Home / News

Sunday, 3 January 2021 - 06:00 WIB

Pernah Dikunjungi Ma’ruf Amin hingga Sandiaga Uno, Habib Ja’far Al-Kaff Meninggal di Samarinda

Habib Ja’far Al-Kaff. (ist)

Habib Ja’far Al-Kaff. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Kabar duka datang dari kalangan ulama. Adalah Habib Ja’far bin Muhammad bin Hamid bin Umar Al-Kaff asal Kudus, Jawa Tengah, dikabarkan wafat, Jumat (1/1/2021). Habib Ja’far wafat di Samarinda, Kaltim.

Diketahui, Habib Ja’far merupakan salah satu ulama berpengaruh. Dirinya kerap dikunjungi tokoh-tokoh di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin serta Sandiaga Salahuddin Uno.

Habib Ja’far mengembuskan nafas terakhirnya saat sedang melakukan lawatan ke Kota Tepian. Hal itu turut dibenarkan oleh pihak Rumah Sakit TK IV Samarinda, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota.

Sebab, jenazah Habib Ja’far berada di rumah sakit tersebut, meski ia dikabarkan meninggal terlebih dulu sebelum mendapatkan penanganan medis.

Informasi dihimpun, mulanya pihak rumah sakit mendapat laporan pada pukul 18.00 Wita malam, ada seorang tamu undangan di Hotel Bumi Senyiur, Jalan Diponegoro, Kecamatan Samarinda Kota sedang mengalami sakit keras dan perlu mendapatkan penangan serta evakuasi pihak medis.

Namun sesampainya di rumah sakit berpelang TNI itu, Habib Ja’far telah meninggal dunia. Meski dievakuasi di Rumah Sakit TK IV Samarinda, namun selanjutnya jenazah Habib Ja’far kembali dilarikan ke RSUD AW Sjahranie guna dilakukan proses pemandian dan disalatkan

Kemudian, pada Sabtu (2/1/2021) pagi tadi, tepatnya sekira pukul 07.00 Wita ratusan muhibbin terpantau memadati rumah sakit itu untuk melakukan penghormatan terakhir kepada sang guru.

Rinai rintik hujan menambah haru suasana duka. Tetesan air mata sembari melafal doa mengiringi kepergian jenazah Habib Ja’far menuju bandara APT Pranoto, Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara.

Tepat pada pukul 09.00 Wita jenazah pendakwah asal Kudus itu mengikuti jadwal penerbangan, untuk selanjutnya disemayamkan menuju peristirahatan terakhirnya.

Baca Juga:  Nasional Pecah Rekor Positif Covid-19, Kaltim Tambah 196 Kasus

“Semoga kelak kami muhibbin atau jemaah, yang cinta pada keturunan Nabi Muhammad mendapat syafaat di akhirat. Amin,” ucap Ananta (19) seorang muhibbin yang mengkuti iring-iringan jenazah Habib Ja’far, saat dikonfirmasi siang tadi.

Lebih jauh dikatakannya, mendiang Habib Ja’far diterbangkan sesuai jadwal pukul 09.00 Wita menuju Kota Semarang, Jawa Tengah.

Iring-iringan terakhir juga turut dilakukan oleh unsur TNI/Polri yang menggotong jenazah di dalam peti menuju ruangan kargo salah satu pesawat komersial.

“Sudah terbang jam 9 tadi,” singkat Ananta.

Untuk diketahui, lanjut Ananta, kedatangan ulama besar ini di Samarinda untuk melakukan safari dakwah. Meski demikian, Ananta mengaku tak mengetahui pasti tepatnya Habib Ja’far sudah berapa lama berada di Kota Tepian.

“Tapi hitungan yang membawa beliau sudah hampir satu tahun beliau di sini,” ucapnya.

Perihal meninggalnya Habib Ja’far, Ananta mengetahui dari beberapa kerabat dan murid serta ajudan beliau yang setia menemani.

Dikatakan Ananta, bahwa Habib Ja’far sebelumnya sempat mengeluh sakit pada bagian perut tepatnya pukul 17.40 Wita pada kemarin sore.

Almarhum sendiri diketahui menginap di salah satu hotel di Samarinda, tepatnya hotel berbintang di kawasan Jalan P Diponegoro, Kota Samarinda.

“Beliau sempat melapor ke ajudannya sakit perut. Kemudian ajudannya sempat melakukan pengecekan dengan datang ke hotel. Tapi pas sampai di hotel tidak ada respon. Pas habis Magrib, kamar beliau dibuka pihak hotel, dan didapati beliau sudah tidak ada (meninggal, Red.),” pungkasnya. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Terkait Temuan Layanan Rapid Test Antigen dengan Alat Bekas, Politisi PDI Perjuangan: Polda Kaltim Harus Lakukan Langkah Preventif

News

Sidang Perdana Kasus Rasuah PT AKU, Terungkap Modus Adanya Sembilan Perusahaan Fiktif

News

Pria 40 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Samarinda, Kondisi Jasadnya Sudah Sangat Memprihatinkan

News

Prioritas Pembagian Vaksin Covid-19 Hanya untuk 10 Provinsi Saja, Bagaimana dengan Kaltim

News

Teror Corona di Samarinda Belum Juga Reda, Kepala Puskesmas Temindung Permai Meninggal Dunia

News

Kaltim Masuk Lima Besar Kasus Harian Tertinggi Penyebaran Covid-19, Isran Noor Sebut Tak Masalah

News

Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Kaltim di Atas 90 Persen, Safaruddin: Jangan Lengah!

News

Waspadalah, Deretan Penyakit Ini Sebabkan Pasien Covid-19 di Kaltim Meninggal