Home / News

Sunday, 27 December 2020 - 06:00 WIB

Anda Harus Tahu, Tamu yang Ingin Masuk Kaltim Harus Tunjukan Hasil Rapid Test

Salah satu hotel di Samarinda. (ist)

Salah satu hotel di Samarinda. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Menyambut malam pergantian tahun, Pemerintah Kota Samarinda akan menerapkan pembatasan kegiatan secara masif.

Hotel-hotel yang biasa setiap tahunnya mengadakan pesta pergantian tahun kali ini hanya membuka fasilitas menginap seperti biasa. Hal yang telah menjadi keputusan pemerintah ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang melalui surat edaran bernomor 300.1/7143/B, tentang penegakan protokol kesehatan pada hari raya Natal dan Tahun Baru 2021, yang ditandatangani langsung oleh ketua Satgas Penanganan Covid-19 Samarinda, Senin (21/12/2020) lalu.

Menanggapi surat edaran tersebut Asisstant Director of Sales Swiss-Belhotel Borneo, Irin Meiriza Lestari menegaskan bahwa pihak hotel hanya mewajibkan pengunjung luar daerah Kaltim untuk menunjukkan hasil rapid test sebelum memesan kamar.

“Untuk tamu-tamu dari luar kota bawa rapid test mas. Tetapi yang dalam kota saja, kalau ada ditunjukin kalang, enggka ada ya gakpapa tapi nanti ada form pertanyaan mengenai covid yang harus di isi pada saat check in,” ungkapnya.

Senada dengan Asisstant Director of Sales Swiss-Belhotel Borneo, manajamen Hotel Midtown Samarinda yang diwakili karyawan hotel, Ahmad Gibran Utomo menyampaikan, pengunjung hotel yang berasal dari luar daerah Kaltim wajib menunjukkan bukti hasil rapid test yang masih aktif sesuai aturan yang berlaku.

“Wajib tunjukin hasil rapid test kalau dari luar Kaltim, kalau cuma dari luar kota seperti Kubar, Balikpapan, Tenggarong glengak perlu mas. Kita paling cek suhu badan dan terapkan protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, menyikapi surat edaran Wali kota Samarinda, ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Samarinda, Lenny Marlina mengungkapkan bahwa ia sudah membaca isi surat edaran tersebut.
Dengan demikian, pada tahun ini karena adanya pandemi Covid-19 atau virus corona membuat berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Wakil Gubernur Kaltim Akuinya Jika Anaknya Sudah Divaksin Covid-19, Begini Reaksinya Usai Disuntik

Tidak bisa diplmungkiri bahwa masyarakat tentunya sangat ingin merayakan pergantian tahun. Yang mana di moment itu merupakan waktu kebahagian bersama dengan keluarga, baik itu di hotel, restoran, rumah makan ataupun tempat hiburan linnya.

“Tetapi apapun alasannya, suka tidak suka kita harus mematuhi aturan dan peraturan itu. Karena kita semua harus menjaga social distancing, yang hingga saat ini masih belum tahu kapan berakhirnya massa pandemi ini, demi untuk kebaikan bersama,” ungkapnya saat diwawancarai di Polresta Samarinda, Kamis (24/12/2020) lalu.

Disampaikan Lenny surat edaran dari Wali Kota Samarinda sudah disampaikan dua hari yang lalu kepada seluruh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Terjadi pro dan kontra terkait surat edaran tersebut.

“Tetapi lagi-lagi kita harus kembali kepada ke perihatinan yang terjadi saat ini, apapun alasannya kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Yang mana akan terbentuk klaster baru apabila itu dilakukan,” sebutnya.

“Misal klaster di hotel A, tentu akan berdampak kepada hotel itu sendiri. Itulah yang kita jaga bersama, suka tidak suka, mau tidak mau itu harus taati bersama,” pungkasnya. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Lima Penjabat Sementara Bupati/Wali Kota Dilantik, Inilah Daerah Tempat Tugasnya

News

Demo Tolak Omnibus Law di Samarinda, Puluhan Pelajar Diamankan Polisi

News

Kota Samarinda Paling Banyak Terima Vaksin Covid-19, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Utama

News

Staf Kampus Unmul Terpapar, Samarinda Jadi Daerah Terbanyak Kasus Corona

News

Balikpapan Berupaya Tekan Kematian Covid-19, Tingkat Kesembuhan Pasien Capai Target Nasional

News

Kaltim Dianggap Berhasil Menurunkan Angka Kasus Covid-19, Kini Sudah Jadi Rujukan Nasional

News

55 Orang Diperiksa Bawaslu Samarinda, Kira-Kira Ada Masalah Apa Ya…

News

Demo Omnibus Law di Samarinda dan Balikpapan, Lantunkan Selawat hingga Gelar Aksi Teatrikal