WAYOUT.ID, SAMARINDA – Perayaan Natal dan tahun baru sebentar lagi tiba. Menjelang hari besar itu, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kaltim bakal lebih sering mengawasi bahan pokok di sepuluh kabupaten/kota Benua Etam. Tujuannya untuk memastikan produk aman terkendali.
“Untuk semua bahan pokok. Dari beras, gula, minyak goreng, telur, dan daging sapi bisa tahan hingga dua sampai empat bulan,” terang kepala Disperindagkop-UKM Kaltim, Yadi Robyan Noor Jumat (18/12/2020).
Informasi yang dihimpun, setiap daerah ragam pasar diawasi. Seperti di Samarinda, ada tiga yakni Pasar Segiri, Pasar Kedondong, Pasar Sungai Dama, kemudian di Balikpapan ada Pasar Pandan Sari, Kutai Kartanegara ada Pasar Mangkurawang, Kutai Barat dengan Pasar Jaras, Bontang dengan Pasar Rawa Indah, sementara di Kutai Timur ada Pasar Induk Sangatta, di Berau ada Pasar Sanggam Aji Dilayas, Penajam Paser Utara ada Pasar Penajam, Paser dengan Pasar Senaken dan Mahulu ada Pasar Ujoh Bilang.
Demi memonitoring setiap stok di semua pasar tersebut, dia mengaku sudah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing kabupaten/kota. Hasilnya, Disperindagkop setempat menyiapkan petugas yang mengawasi dari pagi hingga sore.
“Setiap pasar petugasnya ada dua. Hasil monitoring langsung update di aplikasi sistem kami dan dipublikasikan lewat portal kami,” imbuh Roby, sapaan karibnya.
Sementara untuk harga, lanjutnya, relatif stabil. Hanya saja di beberapa daerah komoditas daging ayam, bawang merah, dan cabai mulai mengalami kenaikan. Lonjakan nilai sembako tersebut berada di angka 15 hingga 35 persen. Kondisi ini juga berkaitan dengan pembatasan karena pandemi virus corona atau Covid-19 beberapa waktu lalu.
“Saat ini, ketersediaan kebutuhan pokok di Kaltim sebagian besar masih dipasok dari luar daerah,” sebutnya.
Daerah yang dimaksud Roby berasal dari Sulawesi dan Jawa Timur. Jika ada keterlambatan pengiriman pasokan, bisa jadi karena cuaca. Sekali lagi dirinya memastikan jelang Natal dan Tahun Baru ini semua stok aman dan harga terjamin stabil.
“Jadi warga tak perlu khawatir,” katanya. (***)
Reporter: Satria Mega Dirgantara
Editor: Prananda Dwi Indra Purnama