Home / News

Monday, 2 November 2020 - 06:00 WIB

Bawaslu Bontang Bubarkan Kegiatan LSI Denny JA, Dianggap Tak Terdaftar di KPU dan Melanggar PKPU

Suasana pembubaran pemaparan hasil survei LSI Denny JA dan JIP, oleh Bawaslu Bontang, Minggu (1/11/2020) malam. (Bima Putra Perkasa/Wayout.id)

Suasana pembubaran pemaparan hasil survei LSI Denny JA dan JIP, oleh Bawaslu Bontang, Minggu (1/11/2020) malam. (Bima Putra Perkasa/Wayout.id)

WAYOUT.ID, BONTANG – Sikap tegas ditunjukkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bontang. Minggu (1/11/2020) malam, Bawaslu Bontang membubarkan konferensi pers pemaparan survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA dan Jaringan Isu Publik (JIP) di Café Teras, Bontang Kuala.

Sikap Bawaslu Bontang bukan tanpa sebab. Pasalnya lembaga survei tersebut tidak terdaftar di KPU Bontang maupun Bawaslu Bontang. Hingga saat ini, hanya Indo Barometer yang terdaftar di penyelenggara pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Taman itu.

Pembubaran dilakukan setelah sekira satu jam LSI Denny JA memaparkan hasil survei. Saat itu, Fadli Fahri dari LSI Denny JA, sebagai pembicara baru saja memaparkan hasil surveinya. Saat melakukan sesi tanya jawab, tiba-tiba ketua Bawaslu Bontang Nasrullah, dan Komisioner Bawaslu Bontang, Agus Susanto datang dan meminta pemaparan dihentikan.

“Ini survei dari siapa, sudah daftar di KPU enggak. Kalau belum (terdaftar), tolong dihentikan,” tegas Nasrullah. Kedua belah pihak sempat berdebat. Pasalnya LSI JA mengaku, keberadaannya telah mengantongi legalitas dari Kesbangpol provinsi dan kota.

“Kalau memang harus mendaftar di KPU terlewat, kami minta maaf,” ucap Fadli mewakili LSI Denny JA.

Kendati demikian, Bawaslu bersikeras bahwa LSI Denny JA melanggar. Bahkan kegiatan pemaparan survei yang digelar diduga melanggar Peraturan KPU (PKPU). Pihak Bawaslu Bontang pun langsung mendata lembaga survei tersebut.

Nasrullah khawatir hasil survei yang nantinya dirilis, justru menganggu stabilitas keamanan politik di daerahnya. “Jika tidak terdaftar di KPU, artinya tidak resmi. Mau berhenti sendiri atau dibubarkan polisi,” tegas Nasrullah lagi kepada pihak LSI Denny JA.

Mau tidak mau, pihak LSI Denny JA pun membubarkan diri. Mereka buru-buru meninggalkan lokasi acara tanpa sempat dimintai keterangan. (***)

Baca Juga:  Senin Membara di Samarinda, Tiga Kebakaran Terjadi di Lokasi dan Waktu Berbeda

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

55 Orang Diperiksa Bawaslu Samarinda, Kira-Kira Ada Masalah Apa Ya…

News

Satu Pasien Sudah Dinyatakan Sembuh, Mahulu Kembali Dinyatakan Bebas dari Virus Corona

News

Laporan Kasus Harian Bikin Cemas, Kaltim Peringkat Dua Penambahan Kasus Baru Positif Covid-19

News

Gawat, Enam Kecamatan di Samarinda Masuk Zona Merah Covid-19

News

500 Ribu Tenaga Kesehatan Telah Divaksin, Kementerian Kesehatan Gelar Vaksinasi Massal di Sejumlah Kota

News

96 Pos Pelayanan untuk Amankan Tahun Baru, THM dan Tempat Karaoke di Samarinda Tutup

News

Terpaparnya Zairin Zain Masih Simpang Siur, Pemancingan Umum Loa Bakung Diduga Jadi Tempat Karantina

News

Seleksi Pejabat Pemprov Kaltim Selesai, Inilah Daftar 13 Pejabat yang Dilantik Isran Noor