Home / News

Monday, 28 December 2020 - 06:00 WIB

96 Pos Pelayanan untuk Amankan Tahun Baru, THM dan Tempat Karaoke di Samarinda Tutup

Jajaran Polresta Samarinda saat melakukan gelar pasukan. (ist)

Jajaran Polresta Samarinda saat melakukan gelar pasukan. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Lepas hari keenam untuk pelaksanaan Operasi Lilin Mahakam 2020, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Kaltim tergolong aman dan kondusif.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana mengatakan, Polda Kaltim dan jajaran telah menyiapkan sebanyak 96 pos pelayanan dan menyiagakan 3.642 personel gabungan TNI-Polri dan instansi Lainnya.

Selain itu, pos-pos pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021 yang diisi oleh TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya merupakan bentuk kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat guna menciptakan situasi kondusif pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.

“Selain menjaga situasi kamtibmas, personel pengamanan juga melakukan penertiban dan imbauan penerapan protokol kesehatan, bagaimana situasi aman, kondusif, dan bebas dari Covid-19,” jelas Ade.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta bagi masyarakat yang merayakan Natal, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan aman dan sehat.

Sementara itu, tempat hiburan malam (THM) dan tempat karaoke di Samarinda dipastikan tidak dapat beroperasi pada malam pergantian tahun 2021. Kebijakan ini merujuk Surat Edaran (SE) Wali Kota Samarinda tentang Penegakan Protokol Kesehatan Pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021.

Selain THM dan tempat karaoke, pemerintah juga meminta beberapa tempat usaha yang menjadi pusat keramaian di Samarinda tutup pada malam pergantian tahun.

Hal demikian tertulis jelas dalam poin empat SE itu yang menyebut bahwa pelaku usaha: usaha hiburan, tempat hiburan malam, usaha di Tepian Mahakam, kawasan Citra Niaga dan yang lainnya agar menutup sementara waktu kegiatannya guna menghindari keramaian pada malam tahun baru 2021.

Baca Juga:  Banjir Rob Diprediksi Ancam Beberapa Daerah di Kaltim, Curah Hujan yang Tinggi Jadi Penyebabnya

Selain itu, dalam SE ini juga meminta pada perayaan Natal 2020 diimbau kepada seluruh umat Kristiani agar merayakan secara sederhana, menjalankan ibadat baik di gereja ataupun di rumah dengan menerapkan protokol kesehatan. Seluruh masyarakat pun diharapkan agar menghindari serangan Covid-19 dengan cara tidak berlebihan dalam mengisi libur Natal dan Tahun Baru 2021 dengan tidak menciptakan kerumunan.

Pemerintah pun menginstruksikan agar seluruh masyarakat, instansi pemerintah, dan swasta tidak menyelenggarakan perayaan malam Tahun Baru 2021.

“Pelaku usaha hotel, mal, dan sejenisnya tidak melakukan pesta pergantian tahun 2021,” tertulis dalam poin akhir SE itu. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

500 Ribu Tenaga Kesehatan Telah Divaksin, Kementerian Kesehatan Gelar Vaksinasi Massal di Sejumlah Kota

News

Antisipasi Covid-19, Gubernur Kaltim Bakal Keluarkan Edaran untuk Batasi Kegiatan Natal dan Tahun Baru

News

Kabar soal Adanya Isu Titipan di Seleksi Kadis PUPR-Pera Kaltim Menyeruak, Ini Penjelasan dari Sekdaprov

News

Kota Samarinda Paling Banyak Terima Vaksin Covid-19, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Utama

News

Balikpapan Tambah 34 Positif Covid-19, Total Kasus se-Kaltim Tembus 10 Ribu

News

Bisnis Prostitusi Online di Samarinda Terungkap, Korbannya Masih Berusia Belasan Tahun

News

Pasien Terpapar Covid-19 di Berau Melonjak, Kini Delapan Daerah di Kaltim Masuk Zona Merah

News

Bertepatan dengan Hari Raya Natal 2020 di Kaltim, Ditemukan Adanya 218 Kasus Positif Covid-19