Home / Politik

Friday, 13 November 2020 - 06:00 WIB

Deklarasi Soppeng Masseddi untuk Mahyunadi-Kinsu: Satu Tujuan, Satu Harapan, Menangkan Nomor Satu

Keluarga besar Soppeng Masseddi siap memenangkan calon Bupati dan Wakil Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu. (ist)

Keluarga besar Soppeng Masseddi siap memenangkan calon Bupati dan Wakil Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu. (ist)

WAYOUT.ID, SANGATTA – Ratusan warga memadati halaman Hotel Kristal di jalan poros Sangatta-Bontang, Kamis (12/11/2020) malam. Semangat perubahan yang membawa mereka untuk datang. Berharap tidak salah mengambil keputusan dalam menentukan pemimpin Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang akan datang.

Tergabung dalam Soppeng Masseddi (Bersatu), mereka mengikrarkan diri untuk mendukung calon Bupati dan Wakil Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu pada pemilihan kepala daerah (pilkada) yang digelar 9 Desember 2020 mendatang.

Tersebar di 18 kecamatan, warga Soppeng siap memenangkan Mahyunadi-Kinsu. Mereka yakin bahwa calon nomor urut satu tersebut sangat layak memimpin Kutim. Sebagai bentuk dukungan penuh, Soppeng Masseddi pun menggelar deklarasi mendukung Mahyunadi-Kinsu.

“Satu tujuan, satu harapan, menangkan nomor satu. Semoga Allah SWT memenangkan pasangan kita, dukungan kita, harapan kita semua, yaitu pasangan H Mahyunadi dan H Kinsu, insya Allah,” tegas ,” kata ketua Soppeng Masseddi, Mansur dalam sambutannya.

Dia mengatakan, sudah menjadi tugas kita semua untuk memenangkan Mahyunadi-Kinsu. Mansur juga mengajak masyarakat tidak terpengaruh politik uang, dan fokus dalam rangka meraup suara sebanyak-banyaknya demi memenangkan calon nomor urut satu tersebut.

“Jangan terpengaruh wani piro (artinya: berani berapa). Insya Allah Soppeng Masseddi tidak akan terpengaruh. Insya Allah semua yang ada di sini, malam ini, semua yang ada di sini punya harapan, menang nomor satu. Maka kita semua harus punya tanggung jawab, bagaimana melipatgandakan pemilih. Bukan mencoblos dua kali. Tapi mari kita ajak saudara, keluarga, teman, teman kerja, dan sahabat untuk mencoblos nomor satu, Mahyunadi-Kinsu,” tegasnya.

H Kinsu yang hadir bersama istri tercinta, Hj Mulia Mattarima mengaturkan terima kasih atas dukungan dari Soppeng Masseddi. Dia bersama Mahyunadi sejak awal berniat mewakafkan diri untuk membenahi Kutim. Pasalnya, menyandang status sebagai kabupaten kaya, namun pembangunan Kutim tidak sesuai harapan masyarakat.

Baca Juga:  Demi Kutim Makin Maju, Mahyunadi-Kinsu Bakal Wujudkan Pemerintahan yang Baik dan Berbasis Elektronik

“Saya mewakafkan diri untuk maju pilkada. Tidak ada tendensi dan kepentingan apapun. Saya sudah bermohon kepada orang tua dan istri, untuk mewakafkan diri bagi Kutim. Karena niatnya adalah mengabdi, Alhamdulillah dapat restu. Insya Allah saya dan H Mahyunadi akan bekerja sebaik-baiknya,” kata pengusaha muda itu.

H Kinsu juga mengatakan, ketika diberi amanah untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kutim, dia bersama Mahyunadi akan selalu terbuka terhadap masyarakat. “Jangan sungkan menegur saya jika bersalah. Jangan sungkan memberi masukkan. Karena bisa saja kami khilaf. Tapi kan, tidak boleh khilaf terus. Makanya butuh perubahan,” tegas H Kinsu, disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Dalam menghadapi pilkada, lanjut H Kinsu, Mahyunadi-Kinsu didukung oleh mayoritas anggota DPRD Kutim. 23 kursi menjadi modal bagi Mahyunadi-Kinsu untuk memantapkan program-program kerja yang prorakyat. Sehingga, dipastikan tidak ada hambatan dalam menjadikan Kutim lebih maju, mandiri, dan sejahtera berlandaskan gotong royong.

