Home / Politik

Thursday, 3 December 2020 - 06:00 WIB

Baru Saja Dilantik, KBBKT Sangatta Selatan Langsung Tancap Gas Menangkan Mahyunadi-Kinsu

H Mahyunadi SE MSi bersama pengurus KBBKT Sangatta Selatan siap menyambut perubahan di Kutim. (ist)

H Mahyunadi SE MSi bersama pengurus KBBKT Sangatta Selatan siap menyambut perubahan di Kutim. (ist)

WAYOUT.ID, SANGATTA – Pengurus Anak Cabang Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur (PAC KBBKT) resmi dilantik di gedung serbaguna Kecamatan Sangatta Selatan, Selasa (1/12/2020) malam. H Taufik pun didaulat untuk menahkodai paguyuban tersebut.

Pada kesempatan itu, H Taufik menegaskan bahwa prioritas utama KBBKT Sangatta Selatan adalah memenangkan pasangan calon H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu pada pemilihan kepala daerah (pilkada). Sesuai aspirasi, warga Banjar menginginkan perubahan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

“Insya Allah KBBKT Sangatta Selatan akan bersinergi dengan pengurus KBBKT kabupaten dan kecamatan-kecamatan untuk memenangkan Mahyunadi-Kinsu. Kami ingin perubahan di Kutai Timur ini, dan hanya Mahyunadi-Kinsu yang mengusung perubahan,” tegas H Taufik.

Mahyunadi yang hadir dalam pelantikan tersebut mengapresiasi dukungan KBBKT. Menurutnya, sejak awal KBBKT menjadi salah satu garda terdepan dalam menyukseskan Mahyunadi-Kinsu. Bahkan, KBBKT selalu mendampingi pasangan ini dalam setiap kunjungan maupun kampanye.

“Insya Allah, saya bersama H Kinsu akan bekerja sekuat tenaga demi menjadikan Kutai Timur semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Butuh perubahan di kabupaten ini. Anggaran yang begitu besar harus dikelola dengan baik agar bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Mahyunadi.

Berbagai program sudah dipersiapkan Mahyunadi-Kinsu dalam membangun Kutim. Program tersebut disusun berdasarkan hasil survei yang dilakukan. Berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat dirangkum menjadi sebuah program kerja.

“Ada lima pilar yang kami kerjakan. Yakni pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, SDM (sumber daya manusia) unggul, sosial kemasyarakatan, dan tata kelola pemerintahan yang baik,” tegas Mahyunadi.

Berikut program-program Mahyunadi-Kinsu:

Mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan proporsional

Implementasi Program:

  1. Penambahan ruas dan peningkatan kualitas jalan
  2. Penyelesaian pelabuhan laut Sangatta dan pembangunan bandara
  3. Elektrifikasi listrik di semua desa
  4. Sambungan instalasi PDAM di semua desa
Baca Juga:  Bakal Digelar Selama 71 Hari, Proses Pilkada Dimulai Sejak 26 September 2020

 

Menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat dengan mengembangkan UMKM, koperasi, agribisnis dan agroindustri

Implementasi Program:

  1. Kemudahan kredit modal usaha UMKM, dan pengembangan koperasi.
  2. Bantuan saprodi pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan
  3. Peningkatan nilai tambah hasil produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.
  4. Penyerapan tenaga kerja lokal di semua industri (pertambangan, migas, CPO dan turunannya)
  5. Pengembangan pariwisata dan budaya lokal
  6. Mengembangkan program desa mandiri dan sejahtera

 

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sehat, berbudi pekerti luhur, dan berdaya saing

Implementasi Program:

  1. Alokasi anggaran 20 persen di bidang pendidikan untuk bantuan perlengkapan siswa, pemberian beasiswa, pendidikan nonformal, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru serta pendirian dan pengembangan balai latihan kerja
  2. Pembangunan rumah sakit pratama, pembangunan rumah dokter, peningkatan kualitas sarana, prasarana dan pelayanan kesehatan, bantuan pengobatan bagi masyarakat kurang mampu serta bantuan pemenuhan gizi ibu hamil dan balita
  3. Peningkatan dan pemerataan kualitas pemuka agama dan rumah ibadah

