Home / News

Saturday, 19 December 2020 - 06:00 WIB

Antisipasi Covid-19, Gubernur Kaltim Bakal Keluarkan Edaran untuk Batasi Kegiatan Natal dan Tahun Baru

ilustrasi. (ist)

ilustrasi. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Kasus Covid-19 yang sempat mereda di Kaltim kembali baik. Pada Kamis (17/12/2020) kemarin, Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim kembali mengumumkan 235 tambahan kasus positif.

Lonjakan kasus ini membuat akumulasi positif menjadi 23.376 atau 628,2 kasus per 100 ribu penduduk.

“Tingginya angka terkonfirmasi ini tentu membuat kita harus semakin waspada, karena memang pandemi COVID-19 ini masih belum habis,” ujar juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak.

Ratusan angka positif ini tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Dimulai dari Berau 23 kasus, Kutai Barat (Kubar) 23 kasus, Kutai Kartanegara (Kukar) 14 kasus, dan Kutai Timur (Kutim) 15 kasus. Selain itu Paser delapan kasus, Penajam Paser Utara (PPU) lima kasus, Balikpapan 38 kasus, Bontang 67 kasus, dan Samarinda 42 kasus.

Sementara itu, untuk pasien sembuh dilaporkan bertambah 185 kasus. Dengan perincian Berau sembilan kasus, Kubar 13 kasus, Kukar 26 kasus, dan Kutim 39 kasus. Diikuti  Paser enam kasus, PPU dua kasus, Balikpapan 37 kasus, Bontang 16 kasus, dan Samarinda 37 kasus. Adapun penambahan pasien meninggal dilaporkan sebanyak lima kasus. Berasal dari Balikpapan empat kasus, dan Samarinda satu kasus.

Dengan demikian, total kasus positif virus beralias corona di Bumi Mulawarman hingga saat ini sebanyak 23.376 kasus.

“Untuk itu, pemerintah juga terus berusaha memberikan pelayanan dan perawatan terbaik, agar pasien terkonfirmasi bisa sembuh. Hal ini juga terlihat dari angka kesembuhan yang terus meningkat,” ujar Andi Ishak.

Gubernur Kaltim, Isran Noor pun menyiapkan surat edaran untuk membatasi kegiatan pada para perayaan Natal dan pergantian tahun mendatang. Surat edaran itu untuk mencegah sebaran virus.

Terkhusus kepada pihak-pihak yang berpotensi menjadi bagian dari penularan Covid-19. Seperti masyarakat di pusat perbelanjaan, mal, pasar, tempat wisata, bahkan perkantoran.

Baca Juga:  Anda Mengalami Stres Berat, Cobalah untuk Berlibur ke Negara Ini

Isran menegaskan, pihaknya akan selalu mengikuti kebijakan dan arahan pemerintah pusat. Khususnya saat Natal dan libur tahun baru.

“Kami akan lakukan pembatasan. Sebentar lagi saya akan mengeluarkan edaran untuk membatasi kegiatan pada perayaan Natal dan tahun baru,” ujarnya. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Ada Dugaan Warga Binaan Terlibat Narkoba, Kalapas Akui Belum Terima Laporan

News

Tak Cuma Balikpapan dan Samarinda, Kaltim Punya Lima Zona Merah Covid-19

News

Kasus Pernikahan Anak di Kaltim Masih Tinggi, Safaruddin: Masa Depan Anak Tak Boleh Dikorbankan

News

Lima Penjabat Sementara Bupati/Wali Kota Dilantik, Inilah Daerah Tempat Tugasnya

News

Pendaftaran SNMPTN 2021 Mulai Dibuka Senin, 837 Ribu Calon Mahasiswa Berebut 115.569 Kursi

News

Temukan Tambahan Petunjuk soal Berita Hoaks yang Menimpanya, Andi Harun Datangi Polresta Samarinda

News

Lanjutkan Penertiban Bangunan di Sungai Karang Mumus, Pemkot Samarinda Butuh Dana Rp 4 Miliar

News

Angka Pasien Covid-19 di Kaltim Tak Sampai 2 Ribu Orang, Wali Kota Samarinda Positif Terpapar