Home / Politik

Sunday, 8 November 2020 - 06:00 WIB

Mahyunadi-Kinsu Kunjungi Wilayah Pedalaman Kutim, Masyarakat Makin Yakin Akan Hadirnya Perubahan

Calon Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi disambut hangat oleh masyarakat di pedalaman Kutim. (ist)

Calon Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi disambut hangat oleh masyarakat di pedalaman Kutim. (ist)

WAYOUT.ID, SANGATTA – Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu, telah “menjelajahi” Kecamatan Sangkulirang, Kaliorang, Kaubun, Sandaran, dan Karangan, dalam rangka silaturahmi sekaligus menyampaikan programnya ke masyarakat.

Saat bertemu masyarakat, calon nomor urut satu itu mendapatkan banyak keluhan. Mulai dari persoalan infrastruktur, pendidikan, ekonomi, kesejahteraan, tenaga kerja, hingga pelayanan publik. Mahyunadi-Kinsu pun prihatin lantaran tidak ada perubahan di sana. Dari tahun ke tahun, yang dikeluhkan masyarakat sama.

Untuk itulah, dalam rangka mewujudkan visinya untuk mewujudkan Kabupaten Kutai Timur yang maju, mandiri, dan sejahtera berlandaskan gotong royong, Mahyunadi-Kinsu sudah menyiapkan berbagai program yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Di bidang infrastruktur. Misi kami adalah mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan proporsional. Untuk itulah, kami menyiapkan program penambahan ruas dan peningkatan kualitas jalan, penyelesaian pelabuhan laut Sangatta dan pembangunan bandara, elektrifikasi listrik di semua desa, serta sambungan instalasi PDAM di semua desa,” terang Mahyunadi.

Target dari penyelesaian infrastruktur, lanjut Mahyunadi, adalah mempermudah konektivitas antardaerah, antarkecamatan, serta antardesa. Menurutnya, jika itu terealisasi, akan memberikan multiplier effect pada sektor lain.

“Sudah pasti perekonomian akan tumbuh, pembangunan semakin merata, dan yang paling utama, mobilitas masyarakat semakin tinggi. Bukannya tidak mungkin, investasi akan tumbuh. Karena kunci mendatangkan investor adalah akses jalan, pasokan listrik, dan ketersediaan air. Kalau investor masuk, lapangan pekerjaan akan terbuka lebar,” kata ketua DPRD Kutim 2014-2019 itu.

Dengan rata-rata anggaran Kutim yang begitu besar, Mahyunadi pun optimistis jika program-program terkait infrastruktur tersebut akan selesai hanya dalam satu periode. Apalagi dengan dukungan mayoritas DPRD Kutim, tentu akan semakin mudah dalam menjadikan Kutim Makin Maju.

Baca Juga:  KPU Larang Calon Kepala Daerah Iklan di Media Sosial, Hanya Boleh Beriklan di Media Massa

Program prioritas lainnya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang cerdas, sehat, berbudi pekerti luhur, dan berdaya saing. Ada tiga pilar yang diusung Mahyunadi-Kinsu. Yaitu pendidikan, kesehatan, dan spiritual.

Di bidang pendidikan, Mahyunadi-Kinsu sudah menegaskan komitmennya untuk mengalokasikan anggaran pendidikan 20 persen. Di mana, anggaran itu diperuntukkan bagi bantuan perlengkapan siswa, pemberian beasiswa, pendidikan nonformal, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, serta pendirian dan pengembangan balai latihan kerja.

“Makanya saya agak kecewa karena anggaran pendidikan Kutim tidak sampai 20 persen. Itulah mengapa kita tidak bisa menuntaskan persoalan pendidikan di Kutim. Memang, banyak kegiatan lain yang harus dianggarkan. Namun bagi Mahyunadi-Kinsu, anggaran pendidikan 20 persen itu harga mati. Karena ini menyangkut investasi masa depan Kutim. Tergantung hari ini, kalau pendidikan baik, maka ke depan Kutim akan baik,” tegasnya.

