Home / News

Saturday, 7 November 2020 - 06:00 WIB

Usai Libur Panjang di Balikpapan, Tak Banyak Masyarakat yang Mengikuti Rapid Test Gratis di Puskesmas

ilustrasi. (ist)

ilustrasi. (ist)

WAYOUT.ID, BALIKPAPAN – Usai libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW dan akhir pekan, Pemerintah Kota Balikpapan telah menyediakan rapid test gratis kepada seluruh masyarakat yang merasa kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Namun, pemerintah menyayangkan lantaran hanya ada 20 orang yang mau menjalani rapid test untuk tracing kontak dari klaster libur panjang ini.

“Seluruhnya hanya ada 20 orang mau melakukan melakukan rapid test. Pemerintah menyiapkan pelayanan rapid test gratis di seluruh puskesmas dalam rangka mengantisipasi jika ada yang merasa gejala atau kontak erat setelah libur,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty.

Dengan gerakan 3M, Drs H Safaruddin mengajak masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Pudink/Wayout.id)

Dari 20 orang yang menjalani rapid test tersebut, hanya ada tujuh yang dinyatakan reaktif dari hasil pemeriksaan tracing di Puskesmas Sepinggan.

“Hasil laporan dari puskesmas ada reaktif tujuh orang, dari Puskesmas Sepinggan. Yang lainnya tidak ada,” ujarnya.

Sementara sisanya dinyatakan nonreaktif dari hasil pemeriksaan empat puskesmas yang tersebar di Balikpapan. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

394 Orang Terpapar Covid-19 pada Akhir Pekan, Tujuh Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

News

Ada Dugaan Warga Binaan Terlibat Narkoba, Kalapas Akui Belum Terima Laporan

News

Pasien Terpapar Covid-19 Bertambah 479 Orang, Balikpapan Menjadi Penyumbang Terbanyak

News

Sudah Berjalan Dua Minggu, Pelanggaran Perwali di Balikpapan Masih Tinggi

News

Jebolnya Tanggul Batu Bara di Berau Rendam Rumah Warga, Safaruddin Desak Polisi Selidiki

News

Balikpapan Berupaya Tekan Kematian Covid-19, Tingkat Kesembuhan Pasien Capai Target Nasional

News

Persentase Testing Tinggi, Kaltim Masuk Daerah Terapkan Standar WHO di Penanganan Covid-19

News

Tak Cuma Balikpapan dan Samarinda, Kaltim Punya Lima Zona Merah Covid-19