 

Mewujudkan tata kelola lingkungan yang baik serta tatanan kehidupan sosial yang harmonis

Implementasi Program:

  1. Alokasi anggaran 50-100 juta per RT/tahun untuk kegiatan sosial, sarana olahraga dan seni, kegiatan keagamaan dan kegiatan penataan lingkungan di tiap RT
  2. Penataan peruntukan lahan per kecamatan
  3. Pembinaan lembaga adat, ormas, OKP, olahraga, seni dan budaya
  4. Menumbuhkembangkan budaya gotong-royong dalam masyarakat

 

Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik dan berbasis elektronik

Implementasi Program:

  1. Penerapan e-goverment dan e-budgeting dalam penyelenggaraan pemerintahan
  2. Peningkatan kualitas, kapasitas, dan kesejahteraan ASN
  3. Peningkatan kesejahteraan tenaga honorer melalui pengupahan UMK
  4. Mendorong percepatan penyelesaian pembangunan proyek strategis nasional di Kawasan Industri Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK)

 

Baca Juga:  Normalisasi Sungai Karang Mumus Dilanjutkan, Warga Diberi Deadline Pindah hingga 25 November

Dengan dukungan dari koalisi partai politik (parpol) besar yang terdiri dari Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), serta Partai Amanat Nasional (PAN), semakin memudahkan Mahyunadi-Kinsu untuk membangun Kutim. Apalagi total dukungan mencapai 23 kursi.

Di samping itu, enam dari delapan anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim berada dalam gerbong Mahyunadi-Kinsu. Ini semakin mempermudah lobi-lobi pasangan ini ke pusat untuk menuntaskan berbagai proyek strategis nasional yang ada di Kutim. Di tingkat provinsi, partai pengusung Mahyunadi-Kinsu adalah yang terbesar. Bahkan, Gubernur Kaltim Isran Noor adalah ketua Partai Nasdem Kaltim, partai yang mengusung pasangan ini.

Belum lagi dukungan dari partai pendukung seperti Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gelora, dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Sekadar diketahui, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi adalah ketua Gelora Kaltim.

Membangun Kutim ke depan tidaklah mudah. Di tengah meningkatnya angka kemiskinan, banyaknya infrastruktur jalan yang rusak, kualitas pendidikan yang harus ditingkatkan, fasilitas kesehatan yang belum merata, hingga kesejahteraan masyarakat harus diselesaikan. Jika salah memilih pemimpin pada 9 Desember mendatang, harapan untuk menikmati program-program tersebut di atas akan sirna.

Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin yang memiliki kualitas, pengalaman, dan paham dengan kondisi masyarakat. Kehadiran masyarakat dalam rangka membawa Kutim untuk perubahan sangat dibutuhkan. Syaratnya adalah, pada tanggal 9 Desember mendatang, coblos nomor satu, Mahyunadi-Kinsu. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

LO Pasangan Calon 3 Tak Hadiri Rakor Jelang Pleno Rekapitulasi Suara, KPU Imbau Tak Bawa Massa

Politik

Status Ijazah Mahyunadi Digoreng Jadi Isu Politik, Ini Jawaban Sang Kakak

Politik

Pilkada Samarinda 2020: Petahana Diharuskan Cuti, Anggota Dewan Wajib Mundur

Politik

Mahyunadi Blusukan ke Kecamatan Karangan, Utamakan Infrastruktur hingga Pendidikan

Politik

Barkati-Darlis Terakhir Mendaftar, Pilkada Samarinda Diikuti Tiga Kontestan

Politik

Milad ke-95 Nahdlatul Ulama, Ini Harapan Safaruddin selaku Anggota DPR RI Dapil Kaltim

Politik

Mahyunadi Silaturahmi dengan Warga Desa Cipta Graha, Didampingi Faisal Rahman Selaku Juru Kampanye

Politik

Beredar Flyer Barkati-Darlis Bergambar Mendiang Siswadi, Ketua PDI  Perjuangan Kaltim Ingatkan Sanksi