Home / News

Wednesday, 9 December 2020 - 06:00 WIB

Rumah Tahanan Polresta Samarinda Jadi TPS Pilkada, Ada 41 Tahanan yang Masuk DPT

Suasana di rumah tahanan Polresta Samarinda. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

Suasana di rumah tahanan Polresta Samarinda. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Pemilihan kepala daerah (pilkada) 9 Desember akan dilakukan hari ini. Untuk Pilkada Samarinda, ada sedikit perbedaan untuk gong pesta demokrasi di Rabu 9 Desember itu.

Salah satunya, yakni rumah tahanan Polresta Samarinda akan masuk dalam tempat pemungutan suara (TPS) dengan nomor urut 43. Hal ini menjadi kali pertama rumah tahanan dijadikan TPS resmi.

Hal tersebut rupanya telah tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Uumum (PKPU) Nomor 17 Tahun 2020, tentang Perubahan Kedua atas PKPU 2/2017 soal Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih.

Dalam aturan mainnya, dalam pemungutan suara apabila sebuah rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan dengan jumlah tahanan paling sedikit 30 orang, maka KPU berhak membentuk TPS dan menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Kasat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polresta Samarinda, Iptu Ketut Witana saat dijumpai di ruang kerjanya menjelaskan, pada tahun ini ada terdapat 41 tahanan yang masuk dalam DPT.

“Di sini (rumah tahanan Polresta Samarinda, Red.) masuk dalam RT 1, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang,” ucapnya.

Lanjut polisi berpangkat balok dua emas ini, kalau total tahanan yang berada di dalam rumah tahanan Polresta Samarinda sejatinya berjumlah 159 orang.

“41 tahanan ini belum tentu semuanya akan bisa mencoblos. Karena sebagain sudah ada yang bergeser dari sini menuju lapas (lembaga pemasyarakatan). Kita bisa ketahui pastinya besok saat pelaksanaan,” bebernya.

Meski demikian, kata Ketut lagi, meski ada banyak sisa jumlah tahanan yang tak masuk dalam DPT namun mereka nantinya bisa tetap melakukan pemilihan. Tapi jika memenuhi persyaratan, semisal pihak keluarga tahanan membawakan surat C5.

“Yang boleh mencoblos hanya meraka yang terdaftar sebagai DPT. Mereka yang sudah bergeser nantinya seperti apa melakukan pencoblosan itu segi teknis yang bisa ditanyakan kepada KPU sebagai penyelenggara utama,” tambahnya lagi.

Baca Juga:  Tak Cuma Balikpapan dan Samarinda, Kaltim Punya Lima Zona Merah Covid-19

Meski untuk teknis pencoblosan diserahkan penuh kepada KPU Samarinda, namun untuk kesiapan alih fungsi rumah tahanan Polresta Samarinda telah disiapkan semua oleh Ketut.

“Kami sudah siapkan, nanti mereka yang akan mencoblos akan kami pisahkan dulu, kemudian kami siapkan juga tempat cuci tangannya sesuai protokol kesehatan. Pasti tetap di jaga, tapi di ring luar dan nantinya juga tetap ada anggota Linmas (Perlindungan Masyarakat),” pungkasnya. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Gawat, Kaltim Masuk Lima Besar Nasional Pertumbuhan Kasus Covid-19

News

Balikpapan Bentuk Tim Khusus Penindak Protokol Kesehatan, Apa Saja Tugasnya

News

Temukan Tambahan Petunjuk soal Berita Hoaks yang Menimpanya, Andi Harun Datangi Polresta Samarinda

News

Mulai Menunjukkan Tren Positif, Angka Pasien Covid-19 yang Sembuh di Kaltim Mencapai 83,7 Persen

News

Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Kaltim di Atas 90 Persen, Safaruddin: Jangan Lengah!

News

Gawat, Enam Kecamatan di Samarinda Masuk Zona Merah Covid-19

News

Zairin Zain Dikabarkan Positif Covid-19, Begini Respon Dinas Kesehatan Samarinda

News

Karena Tidak Masuk Daerah Prioritas, Kaltim Baru Kebagian Jatah Vaksin Covid-19 Tahun Depan