulai dari pemberkasan, ujian hingga wawancara. Bahkan dalam tahapannya ada pula test psikologis.

Setelah semuanya dilalui, panitia seleksi (pansel) bakal menetapkan tiga nama. Nah, nama-nama itu kemudian diserahkan ke Kemendagri.

“Jadi surat rekomendasi turun itu bisa tahun ini. Bisa juga tahun depan,” katanya. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Enam Jabatan Tinggi di Kaltim Segera Terisi, Gubernur Punya Hak Prerogatif Memilih

News

Gawat, Persentase Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Kaltim Kalahkan Nasional

News

Bertepatan dengan Hari Raya Natal 2020 di Kaltim, Ditemukan Adanya 218 Kasus Positif Covid-19

News

Terpaparnya Zairin Zain Masih Simpang Siur, Pemancingan Umum Loa Bakung Diduga Jadi Tempat Karantina

News

500 Ribu Tenaga Kesehatan Telah Divaksin, Kementerian Kesehatan Gelar Vaksinasi Massal di Sejumlah Kota

News

Kasus Covid-19 Terus Mengalami Peningkatan, Kaltim Berada di Peringkat 6 Indonesia

News

Ribuan Pemilih Pemula di Samarinda Belum Punya e-KTP, Disdukcapil Buka Layanan di Akhir Pekan

News

Vaksinasi Dosis Kedua Pedagang Pasar Tradisional di Balikpapan Dilakukan, Ini Harapan Wali Kota