Home / Politik

Monday, 26 October 2020 - 06:00 WIB

Debat Publik Pilkada Balikpapan Ditunda Gegara Ketua KPU Positif Covid-19, Tracing Kontak Erat Dilakukan

Caption: Suasana saat debat publik di Pilkada Balikpapan yang terpaksa ditunda akibat Ketua KPU Balikpapan dinyatakan positif Covid-19. (Bima Putra Perkasa/Wayout.id)

Caption: Suasana saat debat publik di Pilkada Balikpapan yang terpaksa ditunda akibat Ketua KPU Balikpapan dinyatakan positif Covid-19. (Bima Putra Perkasa/Wayout.id)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan menunda kegiatan debat publik pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan, yang semula direncanakan berjalan pada Sabtu (24/10/2020) di aula Hotel Tjokro Balikpapan.

Debat publik bertajuk pendalaman materi yang seharusnya berjalan pukul 19.00 Wita ini dilakukan penundaan sebab ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha terinfeksi Covid-19.

“Debat publik kami nyatakan ditunda dalam waktu yang belum ditentukan, karena salah satu komisioner KPU yang beliau juga adalah ketua KPU, Pak Noor Thoha terinfeksi Covid-19,” kata Komisioner KPU Balikpapan, Syahrul Karim kepada awak media.

Syahrul mengatakan kepada awak media, Noor Thoha pada sore harinya sempat mendatangi lokasi acara untuk melakukan monitoring persiapan kegiatan tersebut.
Saat melakukan monitoring di sore hari itu Noor Thoha belum mendapatkan hasil tes swab apakah negatif atau positif.

Namun sekira pukul 18.30 Wita, tim gugus tugas mengabarkan hasil swab Noor Thoha yang ternyata positif Covid-19. Dia pun langsung meninggalkan Hotel Tjokro Balikpapan.

“Detik itu juga beliau langsung meninggalkan tempat acara. Memang beliau meminta secara mandiri untuk dilakukan swab, ya selama ini beliau tidak pernah keluar daerah itu hanya ke rumah kantor rumah kantor,” lanjut Syahrul.

Sesuai dengan aturan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020, yang diatur lebih rinci di petunjuk teknis (juknis) 465 tentang kampanye, terutama untuk debat diwajibkan mengikuti protokol Covid-19 yang berlaku di daerah setempat, maka KPU Balikpapan langsung berkoordinasi dengan Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan.

“Kami melakukan langkah konsultasi dengan gugus tugas dan hasilnya Pak Wali Kota (Rizal Effendi, Red.) menyarankan untuk dilakukan penundaan,” katanya.

Baca Juga:  Ssttt….. Dua Varian Realme 7 Series Akan Segera Masuk ke Indonesia

Akhirnya KPU Balikpapan bersama dengan Bawaslu, dan pasangan calon pun sepakat untuk dilakukan penundaan kegiatan debat dalam waktu yang belum ditentukan.

“Kegiatan pilkada (pemilihan kepala daerah) tetap berlangsung, kegiatan berjalan seperti normal saja,” pungkasnya.

Kemudian, pasca Noor Thoha dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan melakukan tracing dengan kontak erat.

“Terkait dengan insiden ini, maka gugus tugas akan melakukan rapid test terhadap seluruh orang yang bersinggungan dengan beliau, pertama di lingkungan KPU,” kata Syahrul.

Syahrul mengatakan, satgas pun segera menjadwalkan tracing kontak dengan melakukan rapid test di lingkungan KPU Balikpapan maupun yang melakukan kontak dengan Noor Thoha.

“Mungkin hari Senin akan dilaksanakan massal di KPU, rapid test dulu nanti kalau emang ada yang reaktif nanti urusannya di gugus tugas,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan tracing dilakukan pada kontak erat pasien positif dalam jarak satu meter dalam waktu 15 menit bersama-sama.

Pihaknya pun langsung meminta KPU Balikpapan untuk mendata nama-nama yang akan melakukan tes swab di hari Senin nantinya sebagai upaya tracing kontak.

“Tadi saya sampaikan kepada Pak Syahrul Komisioner KPU silakan memasukkan nama-nama kontak erat untuk tes swab hari Senin. Silakan didaftar, kami sarankan jika memang kontak erat di-swab, bukan rapid test,” katanya saat dihubungi melalui pesan singkat. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Merasa Diserang Black Campaign, Kuasa Hukum Andi Harun Laporkan “Berita Asyik” ke Polisi

Politik

Rampungkan Gelaran Musda ke V, PKS Samarinda Komitmen Siapkan Kader-Kader Muda di Kepengurusan

Politik

Pilkada Samarinda, Kapolresta Samarinda Ingatkan Pasangan Calon soal Ikrar Sebelum Pencoblosan

Politik

Vaksinasi Dosis Kedua di Parlemen Dilakukan, Safaruddin: Waspada Kemungkinan Embargo

Politik

Mahyunadi-Kinsu Pastikan Kesejahteraan Pemuka Agama, Diharapkan Bisa Fokus Membimbing Umat

Politik

Muhammad Samsun Hadiri Acara Pengantar Tugas Kapolda Kaltim

Politik

Siap Bersinergi Menjadikan Kutim Makin Maju, Wakil Gubernur Kaltim Dukung Penuh Mahyunadi-Kinsu

Politik

Bersama Sulaiman Eva Merukh-Ikhwan Wirawan, Mari Kita Wujudkan Kabupaten Paser Beriman