Home / News

Tuesday, 5 January 2021 - 06:00 WIB

Pandemi Covid-19 Belum Juga Berakhir, Samarinda Perpanjang Masa Tanggap Darurat

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir ikut menimbulkan reaksi dari pemerintah kabupaten/kota di Kaltim. Tak Pmerintah Kota Samarinda.

Pasalnya, Pemerintah Kota Samarinda memutuskan untuk memperpanjang masa tanggap darurat wabah virus beralias corona, mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2020.

Adanya perpanjangan itu, membuat Pemerintah Kota Samarinda telah melakukan perpanjangan hingga enam kali untuk masa tanggap darurat Covid-19 sejak mulai terjadi di Kota Tepian pada Maret 2020 lalu.

Keputusan itu, tertuang dalam SK Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang bernomor: 360/449/HK-KS/XII/2020 tertanggal 28 Desember 2020 tentang Perpanjangan Keenam Status Tanggap Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Covid-19 di Kota Samarinda.

Dalam salinan SK itu, ada tiga poin yang jadi pertimbangan, hingga menetapkan 4 poin penting yang harus dilaksanakan.

“Kesatu, menetapkan perpanjangan status tanggap darurat dalam rangka penanganan darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona di kota Samarinda,” kata Jaang dalam keputusan itu.

Kedua, lanjutnya, perpanjangan keenam ini berlangsung selama 90 hari. Sejak tanggal 1 Januari 2021, sampai tanggal 31 Maret 2021. Atau, sampai dengan keluarnya keputusan Presiden tentang pencabutan bencana nasional Covid-19.

Dalam poin ketiga, segala biaya yang timbul akibat ditetapkannya keputusan ini, dibebankan kepada APBD Kota Samarinda tahun 2021, dan sumber lainnya yang sah dan tidak mengikat,” tambah Jaang.

“Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan,” demikian Jaang dalam poin keempat.

Dengan gerakan 3M, Drs H Safaruddin mengajak masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Pudink/Wayout.id)

Ada Penambahan 185 Kasus Konfirmasi Positif Covid-19

Sementara itu, update data harian Covid-19 di Kaltim per Senin (4/1/2021), ada penambahan 185 kasus positif.

185 kasus baru itu berasal dari Berau 27 kasus, Kutai Barat (Kubar) lima kasus, Kutai Kartanegara (Kukar) 12 kasus, Kutai Timur (Kutim) 27 kasus, Paser dua kasus, Penajam Paser Utara (PPU) enam kasus, Balikpapan 79 kasus, Bontang 17 kasus, dan Samarinda dengan 10 kasus.

Baca Juga:  Selain Ajak Masyarakat Berpartisipasi Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Safaruddin Juga Imbau Petugas untuk Lebih Humanis

“Kasus terbanyak hari ini berasal dari Balikpapan,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak.

Kabar baik, untuk jumlah pasien sembuh lebih banyak dibandingkan pasien baru yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Jumlah pasien sembuh ada di angka 191 kasus. Total pasien sembuh di Kaltim kini menjadi 23. 535 kasus. Sementara untuk pasien meninggal, terdata ada enam kasus pada Senin.

Enam kasus itu berasal dari Kubar satu kasus, PPU satu kasus, Balikpapan tiga kasus, dan Samarinda satu kasus.

“Mari selalu jaga kesehatan, dan terapkan protokol kesehatan,” ujar Andi. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Demo Tolak Omnibus Law di Kantor DPRD Kaltim Berakhir Ricuh, Demonstran dan Polisi Bentrok

News

Mulai Menunjukkan Tren Positif, Angka Pasien Covid-19 yang Sembuh di Kaltim Mencapai 83,7 Persen

News

Zairin Zain Dikabarkan Positif Covid-19, Begini Respon Dinas Kesehatan Samarinda

News

Rumah Tahanan Polresta Samarinda Jadi TPS Pilkada, Ada 41 Tahanan yang Masuk DPT

News

Penyegaran di Tubuh Kepolisian, Kabag Ops Polresta Samarinda Resmi Menjabat Wakapolres Kukar

News

Sekolah di Kawasan Zona Merah Samarinda Diminta Tak Lakukan Pembelajaran Tatap Muka

News

Presiden Segera Keluarkan Keppres soal Cuti Bersama, Libur Akhir Tahun ASN BIsa Saja Dikurangi

News

Wabah Corona Belum Mereda, Terapkan Jam Malam di Balikpapan