Home / News

Tuesday, 10 November 2020 - 06:00 WIB

Prioritas Pembagian Vaksin Covid-19 Hanya untuk 10 Provinsi Saja, Bagaimana dengan Kaltim

Letjend TNI Doni Monardo. (ist)

Letjend TNI Doni Monardo. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Tak kurang sebanyak 10 provinsi di Indonesia akan menjadi prioritas dalam pembagian vaksin Covid-19. Sebagian besar berada di pulau Jawa.

Sedangkan Kalimantan Timur (Kaltim) yang menempati peringkat delapan nasional dengan jumlah kasus Covid-19 mencapai 15.606 kasus tidak termasuk dalam prioritas.

“Adapun 10 daerah jadi prioritas, beberapa kota ada di Jawa, kecuali Daerah Istimewa Yogyakarta dan Banten. Kemudian Sumatera Utara, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Papua. Termasuk daerah tambahan yaitu, Bali, Aceh, dan Riau,” jelas ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjend TNI Doni Monardo usai memimpin Rapat Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 di Balikpapan, Senin (9/11/2020).

Doni mengatakan, saat ini data perkembangan terakhir kasus Covid-19 di beberapa kota dengan angka kasus yang tinggi mengalami pelandaian yang cukup signifikan. “Seperti misalnya di Kalsel, Sulsel dan Jatim, saat ini sudah menurun kasusnya,” jelasnya.

Namun demikian, belum bisa memastikan kapan vaksin terkait Covid-19 bisa didistribusikan ke setiap daerah. Dia meminta agar masyarakat bisa lebih sabar dan menunggu, sembari mengikuti perkembangan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melalui Satgas Penanganan Covid-19 mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat, baik tokoh agama maupun tokoh masyarakat bisa bersinergi, untuk saling bekerja sama melakukan sosialisasi dan mengingatkan penerapan disiplin protokol kesehatan Covid-19.

“Presiden juga bilang, sebelum vaksin diberikan kepada masyarakat, maka vaksin terbaik adalah patuh terhadap protokol kesehatan,” tegasnya.

Kunjungan kerja yang dilakukan Doni ke Kaltim bertujuan untuk mendengar laporan Satgas Penanganan Covid-19 dan strategi penanganan ke depan melalui platform daring.

Terutama dari Gubernur Kaltim, Pangdam VI Mulawarman, dan Kapolda Kaltim yang diwakili oleh Wakapolda Kaltim. Termasuk dari Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan. Hadir dalam agenda adalah Wali Kota Balikpapan, Kapolresta Balikpapan, Dandim 0905/Balikpapan, Kasatpol PP Balikpapan, dan Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan.

Baca Juga:  Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Kaltim Lebih 600, Masyarakat Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan

“Di Kaltim berdasarkan hasil survei yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19, masih terdapat angka 14 persen warga Kaltim yang tidak percaya dengan adanya virus Covid-19 ini, dan ini tugas bersama untuk menyadarkan masyarakat,” tutupnya. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Soal Sengketa Tanah di Samarinda, Pemerintah Pastikan Selesaikan Jika Sudah Miliki Putusan Hukum

News

Kluster Perusahaan Masih Mendominasi di Balikpapan, Pemerintah Bentuk Satgas Terpadu

News

Banjir Rob Diprediksi Ancam Beberapa Daerah di Kaltim, Curah Hujan yang Tinggi Jadi Penyebabnya

News

Pendaftaran SNMPTN 2021 Mulai Dibuka Senin, 837 Ribu Calon Mahasiswa Berebut 115.569 Kursi

News

Usai Libur Panjang di Balikpapan, Tak Banyak Masyarakat yang Mengikuti Rapid Test Gratis di Puskesmas

News

Selain Ajak Masyarakat Berpartisipasi Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Safaruddin Juga Imbau Petugas untuk Lebih Humanis

News

Lima Wartawan Jadi Korban Kebrutalan Polisi, Ini Jawaban Kapolresta Samarinda

News

Perawat di Samarinda Meninggal Terpapar Covid-19, Dimakamkan di TPU Serayu Tanah Merah