Kendati demikian, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, harus dibarengi dengan peningkatan kualitas kesehatan. Itulah mengapa, Mahyunadi-Kinsu menyiapkan program pembangunan rumah sakit pratama, pembangunan rumah dokter, peningkatan kualitas sarana, prasarana dan pelayanan kesehatan, bantuan pengobatan bagi masyarakat kurang mampu serta bantuan pemenuhan gizi ibu hamil dan balita.

“Percuma anak-anak kita cerdas, tapi kalau tidak sehat. Namun tidak bisa juga anak-anak kita sehat, tapi kalau tidak sekolah. Makanya, pendidikan dan kesehatan harus berjalan beriringan. Di samping meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, Mahyunadi-Kinsu juga melengkapinya dengan aspek spiritual. Sehingga, anak-anak kita nantinya menjadi orang cerdas, sehat, dan berbudi pekerti luhur,” jelasnya.

Dalam menjadikan anak-anak Kutim berbudi pekerti luhur, tentunya Mahyunadi-Kinsu memiliki komitmen untuk peningkatan dan pemerataan kualitas pemuka agama dan rumah ibadah. “Insya Allah para takmir, marbot, kiai, imam, khatib, pemandi jenazah, pendeta, pastur, dan pemuka agama lainnya kita berikan insentif. Kita tingkatkan kesejahteraannya. Tanpa terkecuali. Rumah ibadah juga kita benahi. Karena merekalah tulang punggung dalam melahirkan anak-anak yang berbudi pekerti luhur,” tegasnya.

Baca Juga:  Musancab dan Pelantikan PAC Digelar, Momen Konsolidasi PDI Perjuangan di Kaltim

Membangun Kutim ke depan tidaklah mudah. Di tengah meningkatnya angka kemiskinan, banyaknya infrastruktur jalan yang rusak, kualitas pendidikan yang harus ditingkatkan, fasilitas kesehatan yang belum merata, hingga kesejahteraan masyarakat harus diselesaikan. Jika salah memilih pemimpin pada 9 Desember mendatang, harapan untuk menikmati program-program tersebut di atas akan sirna.

Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin yang memiliki kualitas, pengalaman, dan paham dengan kondisi masyarakat. Kehadiran masyarakat dalam rangka membawa Kutim untuk perubahan sangat dibutuhkan. Syaratnya adalah, pada tanggal 9 Desember mendatang, coblos nomor satu, Mahyunadi-Kinsu.

Tentunya, Mahyunadi-Kinsu juga memprioritaskan program-program lainnya seperti pemerintahan, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Viral, Beredar Nama-Nama Penjabat Sementara Lima Daerah di Kaltim Beredar

Politik

Deklarasi Soppeng Masseddi untuk Mahyunadi-Kinsu: Satu Tujuan, Satu Harapan, Menangkan Nomor Satu

Politik

Founder Rahmatan Lil’alamin Dukung Penuh Sulaiman-Ikhwan, Berharap Segera Berbentuk Yayasan

Politik

Waktu Pelantikan Kepala Daerah Terpilih di Kaltim Bisa Berbeda-beda, Pemprov Tunggu SK Mendagri

Politik

HUT PDI Perjuangan Ikut Peduli Lingkungan, Penanaman Pohon di Kaltim Dilakukan hingga 23 Januari

Politik

LSI-JIP Rilis Hasil Quick Count Pilkada Samarinda, Pasangan Andi Harun-Rusmadi Dinyatakan Menang

Politik

Pilkada Samarinda 2020: Petahana Diharuskan Cuti, Anggota Dewan Wajib Mundur

Politik

Datangi Bawaslu Kutai Timur, Serahkan Bukti KTP Ganda hingga SK Pergantian Kepala Disdukcapil