Home / News

Wednesday, 23 December 2020 - 06:00 WIB

Operasi Lilin Mahakam Jelang Natal dan Tahun Baru, Polisi Amankan 932 Gereja dan 85 Objek Wisata

Pengamanan terhadap salah satu gereja di Kaltim. (dok/Wayout.id)

Pengamanan terhadap salah satu gereja di Kaltim. (dok/Wayout.id)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Jelang libur Natal dan Tahun Baru 2021, potensi terjadinya kerumunan yang berakibat meningkatnya kasus Covid-19 makin besar.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudofk Nahak mengatakan, akan menindak tegas pelaku pelangaran protokol kesehatan.

“Pelanggaran terhadap protokol kesehatan akan dikenakan pidana karena ada undang-undang yang mengaturnya, kami minta warga untuk tidak merayakannya secara berlebihan, apalagi kan sudah ada surat edaran dari gubernur, bupati, dan wali kota,” ujar Herry, Senin (21/12/2020).

Sebagai informasi, Operasi Lilin Mahakam 2020 dilaksanakan selama dua minggu, per hari Senin hingga Senin (4/1/2021) mendatang dengan menerjunkan setidaknya 1.990 personel Polri, 304 personel TNI, dan instansi lainnya sebanyak 1.348 personel.

Petugas akan mengamankan 96 pos, 931 gereja, 16 terminal, 14 pelabuhan, tujuh bandara, 43 pusat belanja, dan 85 objek wisata di wilayah Kaltim.

“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan terakhir kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin Tahun 2020 dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun baru 2021,” ujar Herry.

Herry juga mengharapkan seluruh personel untuk adaptif terhadap perkembangan di lapangan serta selalu mengingatkan protokol kesehatan kepada masyarakat.

“Saya harapkan seluruh kasatwil (komandan satuan wilayah) mampu melakukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif, serta cara bertindak yang tepat, efektif, dan efesien dalam mengatasi berbagai potensi yang ada sesuai dengan karakteristik masing-masing  daerah,” tegasnya.

Dia mengatakan, menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2021 mendatang tingkat kecelakaan lalu lintas (lakalantas), peredaran narkotika, serta minuman keras diprediksi akan mengalami peningkatan, dan hal ini pun perlu menjadi atensi serius bagi pihaknya.

“Angka peredaran miras dan narkotika serta lakalantas biasanya meningkat, saya minta ke anggota menjadi atensi juga hal ini. Jangan sampai marak terjadi,” jelasnya.

Baca Juga:  Demo Tolak Omnibus Law di Kantor DPRD Kaltim Berakhir Ricuh, Demonstran dan Polisi Bentrok

Sementar, terkait wilayah mana yang rawan terjadi kericuhan, dia mengaku dua kota di Kaltim yang menjadi perhatiannya. “Biasanya kota yang ada banyak pusat hiburannya (Balikpapan dan Samarinda),” katanya.

Sementara itu Pangdam VI Mulawarman, Mayjend TNI Heri Wiranto mengatakan, TNI siap membantu Polda Kaltim untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.

“Saya mengimbau untuk warga Kaltim, khususnya Balikpapan agar menaati protokol kesehatan, di mana kita masih menghadapi pandemi Covid-19,” katanya. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Prioritas Pembagian Vaksin Covid-19 Hanya untuk 10 Provinsi Saja, Bagaimana dengan Kaltim

News

Ada Ratusan Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Per Harinya, Masyarakat Kaltim Rentan Terpapar

News

Distribusi Vaksin Covid-19 Ditentukan oleh Pemerintah Pusat, Pemprov Kaltim Belum Dapat Kejelasan

News

Kasus Covid-19 di Kaltim Terus Mengalami Peningkatan, 375 Orang Kembali Terpapar Virus

News

Positif Covid-19 di Kaltim Hampir Tembus 15 Ribu Kasus, Masyarakat Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan

News

Pendaftaran SNMPTN 2021 Mulai Dibuka Senin, 837 Ribu Calon Mahasiswa Berebut 115.569 Kursi

News

Puluhan Pekerja Lepas Pantai Pertamina Terpapar Covid-19, Lokasi Di-lockdown  

News

Angka Positif Covid-19 di Balikpapan Melonjak, Kasus Riwayat OTG Menjadi yang Terbanyak