Home / Politik

Friday, 4 December 2020 - 06:00 WIB

3.945 Linmas Ikut Amankan Hari Pencoblosan, Dilengkapi Hand Sanitizer dan Pengukur Suhu Tubuh

ilustrasi. (Pudink/Wayout.id)

ilustrasi. (Pudink/Wayout.id)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Bersiap untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Samarinda, 9 Desember mendatang, pengerahan kekuatan pengamanan semakin dimatangkan aparat kepolisian.

Guna mengamankan 1.962 tempat pemungutan surat (TPS) di 59 kelurahan, Polresta Samarinda akan menyertakan 3.945 Satuan Perlidungan Masyarakat (Linmas).

Secara simbolis, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang diwakilkan Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot), Sugeng Chairuddin menyerahkan ribuan anggota Linmas tersebut di ruang Command Center Diskominfo Samarinda, Selasa (1/12/2020) lalu.

Secara resmi apel penyerahan digelar secara virtual dan terbatas. Sedangkan dari perwakilan Polresta Samarinda dilakukan oleh Kabag Ops, Kompol Andi Suryadi.

“Jadi pengamanan TPS Pilkada Samarinda 2020 seluruh anggota Linmas di bawah BKO (bawah kendali operasi) Polresta Samarinda,” ucap Andi, Kamis (3/12/2020).

Terlebih, lanjut Andi, dalam pengamanan dan penempatan diarahkan oleh jajaran Polresta Samarinda. Anggota Linmas juga sebelumnya sudah menjalankan bimbingan teknis pembekalan untuk pengamanan TPS dan juga kotak suara.

“Nantinya juga menjalankan tugas agar bisa bersinergi dengan petugas kepolisian dan TNI yang berada di TPS,” imbuhnya.

Selain pengamanan, kendali Linmas di bawah Polresta Samarinda juga untuk memastikan netralitas dan profesionalisme setiap petugas.

Pembekalan mengantisipasi mencegah penularan pandemi Covid-19 saat pelaksanaan pilkada agar tak terjadinya klaster baru saat hari pencoblosan tiba.

“Petugas Linmas juga dibekali dengan alat pengukur suhu tubuh dan hand sanitizer. Jadi, apabila ada warga yang datang ke TPS dengan suhu tubuh di atas 37 derajat, Celsius, kami siapkan bilik pencoblosan khusus yang nanti didampingi petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) khusus dengan APD (alat pelindung diri). Tujuannya agar hak suara warga tetap tersampaikan,” urainya.

Tak hanya menerapkan protokol kesehatan dan segala aturan untuk mencegah potensi klaster baru, Andi mengaku juga telah melakukan koordinasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda terkait pola pengamanan yang telah diskemakan.

Baca Juga:  Dukung Andi Harun-Rusmadi, Safaruddin: Tak Bisa Ditawar, Harus Menangkan

“Kami sudah koordinasi dengan KPU guna mengatur waktu pencoblosan. Sehingga meminimalisir kerumunan,” pungkasnya. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Mahyunadi-Kinsu Blusukan ke Pasar Rakyat Sangkulirang, Disambut Meriah Pedagang dan Pengunjung

Politik

ASN di Samarinda Diduga Dukung Salah Satu Pasangan Calon, Bawaslu Minta Pemkot Bertindak Tegas

Politik

Pilkada Kukar: Banteng Komitmen Dukung Edi Damansyah-Rendi Solihin

Politik

Inilah Nomor Urut Para Calon Kepala Daerah di Kaltim, Mana Pilihanmu?

Politik

Surat Suara Rusak Tembus Angka 17 Ribuan, Ketua KPU Samarinda Bantah Adanya Kecurangan

Politik

Usung Sembilan Pasangan Calon, Ini Pesan Ketua PDI Perjuangan Kaltim

Politik

Melalui Program Bontang Bangkit, Basri Rase-Najirah Adi Darma Bakal Bikin Masyarakat Sejahtera

Politik

Muhammad Samsun Hadiri Acara Pengantar Tugas Kapolda Kaltim