Home / Olahraga

Wednesday, 30 December 2020 - 06:00 WIB

Cari Tahu Dana untuk Perbaikan, Pemprov Kaltim Bakal Audit Bangunan Stadion Utama Palaran

Stadion Utama Palaran Kaltim. (ist)

Stadion Utama Palaran Kaltim. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Kondisi Stadion Utama Palaran yang berada di ibu kota Kaltim, Samarinda mulai mendapat perhatian pemerintah. Diketahui, kondisi stadion yang terkesan tak terurus, seringkali disorot.

Untuk itu, dalam waktu dekat, Pemprov Kaltim akan melakukan audit terhadap bangunan stadion.

“Artinya, bakal dilakukan pengecekan, bagaimana kondisi kerusakan dari struktur bangunan stadion, bagaimana tingkat kerusakannya, dan berapa biaya yang akan dikeluarkan jika bangunan itu dibenahi,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Tianur.

Informasi yang dikumpulkan, biaya pembangunan stadion mencapai Rp 800 miliar. Sementara kapasitasnya mencapai 67 ribu penonton. Selain PON ke-17 pada 2008 lalu, gelanggang olahraga ini juga pernah digunakan pada helatan Piala Gubernur Kaltim pada Februari 2018 lalu.

Sayangnya, agenda itu menjadi kompetisi terakhir yang dipertandingkan di stadion ini. Setelahnya tak ada lagi turnamen pertandingan resmi yang dilakukan.

Kondisi riil di lapangan pun belum membaik. Dari pintu masuk menuju stadion kondisi jalan kurang baik. Belum lagi di dalam stadion sebagian fondasi tribun penonton retak dan amblas, sementara di bagian kursi banyak sampah, lumut, tanaman hingga genangan menunggu untuk dibersihkan.

Pun demikian dengan rumput di lapangan yang sudah mulai tak lagi tumbuh di beberapa bagian. Kondisi memprihatinkan juga ada di sekitar lapangan, di mana ada terlihat beberapa bagian dekat kursi penonton yang amblas.

Bila kondisi itu dibiarkan, tak hanya akan berbahaya bagi penonton, tapi juga bangunan itu sendiri. Nah, dengan adanya audit ini keadaan di lingkungan Stadion Utama Palaran bisa diketahui. Karenanya tidak diperbolehkan ada kegiatan perbaikan atau pemeliharaan.

“Jika pun ada hanya sebatas kebersihan lingkungan stadion saja. Sedangkan kegiatan pembangunan fisik tidak ada,” imbuhnya.

Baca Juga:  1,2 Juta Vaksin Covid-19 Tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Pemprov Kaltim Belum Tahu Kuota Diterima

Untuk audit itu, disampaikan bahwa akan menjadi tugas dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR Pera) Kaltim.

“Audit ini, upaya pemprov untuk membenahi sarana dan prasarana publik,” kata Agus.

Dia menambahkan, tujuannya tak lain agar bangunan bisa dimanfaatkan dengan baik dan memberikan nilai tambah bagi pendapatan asli daerah atau PAD. Dengan kata lain, audit sebagai upaya memaksimalkan fungsi stadion.

“Apakah menjadi pusat rekreasi olahraga masyarakat maupun pembinaan olahraga atlet di Kaltim,” katanya.

Sebagai informasi, Stadion Utama Kaltim atau sering disebut pula Stadion Utama Palaran adalah sebuah stadion serbaguna di Kota Samarinda. Stadion ini merupakan bagian dari kompleks olahraga Stadion Utama Kaltim.

Stadion Utama Palaran dibangun oleh Pemprov Kaltim untuk menyongsong PON XVII dan diresmikan penggunaannya oleh Presiden RI kala itu, Susilo Bambang Yudhoyono, pada tanggal 18 Juni 2008.

Stadion ini digunakan sebagai tempat upacara pembukaan PON XVII pada tanggal 5 Juli 2008, dan upacara penutupan PON XVII pada 17 Juli 2008.

Selain itu, stadion ini juga ditunjuk oleh PSSI menggelar babak final dan delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia 2008. Stadion ini Juga sudah dipakai oleh Klub Putra Samarinda pada putaran II Indonesian Super League 2014.

Stadion ini mempu menampung hingga 50 ribu penonton. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Olahraga

Real Madrid Masih Lapar Gelar, Bidik Semua Trofi Musim Depan

Olahraga

Enam Negara Mundur dari Piala Thomas dan Uber, Bagaimana dengan Indonesia?

Olahraga

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Coach Riedl Tutup Usia Gegara Penyakit Mematikan Ini

Olahraga

Daripada Menjadi Penggemar Olahraga, Jadilah Peserta Olahraga

Olahraga

MotoGP 2020 Bakal Lebih Sulit Seandainya Marc Marquez Ikut Balapan Lagi

Olahraga

Pernyataannya Dianggap Menghina Umat Islam, Khabib Nurmagomedov “Injak” Wajah Presiden Prancis

Olahraga

Lantaran Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Dua Stadion di Samarinda Belum Dibuka untuk Umum

Olahraga

Menerawang Nasib Industri Sepak Bola Usai Corona