Home / Politik

Tuesday, 24 November 2020 - 06:00 WIB

Warga Sampaikan Keluh Kesahnya ke Mahyunadi, Berharap Banyak Agar Desa Long Nah Makin Maju

Calon Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi menyampaikan programnya di hadapan warga Desa Long Nah, Kecamatan Muara Ancalong. (ist)

Calon Bupati Kutim, H Mahyunadi SE MSi menyampaikan programnya di hadapan warga Desa Long Nah, Kecamatan Muara Ancalong. (ist)

WAYOUT.ID, SANGATTA – Senin (23/11/2020) bakda Ashar, ratusan warga Desa Long Nah, Kecamatan Muara Ancalong, berkumpul di balai dusun. Mereka menunggu kedatangan calon pemimpin mereka. Sekira pukul 16.00 Wita, sosok yang ditunggu pun tiba. Kendati tampak letih lantaran baru saja menyapa warga Desa Telaga, Kecamatan Batu Ampar.

H Mahyunadi SE MSi. Dialah yang dinantikan warga Desa Long Nah. Calon Bupati Kutai Timur (Kutim) yang berpasangan dengan H Lulu Kinsu itu disambut meriah. Dia didampingi istri tercinta, Hj Masriah, anggota Fraksi Nasdem DPRD Kutim Prayunita Utami, serta anggota DPRD Kutim dari Partai Gerindra, Yan.

Pada kesempatan itu, warga pun menyampaikan aspirasinya kepada Mahyunadi. Berbagai persoalan disampaikan langsung. Pasalnya, warga Desa Long Nah ingin agar Kutim semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

Warga setempat, Abdul Kadir berharap agar adanya insentif terhadap pemangku agama. Tak hanya itu, dia pun berharap ada alokasi beasiswa yang tepat sasaran. “Uang insentif pemangku agama kenapa hilang. Begitu juga uang masjid Rp 10 juta per tahun. Kami ingin insentif itu kembali ada. Selain itu, tolong penyaluran beasiswa harus tepat sasaran,” harap Abdul Kadir.

Warga lain yang juga pendeta setempat juga berharap agar ada perubahan di Kutim. Terutama terkait bidang keagamaan. “Apakah nanti ada anggaran untuk kegiatan organisasi umat beragama, misalnya umat nasrani. Karena ada banyak yang kami bina, contohnya anak-anak sekolah minggu, para pemuda, dan orang tua kami rangkul juga,” harapnya.

Sementara H Hasan, warga lainnya mengungkapkan kebutuhan warga di bidang pertanian. “Bantuan untuk kelompok pertanian karena banyak bantuan yang kami usulkan itu, tidak dilirik. Walaupun kadang ada, tapi tidak merata, contohnya pupuk dan racun rumput,” harapnya.

Baca Juga:  Ketua RT Diminta Awasi Warganya saat Malam Tahun Baru, Wali Kota Samarinda: Jangan Berkumpul

Menjawab keluhan warga Desa Long Nah, Mahyunadi berkomitmen akan menjadikan Kutim semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Dengan semangat perubahan, pria yang berpasangan dengan H Lulu Kinsu itu juga mengajak seluruh masyarakat bergotong royong membangun Kutim.

Tidak hanya berkomitmen mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan proporsional melalui program penambahan ruas dan peningkatan kualitas jalan, penyelesaian pelabuhan laut Sangatta dan pembangunan bandara, serta elektrifikasi listrik dan instalasi PDAM di semua desa, Mahyunadi-Kinsu juga menyiapkan program di berbagai sektor.

“Kami juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang cerdas, sehat, berbudi pekerti luhur, dan berdaya saing. Ada tiga pilar yang kami siapkan. Pendidikan, kesehatan, dan keagamaan,” tegas ketua DPRD Kutim 2014-2019 itu.

Di bidang pendidikan, Mahyunadi-Kinsu akan memastikan alokasi anggaran 20 persen. Anggaran itu digunakan untuk bantuan perlengkapan siswa, pemberian beasiswa, pendidikan nonformal, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru serta pendirian dan pengembangan balai latihan kerja.

Sedangkan di bidang kesehatan, Mahyunadi-Kinsu memastikan pembangunan rumah sakit pratama, pembangunan rumah dokter, peningkatan kualitas sarana, prasarana dan pelayanan kesehatan, bantuan pengobatan bagi masyarakat kurang mampu serta bantuan pemenuhan gizi ibu hamil dan balita.

“Cerdas dan sehat saja tidak cukup. Harus diimbangi dengan budi pekerti luhur. Makanya, Mahyunadi-Kinsu memastikan peningkatan dan pemerataan kualitas pemuka agama dan rumah ibadah. Insentif akan diberikan kepada pemuka agama, rumah ibadah dibenahi. Karena para pemuka agama di zaman Mahyunadi-Kinsu mempunyai tugas berat untuk membentuk budi pekerti. Akhlak. Sehingga diberi insentif untuk memotivasi. Semua agama, tanpa terkecuali. Karena Mahyunadi-Kinsu ingin melahirkan generasi yang cerdas, sehat, dan berbudi pekerti luhur,” tegas Mahyunadi.

Di bidang pertanian, kebutuhan petani akan diberikan. Mulai dari kredit usaha, bantuan sarana produksi (saprodi), hingga upaya peningkatan nilai tambah hasil produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. “Karena kami memiliki komitmen untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat dengan mengembangkan UMKM (usaha mikro kecil menengah), koperasi, agribisnis, dan agroindustri,” tuturnya.

Baca Juga:  Mahyunadi Tegaskan Kemenangan Bukanlah Tujuan, Namun Jalan Menuju Kesejahteraan Masyarakat Kutim

Membangun Kutim ke depan tidaklah mudah. Di tengah meningkatnya angka kemiskinan, banyaknya infrastruktur jalan yang rusak, kualitas pendidikan yang harus ditingkatkan, fasilitas kesehatan yang belum merata, hingga kesejahteraan masyarakat harus diselesaikan. Jika salah memilih pemimpin pada 9 Desember mendatang, harapan untuk menikmati program-program tersebut di atas akan sirna.

Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin yang memiliki kualitas, pengalaman, dan paham dengan kondisi masyarakat. Kehadiran masyarakat dalam rangka membawa Kutim untuk perubahan sangat dibutuhkan. Syaratnya adalah, pada tanggal 9 Desember mendatang, coblos nomor satu, Mahyunadi-Kinsu. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Pilih Nomor Dua! Berikut Visi, Misi, dan Program Neni Moerniaeni-Joni Muslim untuk Kota Bontang

Politik

Warga Desa Sandaran Inginkan Jalan Mulus, Mahyunadi-Kinsu Pastikan Infrastrukur Terpenuhi

Politik

Demi Wujudkan Kecintaan kepada Tokoh Idolanya, Gadis Cilik Ini Lukis Wajah Mahyunadi-Kinsu

Politik

Barkati-Darlis Terakhir Mendaftar, Pilkada Samarinda Diikuti Tiga Kontestan

Politik

Basri Rase-Najirah Adi Darma Komitmen Wujudkan Bontang Berseri, Wujud Pengabdian untuk Kota Taman

Politik

Adik Bupati Paser Dukung Sulaiman-Ikhwan, Dianggap Punya Pengalaman Matang Birokrasi dan Politik

Politik

HUT PDI Perjuangan Ikut Peduli Lingkungan, Penanaman Pohon di Kaltim Dilakukan hingga 23 Januari

Politik

Basri Rase-Najirah Adi Darma di Pilkada Bontang, Safaruddin: Sudah Kita Usulkan ke DPP