Home / Politik

Friday, 6 November 2020 - 06:00 WIB

Dorong Percepatan Pertumbuhan di Tiap RT, Mahyunadi-Kinsu Siapkan Rp 50-100 Juta Per RT Setiap Tahunnya

Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu mengunjungi langsung warganya dalam rangka menjadikan Kutim Makin Maju. (ist)

Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu mengunjungi langsung warganya dalam rangka menjadikan Kutim Makin Maju. (ist)

WAYOUT.ID, SANGATTA – Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu hadir untuk membawa perubahan. Dengan visi “Terwujudnya Kabupaten Kutai Timur yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera Berlandaskan Gotong Royong”, pasangan ini akan menjadikan Kutim Makin Maju.

Salah satu yang menjadi sasaran adalah mewujudkan tata kelola lingkungan yang baik serta tatanan kehidupan sosial yang harmonis. Di mana, calon nomor urut satu ini juga mengajak masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan di daerahnya.

Guna merealisasikannya, Mahyunadi-Kinsu akan menyiapkan alokasi anggaran Rp 50-100 juta per RT per tahun untuk kegiatan sosial, sarana olahraga dan seni, kegiatan keagamaan, dan kegiatan penataan lingkungan di tiap RT.

“Nantinya, anggaran itu akan dikelola oleh RT. Mau dibuat apa anggaran itu, cukup dimusyawarahkan di tingkat RT. Sehingga, kegiatan yang wilayah cakupannya RT, bisa segera dijalankan. Ini penting dalam rangka mendorong pertumbuhan di tingkat RT, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun daerahnya,” kata Mahyunadi.

Tak hanya itu, Mahyunadi-Kunsu juga menyiapkan program penataan peruntukan lahan per kecamatan. Di mana, semua pihak dilibatkan dalam penentuan peruntukan lahan. Sehingga tidak terjadi tumpang tindih. “Semua itu harus diatur sedemikian rupa, dengan melibatkan banyak pihak,” katanya.

Selain itu, pembinaan lembaga adat, organisasi masyarakat (ormas), organisasi kepemudaan (OKP), olahraga, seni dan budaya, juga dilakukan. “Karena itu semua adalah wadah bagi masyarakat. Sehingga pemerintah punya peran besar untuk memfasilitasinya,” tegasnya.

Kemudian, Mahyunadi-Kinsu akan menumbuhkembangkan budaya gotong-royong dalam masyarakat. “Budaya gotong royong ini harus kita pertahankan. Bisa dengan kerja bakti, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan, dan masih banyak lagi,” tuturnya.

Membangun Kutim ke depan tidaklah mudah. Di tengah meningkatnya angka kemiskinan, banyaknya infrastruktur jalan yang rusak, kualitas pendidikan yang harus ditingkatkan, fasilitas kesehatan yang belum merata, hingga kesejahteraan masyarakat harus diselesaikan. Jika salah memilih pemimpin pada 9 Desember mendatang, harapan untuk menikmati program-program tersebut di atas akan sirna.

Baca Juga:  Lebaran di Tengah Pandemi, Safaruddin: Kita Rayakan Kemenangan dengan Mematuhi Protokol Kesehatan

Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin yang memiliki kualitas, pengalaman, dan paham dengan kondisi masyarakat. Kehadiran masyarakat dalam rangka membawa Kutim untuk perubahan sangat dibutuhkan. Syaratnya adalah, pada tanggal 9 Desember mendatang, coblos nomor satu, Mahyunadi-Kinsu. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Founder Rahmatan Lil’alamin Dukung Penuh Sulaiman-Ikhwan, Berharap Segera Berbentuk Yayasan

Politik

KPU Kukar Sudah Klarifikasi 14 Pihak, Edi Damansyah Dipastikan Tak Terbukti Melanggar

Politik

Ribut-Ribut soal Ijazah Mahyunadi (Lagi), Pengamat: Tidak Produktif

Politik

Pilkada Samarinda, Kapolresta Samarinda Ingatkan Pasangan Calon soal Ikrar Sebelum Pencoblosan

Politik

Status Ijazah Mahyunadi Digoreng Jadi Isu Politik, Ini Jawaban Sang Kakak

Politik

Bersama Sulaiman Eva Merukh-Ikhwan Wirawan, Mari Kita Wujudkan Kabupaten Paser Beriman

Politik

Deklarasi Soppeng Masseddi untuk Mahyunadi-Kinsu: Satu Tujuan, Satu Harapan, Menangkan Nomor Satu

Politik

Amankan Jalannya Pilkada di Kaltim, Berikut Fokus Pengamanan Polisi