Home / News

Sunday, 20 December 2020 - 06:00 WIB

Soal Sengketa Tanah di Samarinda, Pemerintah Pastikan Selesaikan Jika Sudah Miliki Putusan Hukum

Sugeng Chairuddin. (ist)

Sugeng Chairuddin. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Pada 14 Desember lalu, Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Samarinda, Sugeng Chairuddin melakukan pertemuan dengan beberapa warga membahas sengketa tanah, di Balai Kota Samarinda.

Pertemuan terkait sengketa tanah itu dilakukan dengan pihak terkait, termasuk juga dengan warga. Diungkapkan bahwa ada beberapa bidang tanah yang dituntut warga agar dibayar. Karena di atas tanah yang diklaim warga tersebut telah dibangun sekolah dan pembangunan polder.

Sugeng menegaskan, akan membayar semuanya ketika masalah tersebut sudah berkekuatan hukum tetap dan diterima dari pengadilan.

“Itu kan dalam proses tuntutan terus itu. Tapi kalau sudah inkrah maka kita bayar dan kita terima putusannya dari pengadilan,” katanya.

Apabila hal tersebut belum ada keputusan, lanjut Sugeng, maka pemerintah tidak akan berani melakukan pembayaran.

“Kalau belum ada putusan, maka tidak berani kita bayar. Karena aturannya menetapkan harus ada upaya hukum yang maksimal,” ujarnya.

Dia melanjutkan, lahan itu sudah sepenuhnya menjadi bagian dari aset – aset daerah, dan tidak ada lagi upaya hukum untuk klaim tanah tersebut.

Adapun jumlah keseluruhan yang dituntut oleh warga, kurang lebih Rp 28 Miliar. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Tingkat Kesembuhan di Balikpapan Mencapai 80 Persen, Namun Penambahan Pasien Terpapar Sebanyak 50 Kasus

News

Tim Rajawali Polres Bontang Ringkus Empat Maling Motor, Tiga di Antaranya Masih Bocah

News

Demo Tolak Omnibus Law di Samarinda, Puluhan Pelajar Diamankan Polisi

News

Ditanya soal Meme Dirinya yang Kerap Beredar di Media Sosial, Isran Noor: Habisi Baterai Saja

News

Warga Binaan Rutan Klas IIA Samarinda Meninggal Dunia, Status Probable Covid-19

News

Vaksinasi Covid-19 di Balikpapan Segera Dilakukan, Dijadwalkan Bulan Februari Mendatang

News

Pewarta Korban Dugaan Aksi Represif Polisi Lapor ke Polresta Samarinda

News

Ketua DPRD Kaltim Surati Gubernur, Terkait Penolakan Dua Proyek Flyover Rapak dan RSUD AW Sjahranie Samarinda