Home / News

Tuesday, 29 December 2020 - 06:00 WIB

Dinas Kesehatan Samarinda Buka Pendaftaran untuk Vaksinasi, Belum Ada Kejelasan soal Jatah Vaksin

ilustrasi. (ist)

ilustrasi. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Sebagai upaya menghentikan laju penyebaran Covid-19, beberapa langkah disiapkan pemerintah. Termasuk pula oleh Pemerintah Kota Samarinda.

Diketahui, Dinas Kesehatan Kota Samarinda, membuka pendataran sebagai calon penerima vaksinasi virus beralias corona di Kota Samarinda.

Perihal tersebut disampaikan langsung oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismid Kusasih. Disebutnya bahwa pendaftaran telah dibuka sejak 23 Desember 2020, dan dilakukan melalui link corona.samarindakota.go.id, yang bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda.

“Instruksi dari pusat dibuka dahulu pendaftaran, pokoknya yang boleh mendaftar itu warga negara Indonesia,” ungkapnya saat diwawancarai awak media, Senin (28/12/2020).

Dilanjutkannya bahwa untuk saat ini belum ada batas jumlah berapa yang mendaftar untuk menerima vaknisasi tersebut.

Jadi berdasarkan instruksi dari pusat itu, sebutnya bahwa dilakukan pendaftaran dahulu. Itu sekaligus dilakukan pemetaan, yang dilihat berdasarkan bank datanya nanti.

“Karena dari pusat belum ada juknis (petuntuk teknis) detailnya, dan mau mau dilihat Samarinda berapa yang mendaftar. Karena vaksin ini, yang jadi masalah adalah datang dari luar negeri. Jadi datangnya tidak bisa sekaligus, makanya jadwalnya bertahap,” katanya.

Pihaknya belum mengetahui berapa total jumlah vaksin yang akan diterima di Kota Samarinda. “Itu dari Pemprov Kaltim, kita tidak tahu, pokoknya kita menerima saja. Tapi kita sudah menjalankan apa yang disuruh,” sebutnya.

Adapun terkait peroses vaksinasi nantinya, untuk proses teknis nantinya masyarakat akan dihubungi oleh pihak vaksinator atau fasilitas kesehatan (faskes). Misal ada yang daftar maka akan diberi tahu mengenai jadwal vaksin.

“Misal kamu divaksinnya tanggal sekian. Dan divaksin itu harus dua kali selang waktu 15 hari,” bebernya.

Sementara itu, yang mendaftar menjadi vaksinator atau faskes disebutkan oleh Ismid, telah ada sekitar 96 orang.

Baca Juga:  PDI Perjuangan Pemenang Pemilu, Andi Harun: Ini Modal Politik Besar

“Yang nyata di 26 puskesmas milik Pemerintah Kota Samarinda, seluruh rumah sakit, dan tambahannya dari klinik swasta,” ujarnya.

Dengan gerakan 3M, Drs H Safaruddin mengajak masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Pudink/Wayout.id)

109 Kasus Terkonfirmasi Corona di 28 Desember

Data update harian Covid-19 di Kaltim, menunjukkan adanya penambahan 109 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Senin (28/12/2020). Hal itu membuat total akumulasi Covid-19 di Kaltim menjadi 26. 078 kasus.

Sementara untuk pasien sembuh ada 170 kasus. Total akumulasi pasien sembuh di Kaltim menjadi 21. 974 kasus. Kemudian, untuk pasien meninggal ada penambahan enam kasus. Total akumulasi kasus kematian menjadi 727 kasus.

“Untuk pasien meninggal sebanyak enam kasus, berasal dari Berau satu kasus, Penajam Paser Utara (PPU) tiga kasus, dan Balikpapan dengan dua kasus,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Senin Membara di Samarinda, Tiga Kebakaran Terjadi di Lokasi dan Waktu Berbeda

News

Bisnis Prostitusi Online di Samarinda Terungkap, Korbannya Masih Berusia Belasan Tahun

News

Sudah Berjalan Dua Minggu, Pelanggaran Perwali di Balikpapan Masih Tinggi

News

Lima Penjabat Sementara Bupati/Wali Kota Dilantik, Inilah Daerah Tempat Tugasnya

News

Ratusan Massa Geruduk Kantor Bawaslu Kutai Timur, Tuntut Lembaga Pengawas Jaga Netralitas

News

Soal Sengketa Tanah di Samarinda, Pemerintah Pastikan Selesaikan Jika Sudah Miliki Putusan Hukum

News

Dikirim saat Demo Omnibus Law di Samarinda, Polisi Ungkap Peredaran Ribuan Pil Ekstasi Asal Malaysia

News

Wali Kota Enggan Ambil Risiko, Pemerintah Kota Samarinda Tunda Pembelajaran Tatap Muka