Home / Politik

Sunday, 1 November 2020 - 06:00 WIB

Warga Desa Benua Ilir Mengadu ke Mahyunadi-Kinsu, Keluhkan Pengurusan Administrasi hingga Kesulitan Pupuk

Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu didoakan oleh warga Desa Benua Ilir, Kecamatan Sangkulirang untuk membawa Kutim Makin Maju. (ist)

Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu didoakan oleh warga Desa Benua Ilir, Kecamatan Sangkulirang untuk membawa Kutim Makin Maju. (ist)

WAYOUT.ID, SANGATTA – Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu berkunjung ke Desa Benua Ilir, Kecamatan Sangkulirang, Sabtu (31/10/2020). Sekira pukul 20.00 hingga 22.00 Wita, pasangan nomor urut satu itu bertatap muka langsung dengan warga.

Berbagai persoalan diadukan warga kepada Mahyunadi-Kinsu. Mulai dari ribetnya mengurus administrasi. Warga mengeluhkan, di era digital sekarang, mengurus administrasi masih dilakukan dengan cara konvensional.

“Katanya sejak tiga tahun lalu sudah serba digital. Nyatanya kami belum pernah merasakan program seperti itu. Urus surat-surat tetap ke Sangatta,” keluh Rahmad, salah seorang warga.

Yani, petani setempat menguluhkan soal pupuk. Petani mengaku bingung harus membeli pupuk di mana. Hal itu berdampak pada hasil buah sawit yang dipanen, tidak sebagus yang dikelola perusahaan setempat.

“Bagaimana petani plasma sawit ini bisa memupuk seperti perusahaan. Kami bingung beli pupuk di mana. Mau beli ke perusahaan enggak bisa juga. Sehingga para petani sawit hanya melakukan sekali pemupukan dalam setahun. Hasil buahnya enggak sebagus hasil perusahaan,” keluhnya.

Menanggapi keluhan warga terkait urusan administrasi, Mahyunadi memiliki komitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik dan berbasis elektronik. Di mana, penerapan e-goverment dan e-budgeting dilakukan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Insya Allah jika diberi amanah memimpin Kutai Timur (Kutim), kita lakukan perubahan. Nanti kita buatkan aplikasinya. Urus izin, urus surat-surat, urus kartu keluarga, KTP, akta kelahiran, apapun lewat handphone, tidak perlu ke Sangatta. Cukup di kantor kecamatan nanti langsung terkoneksi di Sangatta. Itu yang namanya pelayanan publik berbasis elektronik,” tegas Mahyunadi.

Dia mengatakan, saat ini sudah memasuki industri 4.0. Tidak hanya sektor industri saja yang dikembangkan menuju arah digitalisasi. Pemerintahan juga harus berbasis elektronik. Sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Anda Mengalami Stres Berat, Cobalah untuk Berlibur ke Negara Ini

“Makanya saya katakan, menata kembali itu tidak cukup. Harus ada perubahan. Di bidang pelayanan publik kita siapkan e-government, di sektor anggaran kita siapkan e-budgeting,” tegasnya.

Sementara H Kinsu menambahkan, di sektor ekonomi, Mahyunadi-Kinsu berkomitmen menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat dengan mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM), koperasi, agribisnis dan agroindustri.

“Program yang kita siapkan untuk petani adalah, kemudahan kredit modal usaha UMKM, dan pengembangan koperasi. Ada juga bantuan saprodi (sarana produksi) pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan. Dan yang paling penting, peningkatan nilai tambah hasil produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan,” tutur H Kinsu.

Menurut pengusaha muda itu, petani-petani di Kutim harus sejahtera. Harus bisa mewujudkan ketahanan pangan. “Untuk itulah, Mahyunadi-Kinsu hadir untuk menawarkan perubahan. Agar Kutim Makin Maju,” tutupnya. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Suara Sah Mahyunadi-Kinsu Dianggap Hangus, BSPN Kaltim Ungkap Dugaan Pelanggaran di Kecamatan Busang

Politik

Pilkada Kukar: Banteng Komitmen Dukung Edi Damansyah-Rendi Solihin

Politik

Prioritaskan Kecepatan dan Kualitas Layanan, Basri Rase-Najirah Adi Darma Siapkan Mal Pelayanan Publik

Politik

Tak Ada Sanksi Khusus Bagi Calon Kepala Daerah yang Langgar Protokol Kesehatan

Politik

Demi Wujudkan Kecintaan kepada Tokoh Idolanya, Gadis Cilik Ini Lukis Wajah Mahyunadi-Kinsu

Politik

Dugaan Pelanggaran Kampanye Barkati-Darlis di Samarinda Tak Dilanjutkan

Politik

Jelang Pencoblosan 9 Desember 2020, Tiga Pasangan Calon di Samarinda Ikrar Siap Menang Siap Kalah

Politik

Wujudkan Kota Bontang Hebat dan Beradab, Basri Rase-Najirah Adi Darma Tingkatkan Sarana Ibadah dan Olahraga