Home / Politik

Thursday, 5 November 2020 - 06:00 WIB

Mahyunadi Kunjungi Desa Makmur Jaya, Pastikan Persoalan Infrastruktur Tuntas di Periode Pertama

Calon Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi bersilaturahmi dengan warga Desa Makmur Jaya, Kecamatan Kongbeng. (ist)

Calon Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi bersilaturahmi dengan warga Desa Makmur Jaya, Kecamatan Kongbeng. (ist)

WAYOUT.ID, SANGATTA – Calon Bupati Kutai Timur (Kutim), H Mahyunadi SE MSi tahu betul kondisi daerahnya. Menurut calon nomor urut satu itu, persoalan infrastruktur menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus dituntaskan.

Saat menggelar silaturahmi dengan warga Desa Makmur Jaya, Kecamatan Kongbeng, Rabu (4/11/2020) sore, Ketua DPRD Kutim 2014-2019 itu pun memastikan bahwa persoalan infrastruktur akan selesai di periode pertamanya memimpin.

Memiliki visi “Terwujudnya Kabupaten Kutai Timur yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera Berlandaskan Gotong Royong”, Mahyunadi yang berpasangan dengan H Lulu Kinsu memastikan bahwa dari segi anggaran, Kutim sebenarnya mampu untuk membangun infrastruktur secara merata dan menyeluruh.

“Komitmen Manyunadi-Kinsu adalah mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan proporsional. Artinya, pembangunan infrastruktur secara menyeluruh. Tidak hanya dari segi fisik, namun juga kebutuhan mendasar lain yang dibutuhkan masyarakat seperti listrik, air, hingga jaringan telekomunikasi,” katanya.

Guna mewujudkan pembangunan infrastruktur tersebut, Mahyunadi-Kinsu sudah menyiapkan empat program. Pertama, penambahan ruas dan peningkatan kualitas jalan. Kedua, penyelesaian pelabuhan laut Sangatta dan pembangunan bandara. Ketiga, elektrifikasi listrik di semua desa, serta keempat sambungan instalasi PDAM di semua desa.

“Insya Allah program itu akan tuntas dalam satu periode. Dengan infrastruktur yang baik, konektivitas antardaerah, antarkecamatan, dan antardesa akan terjalin. Dengan demikian, akan berimbas pada semua sektor. Ekonomi akan tumbuh dengan sendirinya,” kata Mahyunadi.

Warga Desa Makmur Jaya, Kecamatan Kongbeng antusias menyambut program-program Mahyunadi-Kinsu untuk menjadikan Kutim Makin Maju. (ist)

Tak hanya itu, Mahyunadi-Kinsu juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang cerdas, sehat, berbudi pekerti luhur, dan berdaya saing. Di mana, sektor yang akan disasar adalah pendidikan, kesehatan, dan sosial keagamaan.

Baca Juga:  Wujudkan Kota Bontang Hebat dan Beradab, Basri Rase-Najirah Adi Darma Tingkatkan Sarana Ibadah dan Olahraga

“Di bidang pendidikan, Mahyunadi-Kinsu berkomitmen mengalokasikan anggaran 20 persen di bidang pendidikan untuk bantuan perlengkapan siswa, pemberian beasiswa, pendidikan nonformal, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru serta pendirian dan pengembangan balai latihan kerja. 20 persen itu harga mati. Tidak akan ditawar lagi,” tegasnya.

Di bidang kesehatan, Mahyunadi-Kinsu akan menitikberatkan pada pembangunan rumah sakit pratama, pembangunan rumah dokter, peningkatan kualitas sarana, prasarana dan pelayanan kesehatan, bantuan pengobatan bagi masyarakat kurang mampu serta bantuan pemenuhan gizi ibu hamil dan balita.

“Selama ini, pusat kesehatan hanya terfokus di Sangatta. Ke depan, kita bangun di tiap wilayah. Sehingga masyarakat bisa merasakan fasilitas kesehatan yang layak. Tidak harus jauh-jauh lagi ke Sangatta,” tegasnya.

Selain itu, peningkatan dan pemerataan kualitas pemuka agama dan rumah ibadah juga menjadi program Mahyunadi-Kinsu. “Alhamdulillah, banyak habib, ulama, dan pemuka agama yang menyarankan kepada saya untuk meningkatkan kualitas pemuka agama dan rumah ibadah. Dan itu sejalan dengan cita-cita saya dan H Kinsu untuk memberi penghargaan kepada pemuka agama. Biar makin semangat mendidik umat,” imbuhnya.

Membangun Kutim ke depan tidaklah mudah. Di tengah meningkatnya angka kemiskinan, banyaknya infrastruktur jalan yang rusak, kualitas pendidikan yang harus ditingkatkan, fasilitas kesehatan yang belum merata, hingga kesejahteraan masyarakat harus diselesaikan. Jika salah memilih pemimpin pada 9 Desember mendatang, harapan untuk menikmati program-program tersebut di atas akan sirna.

Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin yang memiliki kualitas, pengalaman, dan paham dengan kondisi masyarakat. Kehadiran masyarakat dalam rangka membawa Kutim untuk perubahan sangat dibutuhkan. Syaratnya adalah, pada tanggal 9 Desember mendatang, coblos nomor satu, Mahyunadi-Kinsu. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

 

Share :

Baca Juga

Politik

Doa Sultan Kutai untuk Mahyunadi-Kinsu, Dianggap Mampu Menjaga Nilai Luhur dan Kebudayaan Masyarakat

Politik

Dukung Andi Harun-Rusmadi, Safaruddin: Tak Bisa Ditawar, Harus Menangkan

Politik

Warga Seniung Jaya Apresiasi Sulaiman, Mudah Ditemui dan Siap Lanjutkan Program Ridwan Suwidi

Politik

Warga Pesisir Antusias Sambut Sulaiman-Ikhwan, Minta Prioritaskan Program Kesejahteraan

Politik

Baru Saja Dilantik, KBBKT Sangatta Selatan Langsung Tancap Gas Menangkan Mahyunadi-Kinsu

Politik

Pilkada Kukar: Banteng Komitmen Dukung Edi Damansyah-Rendi Solihin

Politik

Dugaan Pelanggaran Kampanye di Kota Tepian, Bawaslu Samarinda Temukan Bukti Minyak dan Kartu Nama

Politik

Ada Guru Honorer di Kutim Digaji Rp 50 Ribu Per Bulan, Mahyunadi-Kinsu Suarakan Perubahan