Home / Politik

Tuesday, 3 November 2020 - 06:00 WIB

Warga Desa Marukangan Keluhkan Jaringan Telekomunikasi, Mahyunadi-Kinsu Pastikan Terkoneksi

Warga Desa Marukangan begitu antusias menyampaikan aspirasinya kepada Mahyunadi-Kinsu. (ist)

Warga Desa Marukangan begitu antusias menyampaikan aspirasinya kepada Mahyunadi-Kinsu. (ist)

WAYOUT.ID, SANGATTA – Dalam kunjungannya ke Desa Marukangan, Kecamatan Sandaran, calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu mendapat banyak keluhan dari warga. Hal itu tentu saja menjadi catatan penting bagi pasangan nomor urut satu.

Warga Desa Marukangan, Rahman mengungkapkan, salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat setempat adalah jaringan telekomunikasi. Hal itu tentu saja cukup miris mengingat di tengah arus digitalisasi, masyarakat malah belum bisa mengakses internet.

“Masalah jaringan telekomunikasi menjadi harapan kami agar bisa diselesaikan oleh Mahyunadi-Kinsu. Sehingga warga kami dapat mengakses informasi. Saat ini, mau telepon saja susah sinyal, apalagi mau buka internet. Kami makin yakin bahwa Mahyunadi-Kinsu bisa merealisasikannya,” kata Rahman.

Mahyunadi pun memastikan bahwa dalam satu periode kepemimpinannya, jaringan telekomunikasi akan terkoneksi. Hal itu tertuang dalam misinya untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan proporsional.

“Pembangunan infrastruktur itu tidak hanya bicara soal jalan. Namun infrastruktur secara menyeluruh. Mahyunadi-Kinsu punya tahapannya. Sembari penambahan ruas dan peningkatan kualitas jalan dilakukan, elektrifikasi listrik di semua desa harus dilakukan. Setelah teraliri listrik, bisa dibangun tower telekomunikasi. Insya Allah, itu semua selesai dalam satu periode,” tegas ketua DPRD Kutim 2014-2019 itu.

Persoalan repot dan ribetnya mengurus perizinan juga dikeluhkan warga. Susi, warga setempat mengungkapkan, selama ini kalau mau urus administrasi dan perizinan harus ke Sangatta dulu. “Jaraknya jauh. Ini yang kami keluhkan,” kata Susi.

Keluhan Susi pun sudah dalam tertuang dalam misi Mahyunadi-Kinsu. Yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik dan berbasis elektronik. Di mana, Mahyunadi-Kinsu menerapkan e-goverment dan e-budgeting dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga:  Rapat Pleno Tingkat Kota Telah Usai, Andi Harun-Rusmadi Sah Menjadi Pemimpin Samarinda

“Kita sudah masuk era digitalisasi. Harusnya semua yang berurusan dengan pemerintah menjadi mudah. Oleh karena itulah, Mahyunadi-Kinsu akan menerapkan e-government dalam pelayanan publik dan e-budgeting dalam menata anggaran. Lewat e-government, urus perizinan lewat online. Setelah elektrifikasi listrik, insya Allah kita bangun tower telekomunikasi,” tegas Mahyuandi.

Sementara, warga lainnya, Suyono mengeluhkan soal lahan perusahaan yang tidak memiliki hak guna usaha (HGU). “Ada lahan perusahaan yang gelap. Tidak punya HGU,” tegas Suyono.

H Kinsu pun merespon, bahwa penertiban akan dilakukan oleh Mahyunadi-Kinsu. Berlatar belakang sebagai pengusaha, H Kinsu tahu betul bagaimana mengajak perusahaan untuk taat pada aturan.

“Nanti kita selesaikan. Yang kurang kita benahi. Lalu, lahannya kita bagi-bagi untuk dijadikan plasma masyarakat,” tegas pengusaha muda itu.

Membangun Kutim ke depan tidaklah mudah. Dukungan dari masyarakat sangat menentukan nasib kabupaten berpenduduk 424.171 jiwa (semester I 2020) itu. Jika salah memilih memimpin pada 9 Desember mendatang, harapan untuk menikmati program-program tersebut di atas akan sirna.

Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin yang memiliki kualitas, pengalaman, dan paham dengan kondisi masyarakat. Kehadiran masyarakat dalam rangka membawa Kutim untuk perubahan sangat dibutuhkan. Syaratnya adalah coblos nomor satu, Mahyunadi-Kinsu. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Viral, Beredar Nama-Nama Penjabat Sementara Lima Daerah di Kaltim Beredar

Politik

Rumah Jabatan Belum Ditempati Ketua Dewan, DPRD Samarinda Sebut Sudah Temui Pihak Terkait

Politik

Barkati-Darlis Terakhir Mendaftar, Pilkada Samarinda Diikuti Tiga Kontestan

Politik

PDI Perjuangan Back Up Penuh Mahyunadi-Kinsu, Safaruddin: Kutim Semakin Maju, Semakin Sejahtera

Politik

Merasa Diserang Black Campaign, Kuasa Hukum Andi Harun Laporkan “Berita Asyik” ke Polisi

Politik

Pilkada Kukar: Banteng Komitmen Dukung Edi Damansyah-Rendi Solihin

Politik

Basri Rase-Najirah Adi Darma Gratiskan Perlengkapan Sekolah, Sekaligus Berdayakan Penjahit Lokal

Politik

Gubernur-Wakil Gubernur Pastikan Pilkada Lancar, Imbau Semua Pihak Saling Menghormati