Home / News

Wednesday, 28 October 2020 - 06:00 WIB

Pria 40 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Samarinda, Kondisi Jasadnya Sudah Sangat Memprihatinkan

Proses evakuasi jasad Kadir yang ditemukan meninggal dunia di gubuknya. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

Proses evakuasi jasad Kadir yang ditemukan meninggal dunia di gubuknya. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Warga Kota Tepian ditemukan tak bernyawa, Selasa (27/10/2020) siang. Dia bernama Kadir.

Sejak sepekan terakhir, pria 40 tahun yang tinggal di bilangan Jalan Perintis 1, RT 30, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang tak lagi terlihat.

Namun belakangan diketahui, menghilangnya Kadir karena ia tak lagi bernyawa usai ditemukan di gubuk kediamannya. Pria yang kesehariannya berkebun itu sudah terbujur kaku. Bahkan wajahnya telah dipenuhi belatung.

Ketika ditemukan, jenazah Kadir sudah mulai mengalami pembusukan. Sejak teka-teki kehilangan Kadir, warga tentu bingung. Namun misteri tersebut akhirnya terungkap Selasa sekira pukul 12.00 Wita siang.

“Ada warga lapor ke saya. Dia (Kadir, Red.) memang tinggal sendiri. Sebelumnya ada anaknya di sana. Tapi sekarang sudah enggak. Dia juga sudah pisah sama istrinya,” kata Bambang Irsan, ketua RT 30.

Sebelumnya Kadir sempat menghuni di sebuah rumah tak jauh dari gubuk tersebut. Di kawasan RT 32 tepatnya. Namun, setelah mahligai rumah tangganya hancur, dirinya menempati gubuk tersebut.

“Tiga tahun sudah tinggal di gubuk itu. Rumahnya dijual setelah cerai. Dulu sempat di depo air tapi, sudah enggak lagi karena sifat temperamennya,” timpal Suprapto, ketua RT 32.

Sementara itu, Tim Inafis Polresta Samarinda yang tiba di gubuk tersebut langsung melakukan pemeriksaan. Jasad bapak beranak tiga itu langsung dievakusi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Syahrani (AWS).

Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang, Iptu Fahrudi menduga korban telah meninggal selama sepekan terakhir. Diduga meninggal karena sakit.

Hal itu dukung dari keterangan warga sekitar yang menyatakan Kadir terlihat pucat beberapa minggu terakhir saat dirinya terakhir terlihat. Dan, tidak ditemukannya tanda kekerasan pada pemeriksaan awal.

Baca Juga:  Sudah 5.354 Orang Terpapar Virus, Penyebaran Covid-19 di Kaltim Mengkhawatirkan

“Tapi pastinya, kami masih tunggu hasil visum. Kami juga mencoba menghubungi keluarganya,” singkatnya. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Gawat, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Samarinda Tembus Angka 100 Kasus

News

Nasional Pecah Rekor Positif Covid-19, Kaltim Tambah 196 Kasus

News

Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Kaltim, Masyarakat Bakal Divaksin Serentak pada 14 Januari 2021

News

Samarinda Makin Gawat, Ada 52 Klaster Keluarga Terpapar Virus

News

Samarinda Belum Beranjak dari Zona Oranye, Jumlah Pasien Terpapar Covid-19 Malah Terus Meningkat

News

Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Samarinda, THM Dilarang Beroperasi hingga 8 Oktober

News

Operasi Lilin Mahakam Jelang Natal dan Tahun Baru, Polisi Amankan 932 Gereja dan 85 Objek Wisata

News

Proyek MYC Pemprov Diduga Tak Punya Amdal dan Kajian Teknis, Usulan Kurang Diterima Kemendagri