Home / Politik

Friday, 30 October 2020 - 20:03 WIB

Debat Publik Bahas Industri 4.0, Mahyunadi-Kinsu Bakal Menjadikan Sektor Usaha di Kutim Lebih Modern

Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu tampil dalam debat publik. (ist)

Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu tampil dalam debat publik. (ist)

INTREN.ID, SANGATTA – Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu paham betul tentang perkembangan zaman. Dalam Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutim di aula ballroom Hotel Mercure Samarinda, Rabu (28/10/2020), pasangan ini memaparkan program-program dalam rangka mengikuti perkembangan zaman.

Salah satu tema debat tersebut adalah terkait industri 4.0. Mahyunadi menjelaskan, industri sudah mengalami perubahan. Sehingga dibutuhkan perubahan drastis untuk menyambut industri 4.0 tersebut.

“Itulah yang harus kami lakukan, perubahan. Dengan menata kembali tidak cukup. Karena industri berubah. Yang dulu offline sekarang online. Kita duduk di Sangatta, datang barang dari Jakarta, lewat online,” kata ketua DPRD Kutim 2014-2019 itu.

Oleh karena itulah, sambung Mahyunadi, untuk maju Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim harus membina masyarakatnya. Bahkan, pasangan nomor urut satu itu juga memastikan bahwa industri 4.0 akan menyasar sektor peertanian.

“Petaninya harus mengikuti industri 4.0 itu. Pedagangnya harus mengikuti industri 4.0 itu,” tegasnya.

Bahkan Mahyunadi juga menyinggung soal sepinya Pasar Induk Sangatta. Menurutnya, itu semua terjadi bukan karena banyaknya waralaba yang menjamur di Sangatta.

“Sekarang orang tidak datang ke Pasar Induk Sangatta, alasannya gara-gara banyaknya waralaba. Padahal salah satu indikatornya orang tidak datang ke Pasar Induk Sangatta itulah gara-gara banyaknya pedagang online. Itulah yang saya katakan industri 4.0. Yang dulunya offline, sekarang menjadi online. Otomatis kita harus menyulap petani-petani kita untuk mengikuti industri 4.0,” tutupnya.

Usai debat, H Kinsu menjelaskan, Mahyunadi-Kinsu sudah menyiapkan misi menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat dengan mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM), koperasi, agribisnis, dan agroindustri.

“Implementasi programnya meliputi, kemudahan kredit modal usaha UMKM, dan pengembangan koperasi. Kemudian bantuan saprodi pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan, serta peningkatan nilai tambah hasil produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan,” kata pengusaha sukses itu.

Baca Juga:  Hasil Survei LSI dengan JIP Menangkan Andi Harun-Rusmadi, Punya Persentase Tinggi di Pilkada Samarinda

Selain itu, Mahyunadi-Kinsu juga mendorong penyerapan tenaga kerja lokal di semua industri (pertambangan, migas, CPO dan turunannya), pengembangan pariwisata dan budaya lokal, serta mengembangkan program desa mandiri dan sejahtera. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Thohari Aziz Meninggal Jelang Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Balikpapan, Safaruddin: Beliau Orang Baik

Politik

Founder Rahmatan Lil’alamin Dukung Penuh Sulaiman-Ikhwan, Berharap Segera Berbentuk Yayasan

Politik

Beredar Flyer Barkati-Darlis Bergambar Mendiang Siswadi, Ketua PDI  Perjuangan Kaltim Ingatkan Sanksi

Politik

Balikpapan dan Kukar Diikuti Satu Pasangan, Ini Potensi Sengketa yang Terjadi

Politik

Daftar Pilkada, Zairin-Sarwono Naik Angkot Datangi KPU Samarinda

Politik

7 Hari Mencari Pengganti Muharram, PKS Kocok Ulang Kandidat di Pilkada Berau

Politik

Warga Seniung Jaya Apresiasi Sulaiman, Mudah Ditemui dan Siap Lanjutkan Program Ridwan Suwidi

Politik

Bakal Digelar Selama 71 Hari, Proses Pilkada Dimulai Sejak 26 September 2020