Home / Politik

Tuesday, 10 November 2020 - 06:00 WIB

Demi Wujudkan Kecintaan kepada Tokoh Idolanya, Gadis Cilik Ini Lukis Wajah Mahyunadi-Kinsu

Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu berfoto bersama Nabila. (ist)

Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu berfoto bersama Nabila. (ist)

WAYOUT.ID, SANGATTA – Dukungan terhadap calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu memang luas. Tidak hanya habib, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, paguyuban, organisasi, dan masyarakat.

Baru-baru ini, doa dan dukungan pun hadir dari seorang gadis cilik bernama Nabila. Kendati masih berusia 5 tahun, namun gadis cilik asal Jalan H Abdullah, Kecamatan Utara ini begitu cintanya dengan Mahyunadi-Kinsu. Sampai-sampai, dia melukis wajah calon nomor urut satu itu.

“Saya ngefans sama Bapak Mahyunadi dan Bapak Kinsu. Makanya saya melukis,” kata putri dari pasangan Alfarizy dan Ayu Aprilia ini.

Dilukis menggunakan pensil di atas kertas HVS, wajah Mahyunadi-Kinsu tampak tersenyum dengan gigi yang tampak. Dua-duanya pun kompak mengenakan kaca mata dan peci hitam. Wajah Mahyunadi dibuat tirus, sementara wajah H Kinsu tembem.

Keduanya pun terharu melihat hasil karya Nabila. Sampai-sampai, Mahyunadi-Kinsu yang ngebet untuk berfoto bersama gadis kecil itu. Diajak mengabadikan momen dengan tokoh yang dicintai, Nabila pun tampak antusias.

Memakai pakaian berwarna merah muda, Nabila tak sungkan menunjukkan hasil karyanya sembari berswafoto dengan Mahyunadi-Kinsu. “Terima kasih ya Bapak Mahyunadi, terima kasih ya Bapak H Kinsu,” kata Nabila sembari mencium tangan Mahyunadi-Kinsu secara bergantian.

Apa yang dilakukan Nabila memberi semangat berlebih kepada Mahyunadi-Kinsu. Itulah mengapa, demi anak-anak Kutim seperti Nabila, pendidikan harus menjadi prioritas program Mahyunadi-Kinsu.

Dalam rangka mewujudkan Kutim yang maju, mandiri, dan sejahtera berlandaskan gotong royong, salah satu sektor yang jadi prioritas utama Mahyunadi-Kinsu adalah pendidikan. Komitmennya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sehat, berbudi pekerti luhur, dan berdaya saing.

“Implementasi dari program tersebut adalah alokasi anggaran 20 persen di bidang pendidikan untuk bantuan perlengkapan siswa, pemberian beasiswa, pendidikan nonformal, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru serta pendirian dan pengembangan balai latihan kerja,” tegasnya.

Baca Juga:  Belajar tatak Muka Dimulai Tahun Depan, Kaltim Masih Menunggu Petunjuk Teknis dari Pusat

Sehingga, kata dia, anak-anak di Kutim tinggal fokus menempuh pendidikan. Sementara orang tua fokus mencari nafkah dan mendampingi anak di rumah. “Semua keperluan sekolah mulai dari buku, tas, seragam, hingga topi ditanggung pemerintah. Dengan demikian, orang tua dan anak-anak tidak dibebani lagi dengan biaya pendidikan. Karena semua ditanggung pemerintah. Itu komitmen Mahyunadi-Kinsu,” tegas Mahyunadi.

Sementara, H Kinsu menambahkan, pendidikan akan dikolaborasikan dengan kesehatan dan akhlak. Di mana, Mahyunadi-Kinsu tidak hanya melahirkan generasi cerdas. Namun juga sehat dan berbudi pekerti luhur.

“Pembangunan rumah sakit pratama, pembangunan rumah dokter, peningkatan kualitas sarana, prasarana dan pelayanan kesehatan, bantuan pengobatan bagi masyarakat kurang mampu serta bantuan pemenuhan gizi ibu hamil dan balita akan kita lakukan. Begitu juga peningkatan dan pemerataan kualitas pemuka agama dan rumah ibadah,” tegas pengusaha muda itu.

Membangun Kutim ke depan tidaklah mudah. Di tengah meningkatnya angka kemiskinan, banyaknya infrastruktur jalan yang rusak, kualitas pendidikan yang harus ditingkatkan, fasilitas kesehatan yang belum merata, hingga kesejahteraan masyarakat harus diselesaikan. Jika salah memilih pemimpin pada 9 Desember mendatang, harapan untuk menikmati program-program tersebut di atas akan sirna.

Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin yang memiliki kualitas, pengalaman, dan paham dengan kondisi masyarakat. Kehadiran masyarakat dalam rangka membawa Kutim untuk perubahan sangat dibutuhkan. Syaratnya adalah, pada tanggal 9 Desember mendatang, coblos nomor satu, Mahyunadi-Kinsu. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Lewat Rantang Kasih, Basri Rase-Najirah Adi Darma Gratiskan Paket Makanan untuk Lansia Tak Mampu di Bontang

Politik

Warga Seniung Jaya Apresiasi Sulaiman, Mudah Ditemui dan Siap Lanjutkan Program Ridwan Suwidi

Politik

Dinilai Dekat dan Mampu Melayani Masyarakat, Sulaiman Makin Banyak Didukung Tokoh Paser

Politik

Gelar Konsolidasi Sekaligus Silaturahmi, Pengurus dan Kader PPP Wajib Menangkan Sulaiman-Ikhwan

Politik

Langgar Protokol Kesehatan, Tiga Calon Petahana di Kaltim Disemprit Mendagri

Politik

Sudah Tiga Calon Kepala Daerah Meninggal karena Covid-19, Dua dari Kaltim

Politik

Mahyunadi-Kinsu Blusukan ke Pasar Rakyat Sangkulirang, Disambut Meriah Pedagang dan Pengunjung

Politik

Opera van Kukar, Awang Yacoub yang Patah Hati Usai Dicampakkan PAN