“Saya juga mengatakan bahwa adanya Mahyunadi-Kinsu yang mengikrarkan dan mewakafkan diri, didukung oleh parpol (partai politik) besar dengan jumlah 23 kursi di DPRD. Sejak awal niat kami adalah membawa perubahan. Alhamdulillah sambutannya luar biasa. Berdasarkan hasil survei, Mahyunadi-Kinsu selalu di posisi teratas. Ditambah lagi keinginan masyarakat di 18 kecamatan untuk bertemu, untuk berdiskusi, dan untuk menyampaikan aspirasi. Insya Allah Mahyunadi-Kinsu diterima oleh masyarakat Kutim,” katanya.

Sementara Mahyunadi yang datang terlambat lantaran di saat bersamaan menghadiri deklarasi paguyuban menambahkan, keinginannya bersama H Kinsu untuk membangun Kutim berangkat dari rasa tanggung jawab sebagai putra daerah untuk membenahi daerah. Menurutnya, Kutim butuh perubahan.

“Saya tegaskan bahwa Manyunadi-Kinsu tidak punya keinginan untuk memperkaya diri sendiri. Karena niat kami adalah mengabdi. Itulah mengapa, para kiai, habib, dan ulama mendukung Mahyunadi-Kinsu. Karena setelah meminta petunjuk, setelah salat Istikharah, mereka yakin bahwa pilihannya adalah Mahyunadi-Kinsu. Ada 40-an kiai, habib, dan ulama yang selalu memberi nasihat, petunjuk, mengingatkan, dan mendampingi kami,” tegas ketua DPRD Kutim 2014-2019 itu.

Baca Juga:  Mahyunadi Kunjungi Desa Makmur Jaya, Pastikan Persoalan Infrastruktur Tuntas di Periode Pertama

Mahyunadi mengajak Soppeng Masseddi untuk berjuang bersama-sama. Menyatukan tekad dan pilihan untuk memenangkan Mahyunadi-Kinsu. Sehingga, niat untuk menjadikan Kutim semakin maju, mandiri, dan sejahtera berlandaskan gotong royong dapat terwujud.

Membangun Kutim ke depan tidaklah mudah. Di tengah meningkatnya angka kemiskinan, banyaknya infrastruktur jalan yang rusak, kualitas pendidikan yang harus ditingkatkan, fasilitas kesehatan yang belum merata, hingga kesejahteraan masyarakat harus diselesaikan. Jika salah memilih pemimpin pada 9 Desember mendatang, harapan untuk menikmati program-program tersebut di atas akan sirna.

Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin yang memiliki kualitas, pengalaman, dan paham dengan kondisi masyarakat. Kehadiran masyarakat dalam rangka membawa Kutim untuk perubahan sangat dibutuhkan. Syaratnya adalah, pada tanggal 9 Desember mendatang, coblos nomor satu, Mahyunadi-Kinsu. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Satu Suara untuk Perubahan Kutim, Warga Desa Sangkima Bergerak Menangkan Mahyunadi-Kinsu

Politik

Melalui Program Bontang Bangkit, Basri Rase-Najirah Adi Darma Bakal Bikin Masyarakat Sejahtera

Politik

BPK Kaltim Lakukan Audit Anggaran Pesta Demokrasi, Temukan Kelalaian Terkait Setoran Pajak

Politik

PDI Perjuangan Belum Tentukan Pengganti Adi Darma di Pilkada Bontang

Politik

Amankan Jalannya Pilkada di Kaltim, Berikut Fokus Pengamanan Polisi

Politik

Datangi Bawaslu Kutai Timur, Serahkan Bukti KTP Ganda hingga SK Pergantian Kepala Disdukcapil

Politik

Barkati-Darlis Nomor 1, Andi Harun-Rusmadi Nomor 2, Zairin-Sarwono Nomor 3

Politik

PDI Perjuangan Solid Menangkan Sulaiman-Ikhwan, Pastikan Infrastruktur Jalan Desa Jadi Prioritas