Home / News

Thursday, 5 November 2020 - 06:00 WIB

Angka Sembuh Covid-19 di Kaltim Mencapai 81,3 Persen, Safaruddin Ingatkan Masyarakat Jangan Lengah

Anggota DPR RI Dapil Kaltim sekaligus ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim, Drs H Safaruddin. (Pudink/Wayout.id)

Anggota DPR RI Dapil Kaltim sekaligus ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim, Drs H Safaruddin. (Pudink/Wayout.id)

WAYOUT.ID, BALIKPAPAN – Pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Kaltim mencapai 81,3 persen per Rabu (4/11/2020). Berdasarkan data terbaru, Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim melaporkan dari akumulasi total 14.643 pasien yang terinfeksi virus beralias corona, 11.900 di antaranya sembuh.

Sementara itu, pada Rabu dilaporkan tambahan 146 kasus positif. Sedangkan di saat bersamaan 125 pasien dinyatakan sembuh. Dari 146 kasus positif pada Rabu ini, 54 di antaranya berasal dari Kabupaten Kutai Timur (Kutim), diikuti Samarinda 39 kasus, Balikpapan 25 kasus, Paser 12 kasus, Berau 10 kasus, dan Bontang enam kasus.

Sedangkan dari 125 kasus peasien sembuh, 41 kasus berasal dari Samarinda, diikuti Balikpapan 32 kasus, Bontang 25 kasus, Kutim 14 kasus, Paser 8 kasus, Berau 3 kasus, serta masing-masing satu kasus di Kutai Kartanegara (Kukar) dan Penajam Paser Utara (PPU).

Menanggapi hal itu, anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim, Drs H Safaruddin mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah. Menurutnya, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19.

“Meskipun total angka pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 mencapai 81,3 persen, namun kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai pasien yang terpapar Covid-19 meningkat. Apalagi jika sampai jatuh korban jiwa lagi,” imbau ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu.

Menurutnya, mematuhi protokol kesehatan sangat penting untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Ayo, turunkan risiko penularan Covid-19 dengan 3 M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan,” kata Kapolda Kaltim 20115-2018 itu.

Dengan gerakan 3M, Drs H Safaruddin mengajak masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Pudink/Wayout.id)

Diakuinya, pandemi Covid-19 memberikan efek yang luar biasa. Di mana salah satu yang paling terpukul adalah sektor perekonomian. Tidak sedikit pengusaha yang gulung tikar, pedagang sepi pembeli, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) yang merajalela.

Baca Juga:  Rentetan Aksi Terorisme Terjadi di Indonesia, Ini Imbauan Anggota Komisi III DPR RI Asal Kaltim

“Untuk mengakhiri pandemi Covid-19, penyebaran virusnya harus dihentikan. Untuk itulah, mari ikuti protokol kesehatan. Jika menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar, maka pandemi akan berakhir. Dengan demikian, sektor ekonomi bisa berjalan normal lagi,” kata mantan Kapolda Kaltim itu.

Dia pun mendorong pemerintah untuk intens memberikan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat. Oleh karenanya, butuh kerja sama antara seluruh stake holders  agar pandemi ini segera berlalu. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Usai Pilkada Samarinda, Dinas Kesehatan Tak Temukan Adanya Lonjakan Kasus Covid-19

News

Angka Pasien Terpapar Covid-19 di Kaltim Kian Meroket, Terjadi Penambahan 512 Kasus Baru

News

Akhir Pekan Ini di Balikpapan, Rapid Test Massal Ibu Hamil di Seluruh Puskesmas

News

Dilarang Gelar Resepsi Pernikahan di Balikpapan, Meski Sudah Pegang Izin Tetap Ditunda

News

Ada Ratusan Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Per Harinya, Masyarakat Kaltim Rentan Terpapar

News

Hasil Tes Swab Massal di Bandara APT Pranoto Samarinda, 160 Pegawai Dinyatakan Negatif Covid-19

News

Gawat, Persentase Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Kaltim Kalahkan Nasional

News

Tiap Tahun Kutim Mengalami Defisit Anggaran, Mahyunadi-Kinsu Beberkan Fakta Mengejutkan saat Debat Publik